GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kejagung Tegaskan Tak Ada Istilah Oplosan di Kasus Korupsi Minyak Mentah Rp285 Triliun

Kejaksaan Agung menegaskan bahwa percampuran bahan bakar dengan kadar oktan atau RON berbeda dalam kasus korupsi minyak mentah tidak dapat disebut sebagai “oplosan”.
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 02:05 WIB
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna
Sumber :
  • Foe Peace Simbolon/Viva

Jakarta, tvOnenews.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan bahwa tidak ada istilah "oplosan" dalam dakwaan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023.

Penjelasan Kejagung ini disampaikan untuk meluruskan persepsi publik terkait istilah yang beredar dalam kasus besar yang merugikan negara ratusan triliun rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa percampuran bahan bakar dengan kadar oktan atau RON berbeda tidak dapat disebut sebagai “oplosan”.

Menurutnya, istilah yang tepat adalah blending, yakni praktik teknis dalam industri migas yang dilakukan secara terukur dan legal.

“Ibaratnya blending-an dari RON 88 atau RON 92 yang memang dijual dengan harga di bawah. Istilahnya bukan oplosan, melainkan blending-an dan memang secara teknis memang begitu. Tidak ada istilah oplosan, tetapi blending,” kata Anang, dikutip Sabtu (11/10/2025).

Sehari sebelumnya, Kamis (9/10), Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat menggelar sidang pembacaan dakwaan terhadap empat terdakwa dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang tersebut.

Keempat terdakwa itu ialah Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023 Riva Siahaan, Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga tahun 2023 Maya Kusuma, Vice President Trading Produk Pertamina Patra Niaga periode 2023-2025 Edward Corne, serta Direktur Feedstock and Product Optimalization PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) periode 2022-2025 Sani Dinar Saifudin.

Jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejagung, Feraldy Abraham Harahap, menyebut para terdakwa diduga telah menyebabkan kerugian negara mencapai Rp285,18 triliun.

“Para terdakwa telah melakukan atau turut serta melakukan perbuatan melawan secara hukum dengan memperkaya diri sendiri, orang lain, atau suatu korporasi, yang merugikan keuangan negara atau perekonomian negara,” ucap Feraldy dalam sidang pembacaan surat dakwaan.

Dalam dakwaannya, JPU menjelaskan bahwa keempat terdakwa memperkaya BP Singapore Pte. Ltd. dan Sinochem International Oil (Singapore) Pte. Ltd. melalui pengadaan impor bensin RON 90 dan RON 92 pada paruh pertama tahun 2023, dengan nilai mencapai jutaan dolar AS. Selain itu, mereka juga diduga memperkaya 14 korporasi lain melalui penjualan solar nonsubsidi dengan total keuntungan tidak sah senilai Rp2,54 triliun.

Secara rinci, kerugian negara dalam kasus ini mencakup kerugian keuangan negara senilai 2,73 miliar dolar AS dan Rp25,44 triliun, kerugian perekonomian negara sebesar Rp171,99 triliun, serta keuntungan ilegal senilai 2,62 miliar dolar AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kerugian keuangan negara terutama berasal dari pengadaan impor produk kilang atau bahan bakar minyak (BBM) yang mencapai 5,74 miliar dolar AS serta penjualan solar nonsubsidi pada periode 2021-2023 senilai Rp2,54 triliun. Sementara itu, kerugian perekonomian timbul akibat mahalnya harga pengadaan BBM yang memicu peningkatan beban ekonomi nasional.

Kejagung menegaskan proses hukum masih berjalan dan seluruh unsur dugaan penyimpangan akan dibuktikan di persidangan. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bikin 1 Gol dan 2 Assist untuk Timnas Indonesia, Oxford United Mulai Sadar dengan Potensi Ole Romeny?

Bikin 1 Gol dan 2 Assist untuk Timnas Indonesia, Oxford United Mulai Sadar dengan Potensi Ole Romeny?

Oxford United turut memberikan respons ketika striker mereka Ole Romeny berhasil catatkan satu gol dan dua assist untuk Timnas Indonesia saat FIFA Series 2026.
Hasil UFC Seattle: Joe Pyfer Menang Mudah usai Hantam Israel Adesanya Sampai TKO

Hasil UFC Seattle: Joe Pyfer Menang Mudah usai Hantam Israel Adesanya Sampai TKO

Hasil UFC Seattle, di mana Joe Pyfer berhasil mengalahkan Israel Adesanya lewat dua ronde.
Warga Bekasi Dihebohkan dengan Penemuan Jasad Bayi di Kali Pacing, Polisi Kini Buru Pelaku Pembuangan

Warga Bekasi Dihebohkan dengan Penemuan Jasad Bayi di Kali Pacing, Polisi Kini Buru Pelaku Pembuangan

Warga Bekasi digegerkan dengan penemuan jasad bayi berjenis kelamin laki-laki di aliran Kali Pacing, Desa Waringin Jaya, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi..
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Pimpin Pemakaman Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono di TMP Kalibata

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Pimpin Pemakaman Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono di TMP Kalibata

Jenazah mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono rencananya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (29/3/2026).
Pantas Saja Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia, Ternyata Begini Kondisi Adrian Wibowo di LAFC

Pantas Saja Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia, Ternyata Begini Kondisi Adrian Wibowo di LAFC

Adrian Wibowo memberikan kabar yang agak mengecewakan untuk John Herdman usai tak dipanggil Timnas Indonesia. Dia kini bermain untuk Los Angeles FC 2, yang merupakan tim satelit.
Heboh Lelang HP Seharga Rp73.000 Jadi Puluhan Juta, KPK Akui Ada Anomali

Heboh Lelang HP Seharga Rp73.000 Jadi Puluhan Juta, KPK Akui Ada Anomali

Kondisi ini berdampak langsung terhadap total penerimaan dari lelang.

Trending

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil kualifikasi Moto3 Amerika 2026, di mana pembalap Indonesia yakni Veda Ega Pratama akan memulai dari posisi keempat.
Pelatih Bulgaria Sentil ‘Level’ Timnas Indonesia, hingga Brace Beckham Putra Picu Reaksi Para Pemain Persib

Pelatih Bulgaria Sentil ‘Level’ Timnas Indonesia, hingga Brace Beckham Putra Picu Reaksi Para Pemain Persib

Kabar seputar Timnas Indonesia tengah jadi sorotan publik dan masuk dalam jajaran berita terpopuler. Mulai dari komentar tajam hingga pujian. Ini rangkumannya.
Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Tidak pernah disangka mantan pelatih timnas Indonesia ini memuji Beckham Putra. Dia melihat ada keunggulan ini dipemain Persib tersebut.
FC Emmen Ketiban Sial Berturut-turut usai Bekukan Pemain Timnas Indonesia Tim Geypens Imbas Kasus Paspor

FC Emmen Ketiban Sial Berturut-turut usai Bekukan Pemain Timnas Indonesia Tim Geypens Imbas Kasus Paspor

Klub kasta kedua Liga Belanda, FC Emmen, ketiban sial secara berturut-turut. Hal ini terjadi seiring dengan pembekuan status pemain Timnas Indonesia, Tim Geypens.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT