News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Jaksa Azam Gelapkan Uang Barang Bukti Kasus Robot Trading, Kejagung Klarifikasi Pencopotan Kajari Jakbar Hendri Antoro

Kejagung klarifikasi soal pembebastugasan Hendri Antoro dari jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (Kajari Jakbar) yang terkait kasus penggelapan barang bukti oleh Jaksa Azam Akhmad Akhsya.
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 04:30 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Barat, Hendri Antoro, memang sudah dicopot dari jabatannya
Sumber :
  • Instagram @kejaripacitan

Jakarta, tvOnenews.com - Kejagung kembali angkat bicara soal kasus dugaan penggelapan uang barang bukti senilai Rp11,7 miliar yang melibatkan Jaksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Barat, Azam Akhmad Akhsya, yang kini berbuntut panjang.

Untuk diketahui, Azam didakwa dengan pasal berlapis karena diduga menggelapkan uang hasil pengembalian dari kasus investasi bodong Robot Trading Fahrenheit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis lalu, jaksa penuntut umum membeberkan bahwa uang tersebut seharusnya dikembalikan kepada para korban, tetapi justru ditarik dan disalahgunakan oleh Azam.

Ia disebut menggunakan jabatannya untuk memeras, menerima suap, dan bersekongkol dengan sejumlah pengacara guna menilap dana korban.

Nama dua advokat, Bonafisius Gunung dan Oktavianus Setiawan, ikut terseret dalam perkara ini dan kini juga berstatus terdakwa.

“Bahwa uang yang diterima oleh terdakwa dari saksi Oktavianus Setiawan, saksi Bonifasius Gunung, dan saksi Brian Erik First Anggitya melalui rekening BNI Cabang Dukuh Bawah atas nama Andi Rianto dengan jumlah seluruhnya sekitar Rp11,7 miliar,” ujar jaksa dalam pembacaan dakwaan.

Kasus yang ditangani Azam berawal dari perkara investasi bodong yang menjerat terdakwa Jendry Susanto pada 15 Juli 2022. Dari perkara itu, terdapat 30 barang bukti berupa uang dalam berbagai mata uang, mulai dari dolar Singapura, ringgit Malaysia, baht Thailand, hingga rupiah, dengan total mencapai puluhan miliar rupiah.

Sejumlah kelompok korban menunjuk beberapa pengacara untuk mewakili mereka. Bonafisius Gunung menjadi kuasa hukum dari Wahyu, koordinator 68 korban, dengan total kerugian Rp 39,35 miliar.

Dalam kesepakatan awal, Bonafisius dijanjikan 50 persen dari nilai kerugian apabila berhasil memenangkan perkara.

Sementara itu, advokat Oktavianus Setiawan mewakili 761 korban yang tergabung dalam Solidaritas Investor Fahrenheit, dengan nilai kerugian mencapai Rp 261,8 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga dijanjikan fee sebesar 50 persen dari hasil pengembalian uang yang diperoleh. Namun di luar pendampingan resmi tersebut, Oktavianus diduga bertindak curang dengan mengaku sebagai pengacara bagi 137 korban lain dari kelompok Bali yang mengalami kerugian sekitar Rp 80 miliar.

Selain keduanya, advokat Brian Erik First Anggitya mewakili 60 korban asal Jawa Timur dengan nilai kerugian Rp 8,3 miliar. Dalam praktiknya, Azam diduga meminta “jatah” dari ketiga pengacara tersebut. Kepada Bonafisius, ia menekan agar nilai pengembalian uang korban dinaikkan dari Rp 39,35 miliar menjadi Rp 49,35 miliar, dan menuntut bagian Rp 3 miliar dari selisih tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mengapa Kemenangan Ekuador atas Jerman di Piala Dunia 2026 Disebut Bersejarah? Ternyata Ada Rekor Langka

Mengapa Kemenangan Ekuador atas Jerman di Piala Dunia 2026 Disebut Bersejarah? Ternyata Ada Rekor Langka

Ekuador menjadi salah satu tim yang paling menyita perhatian pada matchday terakhir fase grup E Piala Dunia 2026, usai sukses tumbangkan raksasa Eropa, Jerman.
Sinergi untuk Mengemaskan Indonesia, Pegadaian dan Pupuk Kaltim Jalin Kolaborasi Strategis Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Sinergi untuk Mengemaskan Indonesia, Pegadaian dan Pupuk Kaltim Jalin Kolaborasi Strategis Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Pegadaian ingin hadir mendampingi seluruh elemen pekerja di Indonesia agar memiliki ketahanan finansial yang kokoh melalui manajemen aset yang cerdas dan likuid
Hasil Piala Dunia 2026: Paraguay dan Australia Bermain Imbang Tanpa Gol

Hasil Piala Dunia 2026: Paraguay dan Australia Bermain Imbang Tanpa Gol

Paraguay dan Australia harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang tanpa gol pada laga terakhir fase grup Piala Dunia 2026, Jumat (26/6/2026) pagi WIB.
Polri Mutasi 1.121 Personel, 190 Kapolres Dipromosikan hingga Polresta Baru di IKN

Polri Mutasi 1.121 Personel, 190 Kapolres Dipromosikan hingga Polresta Baru di IKN

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan rotasi besar-besaran di jajaran perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen).
Bank BJB dan Primajasa Bangun Kemitraan Strategis untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis

Bank BJB dan Primajasa Bangun Kemitraan Strategis untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis

Prosesi penandatanganan berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi dan komitmen untuk memperkuat hubungan kelembagaan yang telah terjalin dengan baik selama ini. 
Pertamina Patra Niaga Mitigasi Prioritas Pengiriman di Jawa Timur, Dorong Pemenuhan Kebutuhan BBM Subsidi Sesuai Kuota Penugasan

Pertamina Patra Niaga Mitigasi Prioritas Pengiriman di Jawa Timur, Dorong Pemenuhan Kebutuhan BBM Subsidi Sesuai Kuota Penugasan

Pertamina Patra Niaga pastikan pemenuhan kebutuhan BBM subsidi di seluruh kabupaten/ kota wilayah Jawa Timur aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat setempat.

Trending

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Laga pamungkas Grup D Piala Dunia 2026 antara Turki vs Amerika Serikat (AS) yang bertempat di Stadion Los Angeles, AS, pada Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB diprediksi berjalan seru.
Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Disebutkan sebanyak 28 akses gerbang tol di Jakarta masuk dalam skema ganjil genap yang berlaku setiap hari kerja. Jadwalnya dibagi menjadi dua sesi, yakni pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.
Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf pada Kamis menolak klaim Amerika Serikat bahwa aset Teheran yang dibekukan dan telah dicairkan akan digunakan untuk membeli produk pertanian Amerika.
Jadi Tersangka Sejak 2023 Firli Bahuri Belum Juga Ditahan, Kapolda Metro Jaya Digugat ke PN Jaksel

Jadi Tersangka Sejak 2023 Firli Bahuri Belum Juga Ditahan, Kapolda Metro Jaya Digugat ke PN Jaksel

Ketua ARUKKI mengatakan gugatan tersebut diajukan sebagai bentuk kritik terhadap belum rampungnya penanganan perkara dugaan korupsi yang menjerat Firli Bahuri.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Sejumlah zodiak pada 27 Juni 2026 diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pemasukan ekstra, bonus, hingga kesempatan bisnis yang menjanjikan.
DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono merespons ucapan Presiden RI, Prabowo Subianto terkait TNI di Indonesia mengurusi sektor pertanian.
Korban Jiwa Akibat Gempa Bumi Venezuela Terus Bertambah, USGS Perkirakan Capai 10.000 Jiwa

Korban Jiwa Akibat Gempa Bumi Venezuela Terus Bertambah, USGS Perkirakan Capai 10.000 Jiwa

Gempa bumi dahsyat melanda Venezuela pada Kamis (25/6/2026) hingga dilaporkan menelan ratusan korban jiwa.
Selengkapnya

Viral