News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

630 Siswa SMAN 1 Cimarga Mogok Sekolah, Protes Kepala Sekolah yang Diduga Tampar Siswa Gegara Merokok

Ratusan siswa SMAN 1 Cimarga di Lebak mogok sekolah memprotes kepala sekolah yang diduga menampar murid karena merokok di area sekolah.
Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:34 WIB
630 Siswa SMAN 1 Cimarga Mogok Sekolah, Protes Kepala Sekolah yang Diduga Tampar Siswa Gegara Merokok
Sumber :
  • Istimewa

Lebak, tvOnenews.com – Sebanyak 630 siswa SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, melakukan aksi mogok sekolah pada Senin (13/10/2025). Kegiatan belajar mengajar di sekolah itu terhenti total setelah para siswa menolak masuk kelas sebagai bentuk protes terhadap kepala sekolah yang diduga melakukan kekerasan fisik terhadap salah satu murid.

Aksi ini berawal dari insiden yang terjadi pada Jumat (10/10/2025), saat kegiatan Jumat Bersih berlangsung. Seorang siswa kelas XII bernama Indra Lutfiana Putra (17) diketahui kedapatan merokok di area sekolah, tepatnya di sebuah warung yang berada di lingkungan SMAN 1 Cimarga. Kepala Sekolah Dini Fitria yang memergoki tindakan tersebut kemudian menegur sang siswa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, teguran itu berubah menjadi tindakan fisik dan ucapan kasar, setelah sang kepala sekolah menilai siswa tersebut berbohong saat diminta menunjukkan puntung rokok yang telah dibuangnya. Kejadian itu disebut disaksikan sejumlah guru dan murid lain, sehingga cepat menyebar ke seluruh sekolah.

Beberapa hari kemudian, kabar mengenai dugaan kekerasan itu membuat situasi di sekolah memanas. Ratusan siswa kemudian sepakat untuk mogok sekolah sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan mereka yang diduga diperlakukan tidak pantas oleh kepala sekolah. Sejak pagi, halaman SMAN 1 Cimarga tampak sepi, tanpa kegiatan belajar mengajar seperti biasanya.

Para siswa memilih duduk-duduk di luar kelas dan menolak masuk hingga pihak sekolah memberikan klarifikasi. Mereka menuntut adanya penjelasan resmi serta permintaan maaf atas tindakan yang dianggap melampaui batas kedisiplinan.

Sementara itu, Kepala Sekolah Dini Fitria mengakui bahwa dirinya sempat menampar Indra, namun menegaskan bahwa tindakan itu tidak dilakukan dengan keras. Ia menyebut kejadian itu sebagai bentuk teguran spontan karena emosi sesaat, terutama karena siswa tersebut dinilai tidak jujur setelah ketahuan merokok di area sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Dini, tujuan utamanya bukan untuk menyakiti, melainkan memberi pelajaran agar siswa lebih bertanggung jawab terhadap perbuatannya. Ia menambahkan bahwa tidak ada luka fisik yang timbul akibat kejadian tersebut dan menyesalkan jika tindakan spontan itu menimbulkan kesalahpahaman.

Dini juga menegaskan bahwa dirinya tidak menendang siswa seperti yang beredar di kalangan murid. Ia mengaku hanya menepuk bagian punggung dengan pelan karena berusaha menahan emosi. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menkomdigi Apresiasi Kapolri, Berantas Markas Judi Online Lintas Negara hingga Pencurian BTS

Menkomdigi Apresiasi Kapolri, Berantas Markas Judi Online Lintas Negara hingga Pencurian BTS

Menkomdigi Meutya Hafid memberikan apresiasi terhadap Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam memberantas permasalahan di Indonesia. Dengan adanya kolaborasi antara Polri dan Komdigi, maka akan lebih menekan angka judi online di Indonesia.
Chery-JLR Freelander 8 Siap Dikirim Akhir Oktober 2026: SUV Canggih nan Gagah, Segini Kisaran Harganya

Chery-JLR Freelander 8 Siap Dikirim Akhir Oktober 2026: SUV Canggih nan Gagah, Segini Kisaran Harganya

SUV Freelander 8 hasil kolaborasi Chery dan Jaguar Land Rover (JLR) bersiap memasuki tahap pengiriman untuk varian lima penumpang di China pada 31 Oktober 2026.
Cegah Polio, Sosialisasi Imunisasi Anak Direncanakan hingga Kecamatan di Surabaya

Cegah Polio, Sosialisasi Imunisasi Anak Direncanakan hingga Kecamatan di Surabaya

Sejumlah elemen masyarakat bersama Pemerintah Kota Surabaya dan UNICEF menggelar kegiatan dalam rangka memperingati World Polio Day 2026 di Atrium Ciputra World Surabaya.
Kabar Duka, Direktur Utama PNM Periode 2018-2026 Arief Mulyadi Wafat

Kabar Duka, Direktur Utama PNM Periode 2018-2026 Arief Mulyadi Wafat

Dirut PNM periode 2018–2026 Arief Mulyadi wafat pada Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 11.23 WIB. Kepemimpinannya berlanjut hingga 10 Mei 2026 sebelum diserahkan kepada Kindaris yang menggantikannya.
Kabar Duka! Anggota DPR RI Gandung Pardiman Meninggal Dunia di Yogyakarta, Sempat Alami Demam

Kabar Duka! Anggota DPR RI Gandung Pardiman Meninggal Dunia di Yogyakarta, Sempat Alami Demam

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Dapil DIY, Gandung Pardiman meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta pada Selasa (27/10/2026) pagi hari.
Pemilu Israel Digelar Hari Ini, Apakah Warga Palestina Bisa Berpartisipasi?

Pemilu Israel Digelar Hari Ini, Apakah Warga Palestina Bisa Berpartisipasi?

Muncul sejumlah pertanyaan terkait bagaimana partisipasi warga Palestina dalam Pemilu Israel 2026 yang akan digelar pada hari ini, Selasa, 27 Oktober 2026.

Trending

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Usai Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Beli Mesin Giling Daging dan Tas Kresek Hitam

Usai Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Beli Mesin Giling Daging dan Tas Kresek Hitam

Setelah menghabisi nyawa dari istri siri dan anak kandungnya, pelaku pembunuhan di Madiun yakni DBS sempat membeli mesin giling serta tas kresek sampah hitam.
Selengkapnya

Viral