GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peninjauan TKP Batal, Keluarga Arya Daru Desak Bareskirim Gelar Perkara Khusus

Langkah ini disampaikan langsung oleh pengacara Arya Daru, Mira Widyawati, usai menyerahkan surat resmi di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis, 16 Oktober 2025.
Kamis, 16 Oktober 2025 - 14:44 WIB
Pengacara keluarga Arya Daru
Sumber :
  • Foe Peace Simbolon/VIVA

Jakarta, tvOnenews.com – Tim kuasa hukum diplomat muda Arya Daru Pangayunan (ADP) kembali mendatangi Badan Reserse Kriminal Polri. Mereka resmi mengajukan permohonan gelar perkara khusus demi mencari kepastian hukum atas misteri kematian diplomat muda tersebut.

Langkah ini disampaikan langsung oleh pengacara Arya Daru, Mira Widyawati, usai menyerahkan surat resmi di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis, 16 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami mengajukan surat ke Bareskrim untuk meminta pengalihan penyelidikan sekaligus gelar perkara khusus,” kata Mira kepada wartawan.

Mira mengungkapkan, timnya juga menemui pejabat Biro Pengawasan dan Penyidik (Wasidik) guna menanyakan tindak lanjut dari sejumlah surat yang telah mereka kirim sebelumnya, termasuk ke Divisi Propam Polri.

“Kami juga ke lantai 10, mampir ke Wasidik, menanyakan bagaimana kelanjutan surat yang pernah kami masukkan ke sini. Termasuk yang ke Propam dan instansi lain,” ujarnya.

Menurut Mira, dari pertemuan tersebut, pihak Bareskrim sedang memproses Surat Pemberitahuan Perkembangan Penanganan Pengaduan (SP3D) dan laporan kemajuan (Lapju) terkait kasus tersebut. Ia berharap, penyidik dapat menindaklanjuti permohonan mereka dan membuka kembali kasus ini secara terang-benderang.

“Ini negara hukum, bukan negara mafia hukum. Maka, harus dibongkar ada apa di balik semua ini. Kita semua tahu, kematian almarhum ADP penuh misteri dan kejanggalan,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, rencana pihak keluarga diplomat muda Arya Daru Pangayunan (ADP) meninjau Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama penyelidik Polda Metro Jaya akhirnya batal dilakukan hari ini.

Kuasa hukum keluarga, Dwi Librianto, mengungkapkan pembatalan itu terjadi karena pihaknya belum mendapat izin resmi dari penyidik meski permohonan telah diajukan sejak pekan lalu.

“Sampai saat ini belum ada izin dari Polda, jadi belum ke sana,” ujar Dwi saat dikonfirmasi, Selasa, 14 Oktober 2025.

Ia menuturkan, pihak keluarga sudah menunggu sejak Senin sore hingga malam, berharap surat izin segera turun. Namun hingga keesokan harinya, tak ada kabar dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

“Daripada nanti kami disangkain macam-macam, mendingan kami ikuti permainannya dulu lah," katanya.

Menurut Dwi, peninjauan TKP sangat penting agar keluarga memiliki gambaran objektif sebelum bertemu dengan penyelidik pada Kamis, 16 Oktober 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya soal izin, Dwi juga menyoroti minimnya transparansi penyidikan yang dilakukan aparat. Ia menyebut hingga kini keluarga belum menerima salinan bukti maupun update perkembangan perkara dari pihak kepolisian.

Foe Peace Simbolon/VIVA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri sebut Mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Punya Koper Berisi Narkotika

Bareskrim Polri sebut Mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Punya Koper Berisi Narkotika

AKBP Didik Putra Kuncoro yang merupakan mantan Kapolres Bima Kota menjadi sorotan publik. Pasalnya, Bareskrim Polri temukan koper miliknya berisi narkotika.
Pramono Larang Ormas Sweeping Rumah Makan Selama Ramadan

Pramono Larang Ormas Sweeping Rumah Makan Selama Ramadan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung secara tegas melarang ormas melakukan sweeping rumah makan selama Ramadan 2026. 
Hasil Super League: Efektivitas Bhayangkara Jadi Petaka, Tavares Bongkar Penyebab Persebaya Tumbang

Hasil Super League: Efektivitas Bhayangkara Jadi Petaka, Tavares Bongkar Penyebab Persebaya Tumbang

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares buka suara usai skuadnya kalah 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Gelora Bung Tomo Sabtu (14/2/2026)
Ramalan Keuangan Shio 16 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 16 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio 16 Februari 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Prediksi finansial, peluang rezeki, tips mengelola uang hari ini.
Hasil Liga Italia: Ricuh di Akhir Laga! Morata Kartu Merah, Como Dipermalukan Fiorentina di Kandang

Hasil Liga Italia: Ricuh di Akhir Laga! Morata Kartu Merah, Como Dipermalukan Fiorentina di Kandang

Como 1907 harus menelan pil pahit setelah takluk 1-2 dari Fiorentina pada lanjutan Liga Italia di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Sabtu (14/2/2026) malam WIB.
Polisi Beberkan Hasil Forensik Bocah SD di Demak Akhiri Hidupnya Usai Dimaki Sang Ibu

Polisi Beberkan Hasil Forensik Bocah SD di Demak Akhiri Hidupnya Usai Dimaki Sang Ibu

Polisi beberkan hasil forensic bocah SD di Demak akhiri hidupnya usai dimaki ibu kandungnya. Dalam hal ini, Kasat Reskrim Polres Demak, Iptu Anggah jelaskan

Trending

Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan zodiak besok, 16 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, serta Virgo. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan lengkapnya di sini.
Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 16 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak besok, 16 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Hasil Super League: Efektivitas Bhayangkara Jadi Petaka, Tavares Bongkar Penyebab Persebaya Tumbang

Hasil Super League: Efektivitas Bhayangkara Jadi Petaka, Tavares Bongkar Penyebab Persebaya Tumbang

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares buka suara usai skuadnya kalah 1-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Gelora Bung Tomo Sabtu (14/2/2026)
Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

Usai Dimaki Sang Ibu, Bocah SD Akhiri Hidupnya di Demak, Polisi Ceritakan Kronologinya

Usai insiden bocah SD akhiri hidupnya di NTT. Kini mencuat kabar terkait bocah SD di Demak, Jawa Tengah, akhiri hidupnya usai dimaki ibu kandungnya.
Jantung Kota London Diterangi 30 Ribu Lampu LED Ramadan Lights, Sadiq Khan Serukan Persatuan

Jantung Kota London Diterangi 30 Ribu Lampu LED Ramadan Lights, Sadiq Khan Serukan Persatuan

Baru-baru ini warganet dihebohkan dengan kabar jantung kota London diterangi 30 ribu lampu led, pada Jumat (13/2). Sontak, kabar itu menuai komentar warganet.
Tanpa Mauricio Souza di Pinggir Lapangan, Persija Jakarta Siap Hadapi Ujian Berat di Bali

Tanpa Mauricio Souza di Pinggir Lapangan, Persija Jakarta Siap Hadapi Ujian Berat di Bali

Persija Jakarta menegaskan fokus utama skuadnya ialah pemulihan mental pemain jelang laga tandang menghadapi Bali United pada pekan ke-21 Super League 2025/2026
Tottenham Hotspur Terpuruk di Papan Bawah, Igor Tudor Datang Bawa Tugas Berat

Tottenham Hotspur Terpuruk di Papan Bawah, Igor Tudor Datang Bawa Tugas Berat

Tottenham Hotspur resmi menunjuk Igor Tudor sebagai pelatih interim hingga akhir musim ini untuk menggantikan Thomas Frank.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT