News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Alasan Utama Patrick Kluivert Dipecat PSSI dari Kursi Pelatih Timnas Indonesia, Nama Shin Tae-yong Disinggung...

PSSI akhirnya memutus kontrak kerja sama dengan Tim Kepelatihan Timnas Indonesia, termasuk pelatih Patrick Kluivert pada Kamis (17/10/2025). Ini tiga alasannya.
Jumat, 17 Oktober 2025 - 02:57 WIB
Patrick Kluivert Berpisah dengan Timnas Indonesia Tanpa Minta Maaf dan Tak Temui Suporter Garuda
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

Jakarta, tvOnenews.com - Patrick Kluivert resmi dipecat dari kursi pelatih Timnas Indonesia, Kamis (17/10/2025).

PSSI akhirnya memutus kontrak kerja sama dengan Tim Kepelatihan Timnas Indonesia, termasuk pelatih Patrick Kluivert.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komisi X DPR RI beberkan tiga alasan utama pemecatan Patrick Kluivert dari kursi pelatih Timnas Inbdonesia.

Tak hanya itu Patrick Kluivert juga dibanding-bandingkan dengan mantan pelatih Timnas sebelumnya, yakni Shin Tae-yong.

Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Habib Syarief Muhammad
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKB, Habib Syarief Muhammad
Sumber :
  • DPR RI

Ā 

Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief Muhammad menilai wajar jika masyarakat meminta Patrick Kluivert diganti dari pelatih Timnas Indonesia.

Ia menilai grafik kemenangan Timnas Indonesia tak mengalami kenaikan.

"Saya kira sebuah kewajaran apabila Patrick diharapkan dari kebanyakan masyarakat untuk diganti. Karena kita melihat grafiknya tidak ada kenaikan. Bukan hanya di acara final, waktu lawan China, waktu lawan itu. Beberapa kali sama sekali tidak menunjukkan grafik yang naik," kata Habib kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Habib juga menyoroti kegagalan Timnas Indonesia melawan tim sepak bola dari negara-negara di Asia.

Ia membandingkan dengan zaman Shin Tae-yong saat masih melatih grup sepak bola Indonesia dulu.

"Namun nampaknya kalau menurut saya, beliau belum memiliki yang pertama, model, memberi motivasi kepada pemain yang bagus. Kemudian yang kedua, dia gagal menghadirkan sebuah pola permainan bagaimana melawan kesebelasan-kesebelasan Asia," kata Habib.

"Sementara pada saat Shin Tae-Yong, kita melihat adanya grafik kemajuan. Padahal dari sisi chemistry dengan pemain, sebetulnya Kluivert itu lebih dekat," sambungnya.

Kemudian, kata Habib, Patrick Kluivert belum memiliki waktu maksimal untuk latihan bersama pemain timnas sepak bola Indonesia.

Namun, ia menyadari bahwa tak seharusnya masyarakat menyalahkan Patrick Kluivert sepenuhnya.

Eks Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
Eks Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
Sumber :
  • REUTERS

Ā 

"Kemudian yang ketiga, kita tidak menyalahkan sepenuhnya Kluivert karena waktu untuk berkumpul, waktu untuk latihan bersama antara Kluivert dengan para pemain itu sangat ini (kurang) sekali," kata Habib.

"Dan saya walaupun bagaimana tidak bisa melawan arus bagaimana besarnya keinginan masyarakat untuk mengganti Kluivert. Karena ini bukan-bukan persoalan pribadinya, tetapi ini menyangkut persoalan harga diri bangsa," tambahnya.

PSSI resmi mengakhiri kerja sama bersama Tim Kepelatihan Tim Nasional (Timnas) Indonesia, termasuk Patrick Kluivert dll.

Keputusan ini diumumkan melalui mekanisme mutual termination, atau kesepakatan bersama untuk berpisah secara baik-baik.

Melansir situs resmi PSSI, dalam keterangan resmi mereka menyampaikan bahwa penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua belah pihak setelah mempertimbangkan sejumlah dinamika internal serta arah pengembangan tim nasional ke depan.

Dalam pernyataannya, federasi menekankan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh demi kemajuan sepakbola nasional.

Sebelumnya, Kluivert dan staf kepelatihannya diketahui meneken kontrak berdurasi dua tahun.

Namun, belum genap setahun, keduanya sepakat menyudahi kerja sama yang awalnya diharapkan bisa membawa Timnas melangkah lebih jauh.

Langkah ini membuat seluruh anggota tim kepelatihan, termasuk Kluivert, tak lagi menangani Timnas Indonesia di semua level, mulai dari senior, U-23, hingga U-20.

ā€œSetelah bekerja bersama secara intensif selama hampir 12 bulan, PSSI menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Coach Patrick Kluivert dan para stafnya atas dedikasi dan kontribusi mereka bagi sepak bola Indonesia,ā€ tulis PSSI dalam pernyataan resminya.

PSSI pun tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan oleh Kluivert dan jajarannya.

Dalam pernyataannya, federasi menekankan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh demi kemajuan sepakbola nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ā€Setelah melalui diskusi terbuka dan penuh rasa hormat, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada Coach Patrick Kluivert dan timnya atas profesionalisme yang mereka tunjukkan. Semangat dan kehadiran mereka akan selalu dikenang dengan rasa hormat. Kami doakan yang terbaik untuk langkah mereka selanjutnya,ā€ lanjut pernyataan resmi PSSI. (Rahmat Fatahillah Ilham)

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Apa Itu Green Business? Ini 3 Cara Tingkatkan Kredibilitas dan Akses Pembiayaan Bisnis Hijau di Era ESG

Secara sederhana, bisnis hijau adalah model usaha yang berfokus pada pengurangan dampak lingkungan, penggunaan sumber daya secara efisien, serta penerapan
KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

KPK Koordinasi Dengan Tim Internal Terkait Adanya Dugaan Intimidasi Saksi Kasus Ijon Proyek Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berkoordinasi dengan tim internal terkait adanya dugaan intimidasi terhadap saksi kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Perkuat Peran Dai dalam Pembangunan Perbatasan, BNPP Tegaskan RI Tidak Membangun Tembok: Tapi Kesejahteraan

Bersama Dai, arah pembangunan perbatasan ke depan ditujukan untuk mengubah citra wilayah perbatasan dari daerah tertinggal menjadi beranda depan negara yang maju, damai, dan sejahtera.
Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Kejati Jakarta Geledah Kantor Kementerian PU Terkait Dugaan Korupsi Kegiatan Tahun 2023-2024, Sita Dokumen Hingga Perangkat Elektronik

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta geledah beberapa ruangan di kantor Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Senin (9/4).
Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Kejagung Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Minyak Mentah dan Produk Kilang Petral Periode 2008-2015

Tim Direktorat Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan sebanyak tujuh tersangka dalam kasus dugaan pengadaan minyak mentah dan produk kilang pada Petral pada periode 2008-2015, pada Kamis (9/4).
Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Untuk Pertama Kalinya Jakarta Pertamina Enduro Tumbangkan Gresik Phonska, Sabet Juara di Final Four Proliga 2026 Putaran Pertama

Jakarta Pertamina Enduro akhirnya berhasil menaklukkan rival kuatnya, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, di final four Proliga 2026. Untuk pertama kalinya JPE

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Selengkapnya

Viral