News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Purbaya Dipanggil Gibran Buntut Pemotongan Anggaran Pemda, Ungkap Wapres Suarakan Keresahan para Pemimpin Daerah

Purbaya mengungkap Gibran mempertanyakan mitigasi Kemenkeu atas dampak pemotongan dana daerah terhadap kegiatan pembangunan dan pelayanan publik di wilayah.
Jumat, 17 Oktober 2025 - 18:52 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyoroti isu pemotongan anggaran pemerintah daerah (pemda).

Hal itu disampaikan Purbaya setelah sebelumnya menemui Gibran di Istana Wakil Presiden, Kamis (17/10).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diakui Purbaya, Gibran menyoroti keresahan sejumlah kepala daerah atas kebijakan pengurangan transfer ke daerah (TKD) dalam rancangan APBN 2026.

Katanya, Gibran juga mempertanyakan mitigasi Kemenkeu atas dampak pemotongan tersebut terhadap kegiatan pembangunan dan pelayanan publik di wilayah masing-masing.

“Dia menyuarakan keresahan dari pemimpin-pemimpin daerah yang anggarannya dipotong, soal apa langkah kami ke depan untuk memitigasi itu,” kata Purbaya di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (17/10/2025).

Menurut Purbaya, ruang kebijakan untuk merespons kekhawatiran tersebut masih terbatas dalam jangka pendek. Pemerintah saat ini berfokus pada perbaikan efisiensi dan tata kelola belanja daerah agar penggunaan dana transfer menjadi lebih efektif.

Sebagai langkah strategis, Purbaya meminta pemerintah daerah menata kembali serapan belanja mereka selama satu tahun ke depan. Hasilnya akan dievaluasi secara berkala oleh Kementerian Keuangan.

“Nanti kami lihat bagus apa nggak serapannya, ada kebocoran apa nggak. Nanti triwulan ketiga kami hitung ulang. Kalau ekonominya bagus kan pendapatan kita meningkat juga. Kami akan lihat berapa yang bisa kami bagi ke daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Wakil Presiden menekankan pentingnya menjaga keseimbangan fiskal nasional di tengah dinamika ekonomi saat ini.

“Jadi daerah jangan terlalu cemas, kami juga memikirkan stabilitas nasional. Kira-kira itu pesan dari beliau,” tuturnya.

Sebagai informasi, anggaran transfer ke daerah (TKD) dalam APBN 2026 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Pada masa Menteri Keuangan sebelumnya, Sri Mulyani Indrawati, TKD ditetapkan sebesar Rp650 triliun atau turun 24,8 persen dari proyeksi 2025 yang mencapai Rp864,1 triliun.

Namun setelah dilakukan evaluasi oleh Purbaya sebagai Menteri Keuangan baru, alokasi TKD direvisi menjadi Rp693 triliun atau lebih tinggi Rp43 triliun dari rancangan awa, meski tetap lebih rendah dibandingkan tahun berjalan.

Purbaya sebelumnya telah menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu meningkatkan kualitas belanja dan akuntabilitas keuangan agar dana TKD benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pasalnya, meski penyaluran TKD meningkat, realisasi belanja daerah justru mengalami perlambatan.

Data Kementerian Keuangan mencatat, hingga 30 September 2025, penyaluran dana TKD mencapai Rp644,9 triliun, naik dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp635,6 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun realisasi belanja pegawai daerah menurun dari Rp313,1 triliun menjadi Rp310,8 triliun. Belanja barang dan jasa juga turun dari Rp219,7 triliun menjadi Rp196,6 triliun, sementara belanja modal merosot tajam dari Rp84,7 triliun menjadi Rp58,2 triliun. Adapun belanja lainnya tercatat menurun dari Rp203,1 triliun menjadi Rp147,2 triliun.

Rendahnya serapan anggaran membuat dana pemerintah daerah di Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) menumpuk hingga Rp233,1 triliun per akhir Agustus 2025. Kondisi ini menunjukkan masih lemahnya efektivitas pengelolaan fiskal di tingkat daerah. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Target 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih Dinilai Perlu Diikuti Pengelolaan Berkelanjutan

Target 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih Dinilai Perlu Diikuti Pengelolaan Berkelanjutan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) hingga 2029.
5 Contoh Yel-Yel Pramuka Kreatif dan Penuh Semangat, Cocok Digunakan saat Peringatan Hari Pramuka 2026

5 Contoh Yel-Yel Pramuka Kreatif dan Penuh Semangat, Cocok Digunakan saat Peringatan Hari Pramuka 2026

Berikut 5 contoh yel-yel pramuka kreatif dan penuh semangat, cocok digunakan saat peringatan Hari Pramuka 2026.
Rodri Gabung Barcelona, 3 Pemain dalam Bahaya

Rodri Gabung Barcelona, 3 Pemain dalam Bahaya

Rodri semakin dekat menuju Barcelona pada bursa transfer musim 2026/2027. Frenkie de Jong, Marc Casado, dan Tommy Marques menjadi tiga nama yang paling mungkin terkena dampak.
BMKG Ungkap Penyebab Belum Bisa Laksanakan Modifikasi Cuaca untuk Atasi Kebakaran Hutan

BMKG Ungkap Penyebab Belum Bisa Laksanakan Modifikasi Cuaca untuk Atasi Kebakaran Hutan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di berbagai wilayah belum dapat dilaksanakan. 
Nasib Persib Ditentukan Sebelum Lawan Manila Digger, Intip Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Champions League Two 2026-2027

Nasib Persib Ditentukan Sebelum Lawan Manila Digger, Intip Jadwal Drawing Pembagian Grup AFC Champions League Two 2026-2027

AFC mengumumkan jadwal drawing pembagian grup AFC Champions League Two 2026-2027 pada Senin (10/8/2026).
Daftar Pelatih Elit yang Enggak Takut Kehabisan Duit

Daftar Pelatih Elit yang Enggak Takut Kehabisan Duit

Berikut daftar pelatih elit atau top dunia yang tidak takut kehabisan duit alias masih menganggur.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
Selengkapnya

Viral