GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BEM UI Demo di Patung Kuda, Soroti 1 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Janji Perubahan Masih Jauh dari Kenyataan

BEM UI gelar demo di Patung Kuda, Jakarta, Senin (20/10/2025), memperingati 1 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Mereka menilai janji perubahan belum terwujud.
Senin, 20 Oktober 2025 - 10:20 WIB
Mahasiswa BEM UI dan UIN Jakarta demo depan Gedung DPR, Selasa (9/9/2025)
Sumber :
  • Khaerul Izan-Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2025). Aksi tersebut digelar untuk memperingati satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dalam momentum ini, BEM UI menyampaikan evaluasi kritis terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran yang dinilai belum menampakkan arah perubahan seperti yang dijanjikan saat masa kampanye.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hampir satu tahun rakyat hidup di bawah pemerintahan Prabowo-Gibran, tetapi janji perubahan masih jauh dari kenyataan. Kekuasaan dijalankan dengan watak represif, ruang gerak masyarakat sipil dipersempit, dan suara rakyat terus dikriminalisasi,” demikian bunyi pernyataan sikap BEM UI yang dibacakan dalam aksi tersebut.

Soroti Empat Isu Utama

Wakil Kepala Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI 2025, Bima Surya, menjelaskan bahwa aksi ini menjadi refleksi terhadap janji politik yang belum terealisasi. Ia menyebut ada empat isu utama yang menjadi sorotan mahasiswa.

“Empat hal yang kami soroti antara lain meningkatnya harga kebutuhan pokok dan angka pengangguran yang cukup tinggi, menyempitnya ruang kebebasan sipil, kebijakan ekonomi yang berpihak pada oligarki, serta kegagalan pemerintah memenuhi prinsip demokrasi dan partisipasi rakyat,” ujar Bima kepada wartawan, Minggu (19/10/2025) malam.

Selain itu, BEM UI menilai arah kebijakan pemerintah selama satu tahun terakhir menunjukkan kecenderungan sentralistis dan militeristik. “Kami menilai arah kebijakan telah menjauh dari demokrasi yang substansial. Banyak peristiwa selama setahun terakhir yang menunjukkan kecenderungan itu,” tambahnya.

“Asta Cita Milik Rakyat” Jadi Tuntutan

Sebagai bentuk respons atas situasi tersebut, BEM UI menyusun delapan poin tuntutan yang mereka sebut sebagai “Asta Cita Milik Rakyat”, sebuah gerakan tandingan terhadap program Asta Cita yang diusung oleh pemerintahan Prabowo-Gibran.

Tuntutan tersebut berisi seruan agar pemerintah memperbaiki kebijakan ekonomi rakyat, menegakkan kebebasan berekspresi, menolak kriminalisasi aktivis, serta memperkuat komitmen terhadap prinsip demokrasi dan keadilan sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ribuan Massa Bergerak ke Jakarta

Aksi BEM UI dimulai pukul 12.00 WIB dengan titik kumpul di Lapangan FISIP UI, Depok. Para peserta kemudian bergerak menuju kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya dan Istana Kepresidenan di Jakarta.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara, berakhir dengan penemuan yang memilukan. 
Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Eskalasi kekerasan di tanah Papua yang terus meningkat kini menjadi alarm bagi pemerintah pusat. 
Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda salah ucap di hadapan jemaah haji, Kades Hoho nekat lantik perangkat desa setelah curhat ke KDM, 3 alasan pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee.
Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun yang Tewaskan Empat Orang di Padang, Periksa Intensif Para Pengemudi

Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun yang Tewaskan Empat Orang di Padang, Periksa Intensif Para Pengemudi

Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polresta Padang tengah bekerja keras mengusut tuntas penyebab kecelakaan maut yang melibatkan enam kendaraan di Jalan Raya Padang Indarung, Lubuk Kilangan, Kota Padang. 
Intruksi Gerakan Pilah Sampah, Anggota DPRD Jakarta Minta Kantor Pemerintahan Jadi Teladan

Intruksi Gerakan Pilah Sampah, Anggota DPRD Jakarta Minta Kantor Pemerintahan Jadi Teladan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menginstruksikan gerakan pilah sampah dari rumah mulai 10 Mei 2026.
Buruh, UMKM, dan Ojol Hadapi Tekanan Baru di Tengah Ketidakpastian Kerja, Perlindungan Sosial Dinilai Belum Menjawab Tantangan Kerja Modern?

Buruh, UMKM, dan Ojol Hadapi Tekanan Baru di Tengah Ketidakpastian Kerja, Perlindungan Sosial Dinilai Belum Menjawab Tantangan Kerja Modern?

Isu seperti jaminan kesehatan, perlindungan sosial, ancaman PHK, hingga kepastian pendapatan menjadi perhatian utama pekerja modern. Perubahan dunia kerja dalam satu dekade

Trending

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Ali mengatakan perkembangan signifikan baru terlihat setelah adanya pergantian pejabat kepolisian pada awal 2026. Dari hasil pendalaman, muncul dugaan adanya pihak internal ponpes yang ikut membantu memuluskan aksi Kiai Ashari.
KOVO Rilis Daftar Pemain Asing V-League, Lawan-Lawan Berat Megawati Hangestri Masih Bertahan

KOVO Rilis Daftar Pemain Asing V-League, Lawan-Lawan Berat Megawati Hangestri Masih Bertahan

KOVO mengumumkan perpanjangan kontrak sejumlah pemain asing V-League 2026, termasuk rival-rival utama Megawati Hangestri, yang dipastikan tetap memperkuat klub.
Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

​​​​​​​Santriwati bongkar awal dugaan pelecehan di Ponpes Pati oleh pelaku, termasuk kebiasaan pelaku yang disebut sering pindah tidur. Simak ceritanya!
Cara Nonton Live Streaming UFC 328 Khamzat Chimaev vs Sean Strickland Siang Ini

Cara Nonton Live Streaming UFC 328 Khamzat Chimaev vs Sean Strickland Siang Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan UFC 328 dengan duel utama antara Khamzat Chimaev vs Sean Strickland.
Selengkapnya

Viral