GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kronologi Lengkap Kasus Kematian Timothy Anugerah, Mahasiswa Udayana Bali yang Diduga Korban Perundungan

Timothy Anugerah, mahasiswa Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Udayana (Unud) Bali, semester 7, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (15/10/2025) sekitar pukul
Senin, 20 Oktober 2025 - 18:48 WIB
Mahasiswa Sosiologi Universitas Udayana (Unud), Timothy Anugerah Saputra
Sumber :
  • tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com – Timothy Anugerah, mahasiswa Jurusan Sosiologi FISIP Universitas Udayana (Unud) Bali, semester 7, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (15/10/2025) sekitar pukul 09.00 WITA.

Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Jika Anda mengalami tekanan mental atau merasa terganggu dengan berita ini, segera hentikan pembacaan dan cari pertolongan profesional. Anda tidak sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia diduga jatuh dari lantai empat gedung fakultasnya. Temuan itu langsung menggemparkan lingkungan kampus. Petugas keamanan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Timothy Anugerah Saputra, mahasiswa Universitas Udayana, Bali, yang diduga meninggal dunia akibat bunuh diri
Timothy Anugerah Saputra, mahasiswa Universitas Udayana, Bali, yang diduga meninggal dunia akibat bunuh diri
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Tak butuh waktu lama, berita kematian Timothy menyebar luas di media sosial. Sayangnya, bukan hanya doa yang muncul.

Publik justru dikejutkan oleh dugaan adanya perundungan (bullying) yang disebut-sebut menjadi faktor tekanan psikologis korban.

Di media sosial beredar tangkapan layar percakapan grup chat yang diduga berisi ejekan dan penghinaan terhadap Timothy. Ironisnya, sebagian pesan tersebut masih merundung korban bahkan setelah ia meninggal dunia.

Publik pun murka. Tagar kecaman mulai bermunculan. Banyak warganet menuntut agar pelaku perundungan diproses secara hukum.

Meski begitu, pihak kepolisian belum menyimpulkan penyebab pasti kematian dan menyatakan masih melakukan penyelidikan.

Timothy Anugerah diolok-olok mahasiswa Unud
Timothy Anugerah diolok-olok mahasiswa Unud
Sumber :
  • Instagram @8_11_timothyanugerah & X @unudmenfess

 

Timothy lahir di Bandung, 25 Agustus 2003. Ia dikenal bukan sebagai sosok bermasalah, melainkan mahasiswa teladan.

Wakil Dekan III FISIP Unud I Made Anom Wiranata bahkan menyebutnya sebagai mahasiswa yang sangat beretika, rapi, dan peduli lingkungan.

“Timothy anak yang santun, IP-nya 3,91, sering ikut penelitian, bahkan terbiasa merapikan kursi sebelum kegiatan dimulai,” ujarnya dikutip tvOne.

Teman-temannya pun menggambarkan almarhum sebagai pribadi yang lembut, mudah bergaul, dan ringan tangan membantu orang lain.

Pihak Universitas Udayana langsung mengambil tindakan disipliner terhadap mahasiswa yang diduga terlibat dalam percakapan tidak pantas tersebut.

- 6 mahasiswa dicopot dari organisasi kemahasiswaan

- 4 di antaranya merupakan pengurus Himapol FISIP Unud

- 2 lainnya berasal dari organisasi kampus berbeda

Mereka telah mengajukan permintaan maaf terbuka dan bersedia bertanggung jawab. Namun publik menilai langkah itu belum cukup.

“Minta maaf karena ketahuan, bukan karena sadar,” tulis salah satu warganet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski terpukul, keluarga Timothy memilih memaafkan dan mengikhlaskan kepergiannya. Mereka hanya berharap tidak ada lagi korban perundungan selanjutnya.

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Infrastruktur dan Mobilitas Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Kota

Kota dengan konektivitas udara dan infrastruktur yang kuat cenderung mengalami pertumbuhan kunjungan wisatawan lebih cepat dibanding wilayah lain. Di Indonesia, Makassar
Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Ribuan Pengunjung Padati Monas Pada Hari Kedua Libur Idul Adha 2026

Monumen Nasional atau yang dikenal sebagai Monas menjadi magnet untuk masyarakat menghabiskan waktu libur bersama keluarga.
Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Pria Bawa 8 Paket Ganja Siap Pakai Ditangkap di Tangerang, Ngaku Hendak Dijual Rp100 Ribu

Polres Metro Tangerang Kota menangkap seorang pria berinisial S yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja pada Kamis (28/5) dini hari.
Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Rasanya Manis dan Segar, Tapi dr Zaidul Akbar Sebut Buah dan Obat ini Bisa Berbahaya Bila Kerap Dikonsumsi 

Terdapat beberapa jenis buah yang bisa menimbulkan dampak berbahaya apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat tertentu, bahkan berisiko memicu serangan jantung

Trending

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Paman Luka-luka dan Bayi Ditemukan Tewas Mengenaskan di Kontrakan Bekasi, Sang Nenek Reflek Cuci Pisau

Warga digegerkan dengan penemuan bayi berusia 2,5 tahun tewas dengan sejumlah luka tusuk dan pamannya berinisial G (18) luka-luka di sebuah kontrakan wilayah Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (27/5) malam.
Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Waspada Talasemia! Penyakit Genetik Ini Masih Mengancam Ribuan Bayi Indonesia Setiap Tahun

Banyak orang mengira talasemia hanya anemia biasa, padahal kondisi ini merupakan kelainan darah turunan yang dapat berdampak serius terhadap kualitas hidup penderitanya
Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman Tegaskan Hewan Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah Secara Hukum dan Syariat

Habiburokhman menegaskan pembelian hewan kurban Presiden Prabowo menggunakan APBN sah secara hukum dan syariat Islam.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB Buka Suara soal Prihantini, Tegaskan Dugaan Riset Palsu di Denmark Tak Berkaitan dengan Aktivitas Akademik Kampus

ITB buka suara soal Prihantini yang terseret dugaan riset palsu di konferensi ilmiah Denmark, tegaskan tak terkait aktivitas akademik kampus.
Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, siap menjadi tandem baru Megawati Hangestri di V-League 2026/2027. Pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Korea.
Selengkapnya

Viral