News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ayah Timothy Anugerah Pertanyakan Kronologi Kematian Putranya: Tidak Jelas, Banyak Hal Harus Diluruskan

Ayah Timothy Anugerah Saputra, mahasiswa Universitas Udayana yang meninggal secara tragis, akhirnya angkat bicara soal kematian putranya. Dalam wawancara tvOne
Senin, 20 Oktober 2025 - 19:07 WIB
Ayah Mendiang Timothy Anugerah
Sumber :
  • YouTube tvOneNews

tvOnenews.com - Penyelidikan terhadap kematian Timothy Anugerah Saputra, mahasiswa Universitas Udayana (Unud), Bali, terus dilakukan oleh pihak kepolisian. Timoti ditemukan meninggal dunia dengan dugaan kuat bunuh diri, di tengah isu yang menyeruak mengenai dugaan perundungan (bullying) yang dialaminya.

Hingga kini, penyidik telah memeriksa total 19 orang saksi, termasuk teman dekat korban. Selain itu, kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian menjadi fokus penting dalam upaya mengungkap kronologi insiden tragis ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi mengungkapkan bahwa rekaman CCTV di lobi gedung memperlihatkan momen saat korban masuk serta ketika tubuhnya jatuh.

Namun, kamera pengawas di lantai empat — lokasi terakhir korban terlihat hidup — ternyata tidak berfungsi sejak 2023. Hal ini menghambat pengungkapan aktivitas korban sebelum peristiwa tersebut.

Tiga saksi yang sempat melihat Timothy Anugerah berjalan ke area tempat ditemukannya tas dan sepatu korban, mengaku tidak mengenalnya dan mengira ia hanya sedang duduk sendirian. Hal ini menyebabkan mereka tidak menaruh kecurigaan.

Di tengah penyelidikan yang masih berlangsung, ayah korban, Lukas Triana Putra, menyampaikan keterangannya dalam program Apa Kabar Indonesia Malam tvOne, dan menyebut kronologi kematian putranya tidak jelas.

“Saya dapat kabar, ternyata anak saya dipanggil oleh Tuhan. Saya langsung berangkat ke Bali. Pada saat itu, Timmy sudah dibawa ke rumah duka, dan ternyata maminya Timmy sudah membuat pernyataan bahwa kasus ini tidak akan dibawa ke Kepolisian,” ujar Lukas.

Ia menambahkan, pada awalnya ia menerima kepergian sang anak sebagai bagian dari takdir Tuhan.

“Saya juga sudah mengikhlaskan Timmy. Memang ini sudah rencana dari Tuhan bahwa Timmy dipanggil terlebih dahulu. Oleh sebab itu, saya juga tidak mempermasalahkan masalah itu, dan saya juga sedang lagi berduka sekali. Saya tidak mengurusi masalah-masalah tersebut,” ungkapnya.

Namun, setelah mendengar berbagai informasi dari lingkungan kampus, rekan-rekan Timothy, serta dosen dan dekan, Lukas mulai mempertanyakan kejelasan informasi yang diterimanya.

“Keterangan dari kampus, dari Dekan, dan dari dosen-dosennya, beritanya simpang siur,” tuturnya.

Saat ditanya oleh presenter apakah pihak kampus telah menyampaikan keterangan resmi, Lukas menjawab, “Karena tidak jelasnya kronologi dari kejadian tersebut, saya menyerahkan melaporkan ke pihak Kepolisian, karena ada beberapa hal harus diluruskan.”

Lukas juga meluruskan kabar yang menyebut kondisi mental anaknya. “Pertama adalah, anak saya tidak cacat mental. Anak saya memang punya gangguan pendengaran pada masa kecilnya, yaitu pada umur 3 tahun dia belum bisa berbicara. Nah, kita membawa dia ke dokter spesialis THT anak untuk diperiksa, dan ternyata memang ada sumbatan kotoran yang buat dia tidak mendengar secara baik dan benar. Itu membuat dia susah berbicara,” jelasnya.

Lebih lanjut, Lukas mengungkapkan bahwa putranya memang memiliki tantangan dalam bersosialisasi sejak masa sekolah, salah satunya karena latar belakang pendidikan internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Anak saya sekolahkan di sekolah internasional, karena saya ingin memberikan anak saya yang terbaik. Tapi malahan bahasa ibunya itu adalah bahasa Inggris, sehingga untuk sosialisasi dia di masyarakat sekitar, dia tidak begitu baik, karena perbedaan bahasa yang tidak bisa diterima oleh lingkungan sekitar rumah,” pungkasnya.

Pihak Kepolisian masih melanjutkan penyelidikan atas kasus ini dan belum menyimpulkan secara resmi penyebab kematian Timothy Anugerah. Dugaan perundungan di lingkungan kampus menjadi salah satu aspek yang terus didalami.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Penari Siap Menghipnotis Penonton Pagelaran Sabang Merauke di Jakarta, Isu Perempuan Diselipkan lewat Tokoh Srikandi

Ratusan Penari Siap Menghipnotis Penonton Pagelaran Sabang Merauke di Jakarta, Isu Perempuan Diselipkan lewat Tokoh Srikandi

Ratusan penari bersiap menghibur sekaligus memukau penonton dalam Pagelaran Sabang Merauke. 
Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026

Telkom Hadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026

AIcosystem yang dikenalkan Telkom di Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026 buka cara baru dalam mengelola pengalaman pelanggan hingga pengembangan asisten virtual.
Usut Dugaan Penistaan Agaman di Konser Musik Ancol, Polisi Periksa Penyelenggara Musik Hingga Pemilik Merek Minuman

Usut Dugaan Penistaan Agaman di Konser Musik Ancol, Polisi Periksa Penyelenggara Musik Hingga Pemilik Merek Minuman

Polda Metro Jaya tengah menyelidiki dugaan penistaan agama dalam kasus promosi minuman keras berkedok challenge membaca surat Al-Quran di konser musik The Sounds Project, Ancol, Jakarta Utara.
Viral! Tukang Cukur Bogor Tolak Pasang Bendera Merah Putih, “Akui Belum Merdeka”

Viral! Tukang Cukur Bogor Tolak Pasang Bendera Merah Putih, “Akui Belum Merdeka”

Tukang cukur di Rancabungur, Bogor, viral setelah menolak memasang Bendera Merah Putih dan menyebut Indonesia belum sepenuhnya merdeka
Presiden Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS, Kemitraan Strategis RI-AS Didorong Makin Dalam

Presiden Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS, Kemitraan Strategis RI-AS Didorong Makin Dalam

Presiden RI, Prabowo Subianto menerima Wakil Menteri Perang Amerika Serikat untuk Urusan Kebijakan Elbridge Colby, beserta delegasi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (12/8).
Independensi Bank Indonesia Tidak Dapat Ditawar

Independensi Bank Indonesia Tidak Dapat Ditawar

Sekretaris Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, mengajak seluruh pihak menghormati proses pergantian kepemimpinan Bank Indonesia (BI) dan memberikan ruang bagi DPR untuk menjalankan proses sesuai konstitusi dan ketentuan perundang-undangan.

Trending

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, akhirnya membuat klarifikasi soal laporannya yang menyebabkan klub dihukum. FIFA sempat menjatuhkan hukuman kepada Maung Bandung, namun akhirnya mencabutnya.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Menilik profil singkat Bilal Hasan, petarung MMA Indonesia yang baru saja meraih kontrak UFC usai tampil gemilang di Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 pada Rabu (12/8/2026) pagi WIB.
Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link Live Streaming Dana White's Contender Series: Tarung Pagi Ini, Ada Duel Bilal Hasan Vs Mridul Saikia

Link live streaming Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Bilal Hasan akan menantang Mridul Saikia untuk memperebutkan tiket ke UFC.
Lansia Korban Penipuan Iming-Iming Tebus Aset Rp3 Miliar di Tangsel Sempat Terjebak Satu Jam di Kamar Mandi, Kunci Dibawa Pelaku

Lansia Korban Penipuan Iming-Iming Tebus Aset Rp3 Miliar di Tangsel Sempat Terjebak Satu Jam di Kamar Mandi, Kunci Dibawa Pelaku

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan dua pria berinisial A (38) dan EJ (45) yang melakukan penipuan menggunakan modus tebus aset Rp3 miliar terhadap wanita lansia di Tangerang.
No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

No Sensor! Ini Tampang Gadis Baju Putih yang Inisiatif Tukar Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha

Inilah tampang jelas dari gadis baju putih yang diduga sebagai inisiator dalam menawarkan sebotol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha di booth Newport.
Selengkapnya

Viral