News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Didorong Pimpin Pemulihan KPK, 57 Eks Pegawai Siap Kembali Jalankan Misi Antikorupsi

Presiden Prabowo Subianto didesak memimpin pengembalian 57 eks pegawai KPK korban TWK. IM57+ sebut langkah ini ujian komitmen antikorupsi pemerintah.
Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:54 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto.
Sumber :
  • Dokumentasi BPMI Sekretariat Presiden

Jakarta, tvOnenews.com – Desakan agar Presiden Prabowo Subianto memimpin langkah pengembalian 57 eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang didepak melalui Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) kembali menguat.

Mantan penyidik KPK sekaligus Ketua IM57+ Institute, Lakso Anindito, menyatakan pengembalian para pegawai tersebut merupakan simbol komitmen pemerintah terhadap pemulihan independensi lembaga antikorupsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Permintaan utama kami adalah agar Bapak Presiden Prabowo Subianto memimpin pengembalian hak 57 eks pegawai KPK ke KPK sebagai wujud komitmen serius untuk pengembalian independensi KPK,” ujar Lakso saat dihubungi, Senin (20/10/2025).

Rapat Internal dan Satu Suara untuk Kembali

Lakso mengungkapkan bahwa para mantan pegawai KPK telah menggelar rapat internal pada 10 Oktober 2025 bersama anggota IM57+ Institute. Dalam rapat itu, disepakati beberapa langkah strategis untuk memperjuangkan pemulihan hak mereka.

Menurutnya, seluruh peserta rapat menyatakan sepakat satu suara untuk kembali ke KPK, bukan untuk mencari pekerjaan, melainkan demi memperjuangkan keadilan dan menegakkan kembali prinsip independensi lembaga.

“Ini bukan soal mencari pekerjaan, tetapi soal pemulihan hak yang dirampas secara melawan hukum, penegakan keadilan, dan dukungan terhadap independensi lembaga antikorupsi,” tegas Lakso.

TWK Dianggap Cacat Hukum

Lakso menilai pelaksanaan TWK pada masa kepemimpinan KPK sebelumnya merupakan tindakan melawan hukum. Ia mengingatkan bahwa Ombudsman RI dan Komnas HAM telah menyatakan adanya pelanggaran dalam proses asesmen tersebut.

Ia menambahkan, pemberhentian 57 pegawai itu justru terjadi saat mereka sedang menangani kasus-kasus korupsi strategis, sehingga tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk intervensi terhadap lembaga KPK.

“TWK ditujukan untuk menghentikan pegawai KPK yang sedang menangani kasus strategis. Pemberhentian itu adalah bentuk intervensi yang melemahkan independensi lembaga. Kalau preseden ini dibiarkan, pegawai akan takut bekerja dengan benar,” ujar Lakso.

Langkah Advokasi Berlanjut

IM57+ Institute disebut akan terus melanjutkan berbagai upaya advokasi agar kasus ini tidak berhenti di meja wacana. Salah satu langkah yang tengah ditempuh adalah melalui Sidang Komisi Informasi Publik (KIP) untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas proses hukum.

“Sidang KIP hanyalah satu metode yang kami tempuh, bukan satu-satunya. Upaya advokasi lainnya juga akan terus berjalan,” tutur Lakso.

Ujian Komitmen Pemerintahan Baru

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Desakan agar Presiden Prabowo turun langsung memimpin pengembalian 57 pegawai ini dinilai sebagai ujian awal komitmen pemerintahan baru terhadap pemberantasan korupsi.

Lakso menegaskan, langkah itu tidak hanya akan memulihkan hak individu, tetapi juga mengembalikan kepercayaan publik terhadap KPK yang selama ini dianggap mengalami pelemahan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.

Trending

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai Petir Diperkirakan Terus Melanda Arab Saudi, Warga Diimbau untuk Waspada

Badai petir diperkirakan akan terus melanda sebagian besar wilayah Arab Saudi hingga Jumat mendatang (2/10). Untuk itu, Pemerintah Arab Saudi mengimbau masyarakat untuk waspada.
Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Abah Eks Pimpinan Ponpes yang Diduga Lecehkan Belasan Satriwati di Lombok Diperiksa Polisi

Sebelumnya, AIS alias Abah merupakan eks pimpinan Ponpes Abdul Barokat Wannafahat, diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan santriwatinya.
Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman Siap "Bongkar" Fakta-fakta Temuan Fasilitas Mewah Lapas Cibinong di Hadapan DPR

Ombudsman siap berkoordinasi dan memberikan informasi yang diperlukan kepada DPR RI sebagai bagian dari upaya bersama memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
Selengkapnya

Viral