GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kementerian LH/BPLH Gelar Festival Sungai Cipinang 2025, Ciptakan Lingkungan dan Ruang Nyaman Bagi Masyarakat

Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH) menyelenggarakan kegiatan Festival Sungai Cipinang 2025. 
Sabtu, 1 November 2025 - 18:02 WIB
Kementerian LH/BPLH Gelar Festival Sungai Cipinang 2025, Ciptakan Lingkungan dan Ruang Nyaman Bagi Masyarakat
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH) menyelenggarakan kegiatan Festival Sungai Cipinang 2025

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama memulihkan ekosistem Daerah Aliran Sungai (DAS) Cipinang yang kini menghadapi tekanan berat akibat padatnya permukiman dan meningkatnya aktivitas penduduk. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Holding Industri Pertambangan Indonesia, MIND ID, bersama Anggota Grup ikut mendukung program ini sebagai komitmen terhadap tanggung jawab perusahaan dalam mewujudkan kelestarian alam. 

Adapun, Sungai Cipinang, yang membentang sepanjang 30,4 kilometer dari Situ Jatijajar, Depok, hingga Banjir Kanal Timur (BKT) Jakarta Timur, menjadi tumpuan hidup bagi lebih dari 1,2 juta jiwa. 

Namun, meningkatnya aktivitas penduduk membuat sungai ini kini tergolong dalam kategori cemar berat. 

Karena itu, pemerintah menetapkan Sungai Cipinang sebagai pilot project pengelolaan sungai berbasis masyarakat.

Dalam momentum ini, berbagai kegiatan digelar, antara lain penanaman pohon di area Waduk Dukuh I, pengerukan sedimen di segmen 3 Kelurahan Dukuh, pelepasan ikan secara simbolis, bazar UMKM, dan kegiatan mancing bersama komunitas.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono dalam sambutannya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian alam di Sungai Cipinang. 

Menurutnya, Sungai Cipinang mampu menyediakan air tetapi juga mampu menjadi ruang yang baik untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. 

"Sungai adalah sumber kehidupan, dan kita harus jaga airnya untuk tetap bersih. Kita butuh sungai untuk hidup dan menjamin kesejahteraan hidup kita," katanya. 

Dalam kesempatan tersebut, Diaz juga mengajak masyarakat untuk ikut aktif menanam pohon baik di sekitar sungai dan tempat tinggal. 

Menurutnya, pohon menjadi satu-satunya pemasok oksigen alami yang mencukupi setiap individu masyarakat. 1 pohon mampu memproduksi oksigen sebanyak 1 kg hingga 50 kg per hari. Kebutuhan oksigen manusia per hari mencapai 0,8kg hingga 1kg per hari. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Intinya kita hidup butuh 1 pohon. Jadi sepanjang hidup kita, kalau memungkinkan kita harus bisa tanam dan tanam banyak pohon," pungkasnya. 

Corporate Secretary MIND ID Pria Utama mengatakan bahwa sungai memiliki makna yang dalam bagi kehidupan masyarakat sekaligus bagi keberlangsungan industri pertambangan Indonesia. 
 
Bagi MIND ID, sungai menjadi salah satu sumber energi yang menopang aktivitas industri pertambangan. Oleh karena, Pria menyampaikan Grup MIND ID akan terus konsisten mendukung berbagai upaya pemulihan dan konservasi ekosistem sungai sebagai bagian dari tanggung jawab kami menjaga keseimbangan alam.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Alun-ALun Karawang Bakal Jadi Kota Tua, Dedi Mulyadi Siapkan Kejutan "Pesan Cinta" di Jalan Tuparev

Alun-ALun Karawang Bakal Jadi Kota Tua, Dedi Mulyadi Siapkan Kejutan "Pesan Cinta" di Jalan Tuparev

Wajah Kabupaten Karawang, khususnya di kawasan Jalan Tuparev dan Alun-alun, dipastikan akan berubah total. 
Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Polemik jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MPR RI beri klarifikasi
Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Timnas Indonesia U-17 menjadi pesakitan di Grup B Piala Asia U-17 setelah kalah dari Jepang di laga terakhir babak penyisihan Grup. 
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.

Trending

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Klasemen Akhir Grup B Piala Asia U-17: Jepang dan China Lolos Perempat Final, Timnas Indonesia Tersingkir Akibat Selisih Gol

Timnas Indonesia U-17 menjadi pesakitan di Grup B Piala Asia U-17 setelah kalah dari Jepang di laga terakhir babak penyisihan Grup. 
Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Polemik jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MPR RI beri klarifikasi
Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Kurniawan Dwi Yulianto Pusing, Jalan Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 Terhenti Usai Jepang Sapu Bersih Grup B

Timnas Indonesia U-17 gagal ke perempat final Piala Asia U-17 setelah dikalahkan oleh Jepang di laga terakhir Grup B pada Selasa (12/5/2026) malam WIB. 
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ini Permintaan Hector Souto pada AFI Usai Bawa Timnas Futsal Indonesia ke Peringkat ke-14 Ranking FIFA

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa pelatih sekaligus direktur teknik Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, telah memberikan sejumlah masukan penting untuk pengembangan futsal nasional ke depan.
DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Selengkapnya

Viral