GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Eggi Sudjana Terlapor Kasus Ijazah Palsu Jokowi Belum juga Diperiksa, Polda Metro Jaya: Alasan Sakit dan Berobat ke Luar Negeri

Penyidikan kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) terus berlanjut di Polda Metro Jaya.
Sabtu, 1 November 2025 - 22:41 WIB
Ijazah Jokowi
Sumber :
  • Tim tvOne/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Penyidikan kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) terus berlanjut di Polda Metro Jaya.

Hingga kini, penyidik telah memeriksa ratusan saksi dan belasan terlapor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, satu nama terlapor masih belum bisa dimintai keterangan karena alasan sakit dan tengah menjalani pengobatan di luar negeri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyebut hingga saat ini penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah melakukan pemeriksaan terhadap 4 korban pelapor, 117 saksi, serta 11 terlapor.

“Satu terlapor berinisial ES belum dilakukan pemeriksaan sebagai saksi. Panggilan sudah dua kali dikirim dan diterima oleh keluarga maupun pengacaranya, tetapi yang bersangkutan tidak hadir dengan alasan sedang sakit keras dan berobat ke luar negeri,” ujar Budi Hermanto, Sabtu (1/11/2025).

Budi menambahkan, pihak keluarga dan pengacara ES telah menyerahkan surat keterangan sakit dan rekam medis sebagai bukti pendukung ketidakhadiran klien mereka. Meski demikian, polisi menegaskan proses penyidikan tidak terhambat.

“Sejauh ini tidak ada hambatan. Proses tetap berjalan sesuai SOP. Penyidik tetap berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan sejak awal penyidikan,” tegasnya.

Selain memeriksa saksi dan terlapor, penyidik juga telah meminta keterangan dari 25 ahli, di antaranya ahli hukum pidana, ahli dokumen, hingga ahli bahasa.

Dari jumlah itu, 19 ahli telah diperiksa, sementara 6 lainnya masih menunggu jadwal pemanggilan.

Budi menjelaskan, dalam waktu dekat penyidik akan menggelar expose atau gelar perkara bersama Jaksa Penuntut Umum Kejati DKI Jakarta untuk membahas hasil temuan dan menentukan langkah hukum berikutnya.

“Gelar perkara dengan jaksa sudah dijadwalkan. Itu bagian dari koordinasi rutin dalam tahapan penyidikan sebelum menentukan siapa yang patut disangka melakukan tindak pidana,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan, Polda Metro Jaya berkomitmen mengusut tuntas kasus dugaan ijazah palsu tersebut secara profesional dan proporsional, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Komitmen kami jelas, kasus ini akan diproses tuntas dan transparan sesuai SOP,” tandas Budi. (rpi/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Dorong Warga Jaga Toleransi dan Kerukunan

Tahun Baru Imlek, Pemprov DKI Dorong Warga Jaga Toleransi dan Kerukunan

Dalam rangka Tahun Baru Imlek 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong masyarakat tetap menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Bandung BJB Tandamata Resmi Berpisah dengan Anastasia Guerra Jelang Final Four Proliga 2026

Tim voli putri Bandung BJB Tandamata resmi berpisah dengan pemain asingnya yakni Anastasia Guerra jelang babak final four Proliga 2026.
PLTS 6,3 MWp Dipasang di Fasilitas SPINDO, Dukung Transisi Energi Industri

PLTS 6,3 MWp Dipasang di Fasilitas SPINDO, Dukung Transisi Energi Industri

PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (SPINDO) menjalin kerja sama dengan iForte Energi Nusantara dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di lingkungan operasional perusahaan.
Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atap rumah warga di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga, Selasa (17/2).
Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Berdasarkan perhitungan hisab, Kemenag memperkirakan 1 Ramadan 1447 Hijriah secara astronomis berpotensi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.
BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi umumkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT