News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik Sumber Air Kemasan Dinilai Menyesatkan, DPR: Industri Sudah Diawasi Ketat dan Tak Ganggu Air Warga

Anggota DPR Rizal Bawazier menilai polemik sumber air kemasan menyesatkan publik. Industri air minum dinilai telah diawasi ketat dan aman bagi masyarakat.
Minggu, 2 November 2025 - 15:14 WIB
Air minum dalam kemasan (AMDK) AQUA jadi perhatian serius publik seusai viral masalah sumber air yang dipakai.
Sumber :
  • Danone Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com — Anggota Komisi VI DPR RI Rizal Bawazier menegaskan bahwa polemik terkait sumber air kemasan yang ramai dibahas publik belakangan ini bisa menimbulkan kesalahpahaman luas dan merugikan industri air minum dalam kemasan (AMDK) yang telah menjalankan proses produksi sesuai aturan ketat pemerintah.

Menurut Rizal, banyak masyarakat yang belum memahami perbedaan antara pengambilan air oleh rumah tangga dan oleh industri. Padahal, kata dia, dua proses itu tidak bisa disamakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau perusahaan sudah sesuai standar, pasti akan kita dukung. Jangan sampai persoalan seperti ini justru menyulitkan industri yang mempekerjakan banyak orang,” ujar Rizal dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (2/11/2025).

DPR Pastikan Industri Air Kemasan Patuhi Standar Ketat

Rizal menjelaskan, pemerintah sudah mengatur dengan tegas bahwa perusahaan air minum mengambil air dari akuifer dalam — lapisan air tanah yang jauh di bawah permukaan bumi dan tidak bersinggungan dengan sumber air warga. Karena itu, praktik industri AMDK sama sekali tidak mengganggu pasokan air masyarakat.

“Regulasi pemerintah mengarahkan industri air minum untuk mengambil air dari lapisan akuifer dalam, bukan dari sumur dangkal yang digunakan warga,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa air kemasan berlabel SNI dan izin edar BPOM sudah melewati uji mutu yang ketat, sehingga masyarakat tak perlu khawatir mengonsumsi produk resmi yang beredar di pasaran.

Lebih lanjut, DPR berencana menggandeng Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) untuk meluruskan kesalahpahaman publik soal isu sumber air kemasan.

Aspadin: Pengambilan dari Akuifer Dalam Lazim di Seluruh Dunia

Senada dengan Rizal, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Indonesia (Aspadin), Rachmat Hidayat, menyebut praktik pengambilan air dari akuifer dalam melalui sumur bor merupakan prosedur yang sah dan dilakukan secara global.

“Air industri AMDK diambil dari akuifer dalam dengan proses pengeboran khusus dan pengawasan ketat. Secara ilmiah dapat dibuktikan melalui studi hidroisotop bahwa akuifer dangkal dan akuifer dalam tidak saling terhubung,” ujar Rachmat.

Ia menambahkan, selama produk air kemasan memiliki izin BPOM dan SNI, maka sumber airnya telah diverifikasi dan aman dikonsumsi masyarakat.

Momentum Edukasi Publik

Rachmat menilai, polemik yang berkembang saat ini seharusnya tidak dijadikan bahan kekhawatiran, melainkan momentum untuk mengedukasi publik tentang perbedaan sumber air dangkal dan akuifer dalam.

“Polemik ini seharusnya jadi momen edukasi, bukan ketakutan. Air kemasan legal sudah pasti memenuhi seluruh syarat kesehatan dan keselamatan,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak memperpanjang isu yang belum tentu benar, karena justru berpotensi merugikan industri dan masyarakat luas.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak ragu membeli produk AMDK yang legal dan berizin. Semua sudah diawasi dan dijamin aman oleh pemerintah,” tegasnya.

Polemik sumber air kemasan yang sempat ramai di media sosial dinilai banyak pihak berangkat dari kesalahpahaman publik terhadap proses industri air minum. DPR RI dan Aspadin berharap, melalui klarifikasi ini, masyarakat bisa lebih memahami bahwa industri air minum dalam kemasan di Indonesia beroperasi dengan izin, pengawasan, dan standar mutu yang ketat, sehingga tetap aman bagi masyarakat sekaligus menopang perekonomian nasional. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejagung Panggil Tenaga Ahli BGN hingga Mitra SPPG, Bakal Diperiksa Soal Korupsi Tata Kelola MBG

Kejagung Panggil Tenaga Ahli BGN hingga Mitra SPPG, Bakal Diperiksa Soal Korupsi Tata Kelola MBG

Adapun saksi yang diperiksa diantaranya saksi MNH, IDMAKN selaku Tenaga Ahli pada BGN, MK selaku Mitra SPPG Pejaten Barat, dan GW selaku Staff Keuangan PT NGS.
PB PASI Siapkan 13 Atlet Atletik untuk Asian Games 2026, Ada Lalu Muhammad Zohri Hingga Robi Syianturi

PB PASI Siapkan 13 Atlet Atletik untuk Asian Games 2026, Ada Lalu Muhammad Zohri Hingga Robi Syianturi

PB PASI telah menyiapkan sebanyak 13 atlet atletik yang akan tampil di Asian Games 2026, yang digelar di Aichi-Nagoya, Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
John Herdman Pastikan 2 Pemain Ini Bisa Gabung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman Pastikan 2 Pemain Ini Bisa Gabung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan sinyal kuat bahwa dua tembok kokoh lini belakang Skuad Garuda, Kevin Diks dan Jay Idzes, dipastikan masuk dalam
Viral! Runner Up Raka Raki Jatim Diduga Minta Kekasih Lakukan Aborsi, IRARI Bentuk Tim Independen

Viral! Runner Up Raka Raki Jatim Diduga Minta Kekasih Lakukan Aborsi, IRARI Bentuk Tim Independen

IRARI Jatim akhirnya buka suara terkait dugaan kekerasan seksual yang menyeret TFR. Organisasi membentuk tim independen dan menegaskan keselamatan
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Ini Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 11 Agustus 2026: Virgo Dapat Peran Penting

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak Ini Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 11 Agustus 2026: Virgo Dapat Peran Penting

Memasuki 11 Agustus 2026, sejumlah zodiak diprediksi memiliki momentum positif dalam urusan karier. Siapa saja yang penuh keberuntungan di tempat kerja besok?
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral