Ternyata Hal Ini yang Bikin Bripda Waldi Naik Pitam dan Habisi Nyawa Dosen Jambi Kekasih Hatinya, Polisi: Saat Keduanya Berada di Kamar...
- Kolase tvOnenews.com/ istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Pembunuhan dosen Institut Administrasi dan Kesehatan (IAKSS) Setih Setio, Muara Bungo, Erni Yuniati (37) perlahan terungkap setelah pengakuan muncul dari Bripda Waldi (22).
Diketahui, Bripda Waldi dan Erni adalah sepasang kekasih yang telah menjalin hubungan sejak April 2025 lalu.
Namun, kisah cinta yang terpaut usia jauh ini berakhir tragis. Bripda Waldi tega menghabisi nyawa dosen wanita tersebut.

- Kolase TikTok/@via.bimo & Istimewa
Mulanya, Bripda Waldi sempat mencoba berkelit. Ia bahkan berusaha menutupi aksi kejinya dengan menjual barang berharga milik perempuan 37 tahun itu.
Mobil, motor, perhiasan, dan handphone dibawa kabur setelah ia tega menghabisi nyawa kekasih hatinya itu.
Menurut polisi, oknum Polres Tebo, Jambi itu berencana menjual barang-barang tersebut dan menghilangkan jejak pembunuhan yang telah dilakukannya.
Namun, rencana jahat itu tidak berhasil karena pihak kepolisian lebih cepat mengamankan Bripda Waldi.
Adapun jasad dosen wanita itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan oleh seorang saksi yang juga tetangga.
Erni ditemukan dengan kondisi terbujur kaku, bagian wajah tertutupi bantal serta kakinya ditutupi selimut.
Semakin mirisnya, perempuan 37 tahun itu ditemukan hanya mengenakan pakaian dalam.
Kronologi Pembunuhan Dosen di Jambi

- Tangkapan layar
Kapolres Bungo, Natalena Eko Cahyono mengatakan mulanya keduanya memang merencanakan untuk bertemu.
Malam hari sekitar pukul 23.30, mereka selesai membeli makan dan masuk ke kediaman sang dosen wanita.
"Antara pelaku dan korban itu memasuki rumah korban," kata Natalena.
Namun, saat itu cekcok masih belum terjadi. Sampai akhirnya, sekitar setengah 3 pagi, suasana memanas hingga Bripda Waldi gelap mata.
Sang dosen pun akhirnya dibunuh oleh polisi muda itu karena merasa sakit hati.
Pengakuan Bripda Waldi

- Tim tvOne/Darlianto
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus pembunuhan dosen di Jambi tersebut.
Bripda Waldi pun sudah diamankan untuk diperiksa dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Load more