Arsenal Dapat 'Privilege' Besar di Liga Champions Usai Jadi Juara Fase Liga
- REUTERS/Daniele Mascolo
tvOnenews.com - Arsenal menjalani fase liga Liga Champions UEFA 2025/26 dengan nyaris sempurna.
Dalam format baru kompetisi elite Eropa itu, The Gunners tampil dominan sejak laga pertama hingga memastikan tiket ke babak 16 besar jauh sebelum fase liga berakhir.
Pasukan Mikel Arteta menyapu bersih tujuh pertandingan dengan tujuh kemenangan beruntun.
Hasil tersebut mengantar Arsenal mengoleksi 21 poin penuh, disertai selisih gol impresif +18 dari total 20 gol yang dicetak dan hanya dua kali kebobolan.

- Reuters/Peter Cziborra
Catatan tersebut memastikan Arsenal finis di puncak klasemen fase liga dan berstatus sebagai tim unggulan di babak gugur.
Posisi ini bukan hanya impresif, tetapi juga menghadirkan sejumlah keuntungan strategis dalam perjalanan mereka di Liga Champions musim ini.
Salah satu kemenangan paling mencolok terjadi saat Arsenal menaklukkan Inter Milan 3-1 di San Siro.
Bermain di bawah tekanan publik tuan rumah, The Gunners tampil tenang dan efektif.
Sundulan Gabriel Jesus serta gol Viktor Gyökeres menjadi simbol bagaimana Arsenal mampu menggabungkan kekuatan fisik, kecerdasan taktik, dan efisiensi penyelesaian akhir.
Selain Inter, Arsenal juga sukses mengatasi tim-tim kuat seperti Bayern Munich dan Atletico Madrid.
Rentetan hasil tersebut mempertegas status mereka sebagai salah satu penantang serius gelar Liga Champions 2025/26.
Arsenal masih memiliki satu pertandingan fase liga melawan Kairat Almaty. Namun laga ini sudah tidak memengaruhi posisi mereka di puncak klasemen.
Bahkan dengan hasil imbang sekalipun, Arsenal tetap finis sebagai juara fase liga.
Hasil pertandingan tersebut juga tidak akan memengaruhi siapa calon lawan Arsenal di babak 16 besar.
Fokus Arteta dan tim kini sepenuhnya tertuju pada fase gugur, dengan persiapan yang jauh lebih matang.
Sebagai tim yang finis di delapan besar fase liga, Arsenal langsung lolos ke babak 16 besar tanpa harus melewati babak play-off.
Ini menjadi keuntungan besar dibandingkan tim peringkat 9 hingga 24 yang masih harus bertarung di fase tambahan.
Selain menghindari jadwal padat di bulan Februari, Arsenal juga mendapatkan waktu pemulihan lebih panjang.
Load more