News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bripda Waldi Terduga Pelaku Pembunuhan Dosen Cantik di Jambi Disebut Ulet, Licik hingga Kalau Belum Ada Bukti Pantang untuk Mengakui

Bripda Waldi (22) terduga pelaku pembunuhan seorang dosen cantik berinisial EY (37) di Jambi disebut-sebut sebagai orang yang ulet, licik hingga pantang mengakui kalau belum ada bukti.
Rabu, 5 November 2025 - 11:43 WIB
Bripda Waldi dan dosen cantik berinisial EY di Jambi
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Bripda Waldi (22) terduga pelaku pembunuhan seorang dosen cantik berinisial EY (37) di Jambi disebut-sebut sebagai orang yang ulet, licik hingga pantang mengakui kalau belum ada bukti.

Hal ini diungkapkan Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terang-terangan Natalena menyebut penyidik harus bekerja ekstra karena Bripda Waldi punya cara rapi untuk menghilangkan jejak kejahatannya.

Selain itu, dia juga menyebut pelaku merupakan sosok yang penuh tipu daya saat menghadapi pemeriksaan.

tvonenews

"Pelaku ini ulet dan licik. Jadi, belum ada bukti, pantang untuk dia mengakui. Walaupun kami tidak mengejar pengakuan pelaku," katanya dikutip Rabu (5/11/2025).

Meski demikian, pelaku berhasil diamankan pada Minggu (2/11/2025). Dia diamankan di kawasan Tebo Tengah sehari setelah korban ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di kediamannya di Dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, pada Sabtu (1/11/2025).

Salah satu cara ulet dan licik yang dilakukan Bripda Waldi adalah dengan menghilangkan seluruh jejak di lokasi pembunuhan.

Berdasarkan keterangan di lapangan, pelaku sengaja membersihkan TKP agar proses identifikasi menjadi sulit.

"Pelaku ini ulet dan licik. Kenapa? Ya karena dari awal proses ini pelaku berusaha menghilangkan jejak, sempat dipel atau dilap, sehingga jejaknya sangat sulit jika hanya berdasarkan TKP yang ada," terangnya.

Bripda Waldi dan dosen cantik berinisial EY di Jambi
Bripda Waldi dan dosen cantik berinisial EY di Jambi
Sumber :
  • Tangkapan layar

 

Kelicikan lainnya, yakni dia mengambil alih ponsel milik korban usai menghabisi nyawanya.

Ketika teman korban mengirim pesan WhatsApp, Bripda Waldi membalas pesan itu seolah-olah dirinya adalah korban.

Tujuan adalah untuk menciptakan alibi bahwa korban masih hidup. Akan tetapi, kecurigaan muncul karena saat HP korban ditelepon tidak pernah diangkat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"HP korban di dalam mobil. Jadi sempat ada WhatsApp dengan salah satu saksi sahabat korban. Ketika pagi itu yang menjawab kami menduga sudah bukan lagi korban. Sudah ditelepon tidak menjawab. Dari situ kami lakukan pengembangan. Dari situ tahu siapa pelakunya," katanya.

Bripda Waldi juga diduga mengambil barang-barang milik korban seperti iPhone, perhiasan, mobil Honda Jazz hingga sepeda motor Honda PCX seolah-olah korban tewas karena dirampok.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Ngeri! Rekonstruksi Ungkap Balita 20 Bulan Diduga Ditenggelamkan Berulang Kali ke Ember hingga Muntah

Rekonstruksi kasus kematian bayi 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan aksi ayah tiri mencelupkan korban berulang kali ke ember hingga muntah.
Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru Kembali Erupsi Hari Ini, Awan Panas dan Lontaran Batu Masih Jadi Ancaman

Gunung Semeru, gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang intens, pada Selasa (3/11/2026) siang.
Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kembali Merumput Bersama Sassuolo, Jay Idzes Bicara Jujur soal Kondisinya Jelang FIFA Matchday November 2026

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, berbicara soal kondisinya jelang FIFA Matchday November 2026. Sang bek tengah sudah kembali merumput bersama Sassuolo dalam laga kontra Fiorentina.
Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Manajer Persib, Umuh Muchtar, optimistis Persib Bandung mampu membawa pulang poin penuh meski harus menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jadwal pertandingan.
6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

Kasus kematian balita 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan kekerasan berulang, temuan luka lama, hingga jasad yang sempat dikuburkan.
Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

YouTuber Herri Pras memaparkan detik-detik dirinya diduga digeruduk orang tak dikenal yang videonya viral di media sosial. Salah satu yang disinggungnya, yakni adanya kendaraan berpelat merah.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pesan Bijak Tokoh Agama Anwar Abbas soal Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Herri Pras di dunia maya cukup terkenal karena kontroversi. Sebelum kejadian ini, konten kreator pernah menyinggung penceramah UAS dan UAH menuai kecaman.
Selengkapnya

Viral