News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jejak Tangan Dingin Antasari Azhar: Inilah Kasus-Kasus Raksasa yang Pernah Ditumbangkan KPK

Antasari Azhar, mantan Ketua KPK 2007–2009, wafat. Inilah perjalanan karier dan deretan kasus besar yang ditanganinya selama memimpin lembaga antirasuah.
Sabtu, 8 November 2025 - 14:36 WIB
Antasari Azhar
Sumber :
  • Muhammad Iqbal-Antara

Jakarta, tvOnenews.com — Kabar duka menyelimuti dunia hukum Indonesia. Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2007–2009, Antasari Azhar, meninggal dunia pada Sabtu (8/11/2025). Kabar wafatnya disampaikan oleh kuasa hukumnya, Boyamin Saiman, yang memohon doa agar almarhum mendapat tempat terbaik dan keluarga diberi ketabahan.

Antasari Azhar dikenal publik sebagai salah satu sosok penting dalam perjalanan pemberantasan korupsi di Indonesia. Lahir di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, pada 18 Maret 1953, Antasari menempuh pendidikan dasar di SD Negeri 1 Belitung, lalu melanjutkan studi di Jakarta sebelum akhirnya menuntaskan kuliah di Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, Palembang. Sejak masa mahasiswa, ia sudah aktif berorganisasi dan pernah menjabat Ketua Senat Fakultas Hukum serta Ketua Badan Perwakilan Mahasiswa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karier profesionalnya dimulai di Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Departemen Kehakiman pada 1981. Empat tahun kemudian, ia beralih menjadi jaksa fungsional di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat. Kedisiplinan dan ambisinya untuk terus belajar membuat kariernya terus menanjak — dari Kasi Penyidikan Korupsi Kejati Lampung, Kasi Pidana Khusus Kejari Jakarta Barat, hingga Kepala Kejaksaan Negeri Baturaja.

Namanya mulai dikenal publik saat menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (2000–2007). Salah satu peristiwa yang menyorot perhatian kala itu adalah kegagalannya mengeksekusi Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto) setelah keluarnya putusan Mahkamah Agung. Banyak pihak menilai proses eksekusi terkesan terlambat, namun Antasari membantah tudingan tersebut dan menegaskan semua prosedur dijalankan sesuai hukum.

Meski sempat diterpa kontroversi, karier Antasari justru mencapai puncak ketika ia terpilih menjadi Ketua KPK pada Desember 2007. Dalam pemilihan di Komisi III DPR, ia berhasil mengungguli kandidat lain, termasuk Chandra M. Hamzah. Di bawah kepemimpinannya, KPK mencatat sejumlah gebrakan besar yang mengguncang dunia hukum dan politik Indonesia.

Salah satu kasus paling fenomenal yang ditangani adalah kasus suap BLBI yang melibatkan jaksa Urip Tri Gunawan dan pengusaha Artalyta Suryani. Keduanya tertangkap basah dalam operasi tangkap tangan (OTT) setelah menerima suap Rp6 miliar terkait penanganan kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) milik Syamsul Nursalim. Peristiwa itu menggemparkan publik karena melibatkan aparat penegak hukum sendiri.

Tak berhenti di situ, di era kepemimpinan Antasari, KPK juga menangani kasus alih fungsi hutan lindung Tanjung Pantai Air Telang, Sumatera Selatan, yang menyeret anggota DPR Al Amin Nur Nasution. Al Amin terbukti menerima suap untuk mengatur izin pelepasan kawasan hutan menjadi pelabuhan Tanjung Api-Api. Dalam proses penyidikan, KPK juga menemukan adanya komisi yang diminta Al Amin kepada perusahaan penyedia alat GPS di Departemen Kehutanan, dengan ancaman jika tidak dipenuhi maka proyek tidak akan disetujui.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah-langkah tegas Antasari membuat KPK di masanya dikenal berani dan agresif. Namun karier gemilang itu tak lepas dari ujian berat ketika ia sendiri tersandung kasus hukum pada 2009, yang kemudian mengakhiri masa jabatannya di KPK. Meski begitu, banyak pihak menilai perannya sebagai sosok reformis hukum tetap tak bisa dihapus dalam sejarah pemberantasan korupsi di Indonesia.

Kini, kepergian Antasari Azhar menjadi momen refleksi bagi dunia hukum tanah air. Ia dikenang sebagai sosok idealis yang berani melawan arus dan membuka lembar baru dalam perjalanan panjang penegakan hukum di Indonesia. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dominasi Tak Berbuah Kemenangan, Hendri Susilo Beberkan Masalah Besar Malut United

Dominasi Tak Berbuah Kemenangan, Hendri Susilo Beberkan Masalah Besar Malut United

Pelatih Malut United Hendri Susilo mengungkap alasan skuadnya kalah dari Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Agen Sudah di Italia! Mateta Sepakati Gaji 3,5 Juta Euro, Transfer ke AC Milan Tinggal Menghitung Jam?

Agen Sudah di Italia! Mateta Sepakati Gaji 3,5 Juta Euro, Transfer ke AC Milan Tinggal Menghitung Jam?

Klub Liga Italia,  AC Milan mendapatkan angin segar dalam perburuan Jean-Philippe Mateta pada bursa transfer musim dingin kali ini.
Duo Cisse di San Siro! Usai El Hadj Malick, AC Milan Kini Pastikan Kedatangan Alphadjo Cisse Jelang Bursa Transfer Musim Dingin Tutup

Duo Cisse di San Siro! Usai El Hadj Malick, AC Milan Kini Pastikan Kedatangan Alphadjo Cisse Jelang Bursa Transfer Musim Dingin Tutup

AC Milan menunjukkan ketegasan langkahnya dalam mengamankan talenta muda potensial untuk masa depan klub.
Belum Rasakan Podium Juara di MotoGP, Pedro Acosta: KTM dan Saya Masih Punya Kelemahan

Belum Rasakan Podium Juara di MotoGP, Pedro Acosta: KTM dan Saya Masih Punya Kelemahan

Pedro Acosta pun menyadari ekspektasi besar yang mengiringinya bersama KTM di kelas utama MotoGP
Begini Adab Pinjam Uang dalam Islam

Begini Adab Pinjam Uang dalam Islam

Seringkali peminjam uang melupakan, bagaimana adabnya ketika meminta bantuan pinjam dana. Ini pesan bijak Buya Yahya
Ketua DPD Golkar DKI Jakarta: Jangan Campur Adukan Politik dan Agama

Ketua DPD Golkar DKI Jakarta: Jangan Campur Adukan Politik dan Agama

Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar menyebut acara kerohanian partai jangan dicampuradukkan antara politik dengan agama.

Trending

Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Gagal ke Final Australian Open, Jannik Sinner Akui Kekalahan dari Djokovic Sangat Menyakitkan

Petenis Italia Jannik Sinner harus menelan salah satu kekalahan paling menyakitkan dalam kariernya setelah takluk dari Novak Djokovic pada babak semifinal Australian Open.
4 Pemain Kelas Dunia yang Bisa Direkrut Persib Jelang Penutupan Bursa Transfer Paruh Musim Super League, Nomor 1 Bisa Temani Federico Barba

4 Pemain Kelas Dunia yang Bisa Direkrut Persib Jelang Penutupan Bursa Transfer Paruh Musim Super League, Nomor 1 Bisa Temani Federico Barba

Persib Bandung masih adem ayem di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026, tapi peluang merekrut 4 pemain kelas dunia untuk menemani Federico Barba masih terbuka.
Rizky Ridho Kasih Salam Perpisahan kepada Rio Fahmi dan Hansamu Yama, Isyarat Jadi Pemain yang Dilepas Persija Jakarta?

Rizky Ridho Kasih Salam Perpisahan kepada Rio Fahmi dan Hansamu Yama, Isyarat Jadi Pemain yang Dilepas Persija Jakarta?

Meski belum diumumkan secara resmi, namun kapten Persija Jakarta Rizky Ridho seolah memberi isyarat jika Rio Fahmi dan Hansamu Yama akan dilepas Macan Kemayoran
12 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 1 Februari 2026: Angka Hoki Aries hingga Pisces, Siapa Paling Hoki?

12 Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 1 Februari 2026: Angka Hoki Aries hingga Pisces, Siapa Paling Hoki?

Ramalan keuangan zodiak 1 Februari 2026 membahas Aries hingga Pisces, lengkap dengan angka hoki, peluang rezeki, kondisi finansial, dan zodiak paling hokii
Frustrasi Tak Kunjung Dapat Striker Baru, Juventus Pertimbangkan Reunian dengan Pemain Veteran?

Frustrasi Tak Kunjung Dapat Striker Baru, Juventus Pertimbangkan Reunian dengan Pemain Veteran?

Pencarian Juventus soal striker baru yang tak kunjung mendapatkan titik terang berdampak pada kabar tidak terduga menjelang penutupan bursa transfer musim dingin. Nama Alvaro Morata mencuat.
4 Nama Sudah Dikantongi, Langkah John Herdman Bidik Pemain Keturunan Top Eropa Dipuji Media Vietnam

4 Nama Sudah Dikantongi, Langkah John Herdman Bidik Pemain Keturunan Top Eropa Dipuji Media Vietnam

Langkah Timnas Indonesia dalam proyek naturalisasi kembali menyedot perhatian media luar negeri. Media Vietnam puji langkah John Herdman bidik pemain top Eropa.
Riza Chalid Cs Diduga Gunakan Buzzer, Polri dan Kejagung Diminta

Riza Chalid Cs Diduga Gunakan Buzzer, Polri dan Kejagung Diminta

Dugaan kasus korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina yang melibatkan Riza Chalid Cs terus bergulir dan menjadi sorotan tajam publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT