News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Menteri PPPA Dorong Program Sekolah Ramah Anak

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan total terhadap program sekolah ramah anak usai insiden ledakan yang mengguncang SMAN 72 Jakarta, pada Jumat (7/11/2025).
Sabtu, 8 November 2025 - 22:17 WIB
potret depan SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara
Sumber :
  • ANTARA/Mario Sofia Nasution

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan perlunya evaluasi dan penguatan total terhadap program sekolah ramah anak usai insiden ledakan yang mengguncang SMAN 72 Jakarta, pada Jumat (7/11/2025).

Arifah menilai tragedi tersebut menjadi pengingat penting bahwa sekolah harus benar-benar menjadi ruang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan bagi anak-anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi memang perlu penguatan sekolah ramah anak. Sekolah ramah anak itu kan adalah sekolah yang aman, nyaman, sehat, bersih, kemudian inklusif dan bebas dari kekerasan. Nah ini perlu penguatan kembali dilakukan bersama-sama,” ujar Arifah usai menjenguk para korban ledakan di RS Islam Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Sabtu (8/11/2025).

Arifah menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa yang terjadi di lingkungan pendidikan tersebut. Ia berharap seluruh korban, baik siswa maupun tenaga pendidik, dapat segera pulih secara fisik dan psikis.

“Tadi saya menjenguk anak-anak yang menjadi korban dari peristiwa yang terjadi di SMA Negeri 72 Jakarta. Kita menyampaikan empati dan tetap menyemangati anak-anak dan juga keluarga yang hadir di situ untuk supaya mereka tidak patah semangat untuk melanjutkan sekolah,” tutur Arifah.

Menurut Arifah, pendampingan psikologis akan menjadi fokus utama Kementerian PPPA bersama sejumlah pihak. Pendampingan tidak hanya diberikan kepada korban yang masih dirawat di rumah sakit, tetapi juga bagi guru, orang tua, dan siswa lain di sekolah tersebut.

“Kita akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait ya. Karena yang dilakukan pendampingan ini bukan hanya sekarang yang sedang sakit, guru, orang tua dan juga siswa lain yang ada di sekolah itu menurut saya sangat penting dilakukan pendampingan,” jelasnya.

Arifah menekankan bahwa penguatan sekolah ramah anak tidak bisa dijalankan oleh Kementerian PPPA sendiri. Diperlukan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat agar setiap anak mendapatkan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan inklusif.

“Ini perlu kolaborasi dari berbagai pihak, dari pihak sekolah, keluarga, dan juga masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program tersebut akan dibahas dalam rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, yang akan digelar besok. Rapat itu akan melibatkan Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dinas Sosial, Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi), serta pihak kepolisian.

“Iya, salah satunya itu (program sekolah ramah anak bakal dibahas dalam rapat koordinasi),” kata Arifah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Arifah juga menyoroti dugaan bahwa insiden ledakan di SMAN 72 berawal dari perundungan. Ia mendorong pihak kepolisian untuk menuntaskan penyelidikan agar motif di balik peristiwa tersebut terungkap secara terang benderang.

“Kita tunggu saja hasil penyelidikan yang sedang dilakukan. Sudah ada yang menangani, kalau kita kan lebih kepada perlindungan dan memberikan pemulihan,” pungkasnya. (agr/raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Angkat Bicara soal Perlintasan Sebidang Tanpa Penjaga: DKI Siap Dukung, Tapi Kewenangan Ada di KAI

Pramono Angkat Bicara soal Perlintasan Sebidang Tanpa Penjaga: DKI Siap Dukung, Tapi Kewenangan Ada di KAI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan posisi Pemprov DKI dalam polemik keselamatan perlintasan sebidang kereta api yang kembali menjadi sorotan nasional
Ratusan Warga Pati Marah! Geruduk Ponpes di Tlogosari, Buntut Kiyai Cabuli 50 Santriwati hingga Ada yang Hamil

Ratusan Warga Pati Marah! Geruduk Ponpes di Tlogosari, Buntut Kiyai Cabuli 50 Santriwati hingga Ada yang Hamil

Ratusan warga geruduk pondok pesantren putri di Desa Tlogosari, Tlogowungu, Pati, pada Sabtu (3/5/2026), buntut pencabulan puluhan santriwati oleh oknum kiyai.
Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Pihak Taksi Green SM pada 4 Mei 2026 soal Kecelakaan Kereta di Bekasi

Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Pihak Taksi Green SM pada 4 Mei 2026 soal Kecelakaan Kereta di Bekasi

Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan pihak taksi Green SM pada 4 Mei 2026 terkait kecelakaan kereta yang terjadi di Bekasi pada Senin (27/4/2026) malam lalu. 
Michael Carrick Tabuh Genderang Perang Jelang Manchester United Hadapi Liverpool: Ini Terasa seperti Final

Michael Carrick Tabuh Genderang Perang Jelang Manchester United Hadapi Liverpool: Ini Terasa seperti Final

Pelatih Manchester United, Michael Carrick, mempersiapkan dirinya untuk pertandingan penting melawan Liverpool di Old Trafford pada Minggu (3/5/2026) malam nanti WIB.
Harga Pangan Jakarta Bergejolak: Cabai Tembus Rp73 Ribu, Minyak Curah Melonjak Tajam!

Harga Pangan Jakarta Bergejolak: Cabai Tembus Rp73 Ribu, Minyak Curah Melonjak Tajam!

Data dari laman Informasi Pangan Jakarta (infopangan.jakarta.go.id) mencatat lonjakan tajam pada sejumlah komoditas kunci, terutama cabai dan minyak goreng.
Carlos Prates Klaim Lebih Layak Hadapi Islam Makhachev Usai KO JDM di UFC Perth

Carlos Prates Klaim Lebih Layak Hadapi Islam Makhachev Usai KO JDM di UFC Perth

Carlos Prates berhasill menumbangkan Jack Della Maddalena (JDM) lewat KO di UFC Perth, mengklaim lebih layak menjadi penantang berikutnya bagi Islam Makhachev.

Trending

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Ada tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 hingga isu naturalisasi.
Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Beckham Putra mengungkap sosok yang menjadi inspirasinya sejak kecil untuk bermain bola hingga akhirnya berhasil menjadi salah satu bintang di Persib Bandung.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Sebentar Lagi Susul Elkan Baggott

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Sebentar Lagi Susul Elkan Baggott

Para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi untuk klubnya masing-masing di mancanegara. Ada Joey Pelupessy yang sebentar lagi menyusul Elkan Baggott.
Keinginan Pratama Arhan Setelah Resmi Menyandang Gelar Sarjana, Ternyata Bukan Kembali ke Timnas Indonesia?

Keinginan Pratama Arhan Setelah Resmi Menyandang Gelar Sarjana, Ternyata Bukan Kembali ke Timnas Indonesia?

Sama sekali tak singgung keinginan untuk kembali ke Timnas Indonesia, ternyata ini impian Pratama Arhan setelah resmi menyandang gelar S1 Sarjana Manajemen.
Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Respons Tegas Gubernur Dedi Mulyadi usai Tahu Ada Sekelompok Warga Berjaga di Perlintasan Kereta

Baru-baru ini Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan pesan tegas soal adanya sekelompok warga yang berjaga di perlintasan kereta
Trending Topic: KDM Geram Perlintasan Kereta Bekasi Dikuasai Ormas, Masinis Ungkap Kecepatan KA Argo Bromo, hingga Penyebab Kematian Dokter Myta

Trending Topic: KDM Geram Perlintasan Kereta Bekasi Dikuasai Ormas, Masinis Ungkap Kecepatan KA Argo Bromo, hingga Penyebab Kematian Dokter Myta

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler dan paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari KDM yang geram dengan ormas hingga penyebab kematian dr. Myta.
Selengkapnya

Viral