News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPAI Minta APSIFOR Dalami Soal Alasan Terduga Pelaku Nekat Lakukan Aksi Pengeboman di SMAN 72 Jakarta

KPAI minta APSIFOR telusuri motif terduga pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta. Diduga korban bullying, penyelidikan masih berlanjut bersama KPPA dan psikolog.
Minggu, 9 November 2025 - 21:45 WIB
SMAN 72 Jakarta pasca ledakan hebat
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta Asosiasi Psikologi Forensik Indonesia (APSIFOR) untuk menelusuri motif terduga pelaku melakukan aksi pengeboman di SMAN 72 Jakarta, Jumat lalu.

Diketahui, banyak isi yang beredar bahwa terduga pelaku nekat melakukan aksinya karena diduga menjadi korban perundungan atau bullying.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun pihak kepolisian belum dapat memastikan hal tersebut, lantaran penyelidikan atas kasus ini masih terus dilakukan.

“Yang jelas memang semuanya, anak ini (terduga pelaku) kami minta untuk didampingi APSIFOR, Asosiasi Psikolog Forensik, agar mengetahui sampai ke detailnya kenapa motif anak ini melakukan demikian,” ucap Komisioner KPAI, Diyah Puspitarini, di SMAN 72 Jakarta, Minggu (9/11).

Diyah menuturkan, pihaknya juga meminta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) untuk menemui orang tua terduga pelaku guna mendalami apa yang terjadi di lingkungannya.

“Jelas, ini kami meminta dari KPPA juga untuk mendampingi. Tim psikolog dari KPPA, dan juga Peksos, untuk mengetahui apa yang terjadi di lingkungan anak,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, ledakan dahsyat yang mengguncang Masjid SMAN 72 Jakarta Utara pada Jumat (7/11/2025) siang menyisakan duka mendalam sekaligus pertanyaan besar.

Di balik peristiwa mencekam itu, muncul dugaan bahwa pelaku pemasangan bahan peledak merupakan korban bullying yang sudah lama menanggung tekanan berat dari teman-temannya.

Menurut kesaksian eksklusif yang diterima tvOnenews dari salah satu keluarga korban yang merupakan siswa SMAN 72, pelaku disebut sebagai siswa yang dikenal pendiam dan kerap menjadi sasaran ejekan di sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Keterangan dari teman-teman adikku di sekolah, anak ini pendiam dan sering dibully. Dia mau balas dendam ke teman-teman kelas 12, tapi korbannya justru banyak dari kelas 10 dan 11, termasuk satu orang di kantin,” ujar sumber keluarga korban, Sabtu (8/11/2025).

Keterangan itu memperkuat dugaan bahwa motif di balik ledakan tersebut adalah dendam akibat perlakuan tidak menyenangkan dari lingkungan sekolah. Pelaku disebut memasang bahan peledak di tiga titik: masjid, kantin, dan area tempat para pembully sering berkumpul. (aha/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Setang Motor Tersangkut Kabel, Ini Kronologi Siswi SMAN 6 Tewas Terlindas di Jalan Lauser

Setang Motor Tersangkut Kabel, Ini Kronologi Siswi SMAN 6 Tewas Terlindas di Jalan Lauser

Kronologi kecelakaan yang membuat siswi kelas X SMA Negeri 6 Jakarta, berinisial NAP, meninggal dunia akibat terjatuh dari motor yang tersangkut kabel seling dan terlindas bus sekolah di Jalan Lauser, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dibeberkan  Camat Kebayoran Baru Rachmat Mulyadi.
Hadapi Dinamika Global, Pemerintah Didorong Perkuat Fiskal dan Transformasi Ekonomi

Hadapi Dinamika Global, Pemerintah Didorong Perkuat Fiskal dan Transformasi Ekonomi

Pemerintah didorong memperkuat disiplin fiskal, mengoptimalkan diplomasi ekonomi, dan mempercepat transformasi sektor riil guna menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Eksekusi Selesai, PN Jakpus Resmi Serahkan Lahan Hotel Sultan ke Pemerintah

Eksekusi Selesai, PN Jakpus Resmi Serahkan Lahan Hotel Sultan ke Pemerintah

Proses eksekusi pengosongan Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Kamis (18/6), telah selesai. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) resmi menyerahkan lahan ke pemerintah.
4 Catatan Buruk Cristiano Ronaldo Saat Portugal Ditahan Kongo di Piala Dunia 2026, Nomor 2 Paling Disorot

4 Catatan Buruk Cristiano Ronaldo Saat Portugal Ditahan Kongo di Piala Dunia 2026, Nomor 2 Paling Disorot

Di tengah sorotan terhadap permainan Portugal yang hanya mampu menahan imbang Kongo, penampilan Cristiano Ronaldo semalam jadi yang paling bayak dibicarakan.
Guru SD PPPK Tewas Ditusuk Usai Pergoki Pencuri di Rumah, Pelaku Ditangkap di Ogan Ilir

Guru SD PPPK Tewas Ditusuk Usai Pergoki Pencuri di Rumah, Pelaku Ditangkap di Ogan Ilir

Kasus penusukan terhadap seorang guru Sekolah Dasar (SD) berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, akhirnya terungkap. Pelaku berinisial YS yang diduga terlibat aksi pencurian di rumah korban berhasil ditangkap polisi setelah sempat melarikan diri ke Kabupaten Ogan Ilir.
Tegas Sebut Kondisi Indonesia Belum Seperti 1998, Jaringan Cendikiawan Muda Respons Isu Reformasi Jilid II

Tegas Sebut Kondisi Indonesia Belum Seperti 1998, Jaringan Cendikiawan Muda Respons Isu Reformasi Jilid II

Wacana Reformasi Jilid II yang belakangan mengemuka di tengah aksi demonstrasi mahasiswa mendapat tanggapan dari berbagai organisasi kemahasiswaan.

Trending

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Modus Baru Narkoba di Jakarta Timur Terbongkar! Stiker ‘Sedot WC’ Ternyata Jadi Kode Transaksi Sabu dan Tembakau Sintetis

Polda Metro Jaya membongkar modus baru peredaran narkoba di Jakarta Timur menggunakan stiker "Sedot WC" sebagai kode transaksi. Simak cara kerja sistem tempel
Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Heboh Anggota Intel Diamankan Mahasiswa UMY, Polda DIY: Bagian dari Pengawalan Aksi

Seorang pria berpakaian sipil yang diduga anggota intelijen kepolisian diamankan oleh mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (17/6/2026). 
Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo Samai Rekor Lionel Messi di Piala Dunia 2026

Cristiano Ronaldo berhasil menyamai rekor mentereng milik Lionel Messi di Piala Dunia 2026.
Ari Bias Kalah Lagi dalam Kasus Lagu Agnez Mo, Gugatan Rp4,9 Miliar Kandas

Ari Bias Kalah Lagi dalam Kasus Lagu Agnez Mo, Gugatan Rp4,9 Miliar Kandas

Pengadilan Niaga Jakarta Pusat resmi menolak gugatan bernilai Rp4,9 miliar yang diajukan Ari Bias selaku pencipta lagu Bilang Saja terhadap perusahaan hiburan HW Group.
Prabowo Kumpulkan Para Petinggi Bank Himbara, Mau Bahas Apa?

Prabowo Kumpulkan Para Petinggi Bank Himbara, Mau Bahas Apa?

Selain jajaran direksi Bank Himbara, Prabowo juga memanggil Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Wamenkeu Suahasil Nazara, serta CIO Danantara Pandu Sjahrir.
Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Hotel Panik Terpaksa Check Out Sebelum Waktunya

Breaking News! Proses Eksekusi Hotel Sultan, Tamu Hotel Panik Terpaksa Check Out Sebelum Waktunya

Proses eksekusi pengosongan Hotel Sultan diwarnai aksi kepanikan para tamu hotel yang menginap pada Kamis (18/6/2026).
Bung Ropan Mulai Curiga dengan Langkah PSSI Usai DPR Setujui Luke Vickery dan Mitchell Baker Bela Timnas Indonesia

Bung Ropan Mulai Curiga dengan Langkah PSSI Usai DPR Setujui Luke Vickery dan Mitchell Baker Bela Timnas Indonesia

Proses naturalisasi pemain keturunan untuk Timnas Indonesia tampaknya belum akan berhenti dalam waktu dekat usai PSSI datangkan Luke Vickery dan Mitchell Baker.
Selengkapnya

Viral