News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakultas Kedokteran Unpas Menorehkan Sejarah Baru, Cetak 32 Dokter Baru untuk Indonesia Emas 2045

Fakultas Kedokteran Universitas Pasundan (FK Unpas) resmi menorehkan sejarah baru dengan melahirkan 32 dokter baru.
Senin, 10 November 2025 - 17:58 WIB
Fakultas Kedokteran Unpas Menorehkan Sejarah Baru, Cetak 32 Dokter Baru untuk Indonesia Emas 2045
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Fakultas Kedokteran Universitas Pasundan (FK Unpas) resmi menorehkan sejarah baru dengan melahirkan 32 dokter baru.

Sebanyak 32 dokter tersebut pun mengikuti Prosesi Sumpah Profesi Dokter Gelombang I Tahun Akademik 2025- 2026 digelar penuh khidmat di Hotel Tjokro, Jalan Cihampelas, Bandung, Senin (10/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen bersejarah ini menjadi sangat istimewa, bukan hanya karena merupakan angkatan pertama lulusan Fakultas Kedokteran Unpas, tetapi juga karena mereka menempuh perjalanan panjang pendidikan di tengah tantangan pandemi Covid-19 dan berhasil membuktikan ketangguhannya hingga menjadi dokter yang siap mengabdi untuk negeri menuju Indonesia Emas 2045.

Wakil Dekan I FK Unpas, Helmi Rosa Gunadi dalam laporan sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian luar biasa yang diraih oleh para dokter baru.

“FK Unpas meluluskan 32 dokter baru yang telah menyelesaikan tahapan profesi kedokteran dengan dedikasi tinggi melalui pembinaan profesional dan etik. Mereka melewati masa sulit selama pandemi Covid-19 tahun 2020–2023, namun tetap menunjukkan semangat luar biasa,” ujarnya.

Helmi menjelaskan, para lulusan telah menempuh Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) pada periode Agustus 2025, dengan hasil membanggakan.

“Alhamdulillah, capaian kelulusan FK Unpas mencapai 96,97 persen pada ujian pertama kali. Ini bukan hanya prestasi mahasiswa, tetapi juga keberhasilan seluruh civitas akademika FK Unpas yang berkomitmen membina mahasiswa secara akademik, profesional, dan moral,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, tiga lulusan terbaik juga diumumkan yakni peraih 
IPK Tertinggi: dr. Feriannisa N.A. dengan IPK 3,90, Nilai CBT Tertinggi: dr. Salma Nurul (nilai 90) dam Nilai OSCE Tertinggi: dr. M. Luthfi R. (nilai 92,83)

Dokter FK Unpas Siap Jadi Pemimpin Masa Depan

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Vini Adiani Dewi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada lulusan pertama FK Unpas.

“Selamat kepada para dokter baru FK Unpas. Saya melihat dari awal bahwa mereka sudah dipersiapkan dengan baik, bahkan pernah datang ke Dinas Kesehatan Jabar untuk belajar dan memahami permasalahan kesehatan di lapangan,” ucapnya.

Menurutnya, lulusan FK Unpas menunjukkan karakter yang kuat, berakhlak mulia, dan memiliki empati tinggi terhadap masyarakat. 

“Dari sepanjang acara, saya melihat akhlak mereka luar biasa — ada yang membaca Al-Qur’an, ada yang menyampaikan sambutan penuh makna. Ini menandakan dokter-dokter baru ini bukan hanya cerdas, tapi juga memiliki karakter yang utuh,” tuturnya.

Vini menegaskan, para dokter muda ini berpotensi menjadi pemimpin masa depan yang mampu berkontribusi besar bagi bangsa.

“Saya yakin lulusan FK Unpas ini akan menjadi pejuang kesehatan sekaligus panutan masyarakat Jawa Barat dan Indonesia. Mari bersama kita perjuangkan visi Indonesia Emas 2045, karena masa depan bangsa ada di tangan tenaga kesehatan yang berintegritas,” tegasnya.

Dekan FK Unpas, Prof. Wiryawan Permadi tekankan bahwa adab dan empati Jadi pondasi Utama  dan pentingnya membangun dokter yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga dalam adab dan empati.

“Dalam pendidikan kedokteran, kami selalu menanamkan nilai bahwa adab harus didahulukan sebelum ilmu. Etika moral berasal dari hati nurani, dan itu yang kami latih sejak awal kepada mahasiswa kami,” ujar Dekan.

Ia menambahkan, empati menjadi inti dari profesi dokter. “Empati itu bisa dilatih, dan itu adalah inti dari compassion.
 
"Kami ingin lulusan FK Unpas menjadi dokter yang mampu memahami pasien secara manusiawi, bukan hanya dari sisi medis,” tegasnya.

Ia berharap para lulusan pertama ini dapat menjadi pionir dalam pengabdian masyarakat serta terus meningkatkan ilmu, hingga ke jenjang spesialis, atau bahkan menjadi pemimpin lembaga kesehatan di masa depan. 

“FK Unpas memiliki sekitar 400 mahasiswa aktif. Hari ini yang dilantik ada 32 dokter baru. Kami yakin mereka akan membawa nama baik almamater dan berkontribusi luas di masyarakat,” tambahnya.


Sementara, Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Prof. Didi Turmudzi dalam sambutan menyampaikan, “Lulusan FK Unpas jangan pernah rendah diri. Kalian harus bangga, karena pendirian Fakultas Kedokteran Unpas adalah hasil instruksi Presiden, bukan hal yang mudah. FK Unpas berdiri di tengah moratorium pendirian fakultas kedokteran, artinya ini istimewa,” ujar Prof. Didi.

Ia menekankan bahwa perjuangan mahasiswa FK Unpas sangat berat, namun hasilnya kini menjadi kebanggaan bersama.

“Perjuangan kalian luar biasa, kalian menempuh pendidikan kedokteran di tengah keterbatasan, tapi berhasil membuktikan diri. FK Unpas harus terus berbenah dan menjadi fakultas unggul di tingkat nasional,” ujarnya.

Prof. Didi juga mengungkapkan bahwa FK Unpas kini telah memiliki Rumah Sakit Pasundan sebagai rumah sakit pendidikan dengan fasilitas lengkap. “Kami siap mengembangkan RS Pasundan sebagai rumah sakit unggulan. Semoga ke depan FK Unpas dapat menampung lebih dari 100 mahasiswa baru per tahun,” ujarnya optimistis.

Di samping itu, Rektor Universitas Pasundan, Prof. Azhar Affandi menyampaikan rasa bangga atas kelahiran lulusan pertama FK Unpas.

“Hari ini adalah momen bersejarah bagi Unpas. Atas nama seluruh civitas akademika, saya mengucapkan selamat kepada 32 dokter baru. Kalian adalah pionir dan pahlawan bagi Unpas,” ujarnya penuh semangat.

Prof. Azhar berpesan agar para dokter baru selalu menjunjung tinggi integritas, empati, dan semangat belajar sepanjang hayat.

“Profesi dokter bukan sekadar pekerjaan, tapi panggilan jiwa dan tanggung jawab kemanusiaan. Jadilah dokter yang rendah hati, berakhlak mulia, dan selalu berbuat baik bagi masyarakat. Itulah kemuliaan profesi dokter,” katanya.

Ia juga berterima kasih kepada berbagai mitra jejaring rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang telah mendukung proses pendidikan mahasiswa FK Unpas, seperti RSUD Cibabat Cimahi, RS Pasundan, RSUD Bandung Kiwari, RSUD Provinsi Jabar, serta sejumlah puskesmas di Bandung, Cimahi, dan Kabupaten Bandung.

“Kerja sama ini membuktikan bahwa FK Unpas telah menjadi bagian penting dari ekosistem kesehatan Jawa Barat,” imbuhnya.

Prof. Azhar menambahkan, Unpas membuka peluang bagi lulusan terbaik untuk bergabung sebagai dosen muda di FK Unpas.

“Perguruan tinggi akan besar dengan alumninya. Karena itu kami membuka kesempatan selebar-lebarnya bagi lulusan pertama ini untuk menjadi tenaga pengajar dan terus membangun FK Unpas,” ujarnya.

Di sisi lain, Perwakilan lulusan,  Muhammad Daffa Gifari, menyampaikan sambutan penuh haru dan rasa syukur.

“Perjuangan enam tahun menuntut ilmu di FK Unpas akhirnya terbayar. Kami melewati masa-masa sulit, dari tingkat pertama hingga tahap co-ass selama dua tahun, semuanya penuh tantangan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Daffa menuturkan bahwa menjadi dokter merupakan cita-citanya sejak kecil, dan FK Unpas menjadi rumah yang membentuknya menjadi pribadi tangguh.

“Menjadi dokter bukan hal mudah, tapi kami bangga bisa menjadi bagian dari sejarah FK Unpas. Ini bukan sekadar kelulusan, tapi awal dari pengabdian. Terima kasih kepada para dosen, orang tua, dan teman-teman seperjuangan. Semoga sumpah yang kami ucapkan hari ini benar-benar tertanam dalam hati,” katanya penuh haru. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Tetapkan Warga Negara Papua Nugini Sebagai Tersangka Pengedar Ganja

Polisi Tetapkan Warga Negara Papua Nugini Sebagai Tersangka Pengedar Ganja

Polisi menetapkan seorang warga negara Papua Nugini (PNG) berinisial JH (33) sebagai tersangka pengedar ganja, setelah kedapatan membawa 62 paket barang itu seberat total 1,6 kilogram di Kota Jayapura.
Siap-siap Stasiun Gambir Bakal Jadi Pemberhentian KRL, Tak Hanya Layani Kereta Jarak Jauh Saja

Siap-siap Stasiun Gambir Bakal Jadi Pemberhentian KRL, Tak Hanya Layani Kereta Jarak Jauh Saja

Pemerintah menunjuk PT KAI sebagai leading sector pelaksanaan beautifikasi sekaligus pengembangan fungsi Stasiun Gambir agar mampu melayani kebutuhan perjalanan masyarakat yang semakin beragam.
Eks Petinggi AC Milan Sebut Cristiano Ronaldo Hampir Gabung Rossoneri: Sudah Capai Kesepakatan

Eks Petinggi AC Milan Sebut Cristiano Ronaldo Hampir Gabung Rossoneri: Sudah Capai Kesepakatan

Cristiano Ronaldo ternyata pernah nyaris gabung AC Milan pada 2018. Fakta mengejutkan itu diungkap mantan direktur olahraga Rossoneri, Massimiliano Mirabelli.
Baru Juga FIFA Wacanakan Turnamen Baru, Media Vietnam Sudah Soroti Ambisi Besar Timnas Indonesia

Baru Juga FIFA Wacanakan Turnamen Baru, Media Vietnam Sudah Soroti Ambisi Besar Timnas Indonesia

Wacana penyelenggaraan Piala ASEAN FIFA 2026 belum benar-benar terealisasi, namun perhatian media Vietnam sudah lebih dulu tertuju kepada Timnas Indonesia.
Bursa Transfer AC Milan: Here We Go! Rossoneri Pecahkan Rekor Klub demi Boyong Goncalo Ramos dari PSG

Bursa Transfer AC Milan: Here We Go! Rossoneri Pecahkan Rekor Klub demi Boyong Goncalo Ramos dari PSG

Klub Liga italia, AC Milan dikabarkan tinggal selangkah lagi merampungkan transfer striker Paris Saint-Germain, Goncalo Ramos, pada bursa transfer musim panas.
Bayar Pajak Kendaraan di PRJ, Warga Bisa Dapat Souvenir Eksklusif dari Bapenda DKI

Bayar Pajak Kendaraan di PRJ, Warga Bisa Dapat Souvenir Eksklusif dari Bapenda DKI

Kehadiran Gerai Samsat di PRJ juga semakin relevan dengan adanya program pembebasan sanksi administratif untuk PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). 

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Selengkapnya

Viral