News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Pelaku Ledakan di SMAN 72 Jakarta, Pramono Anung Tegaskan Tidak Ada Bullying: Pengaruh Media Sosial

Gubernur DKI Pramono Anung tegaskan tidak ada bullying di SMAN 72 Jakarta. Ia sebut pelaku ledakan terpengaruh media sosial dan kurang perhatian keluarga.
Kamis, 13 November 2025 - 20:29 WIB
Kabel Menjuntai di Setiabudi Jadi Sorotan, Pramono Anung Gerak Cepat: “Akan Kami Tertibkan Semua!”
Sumber :
  • Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, menegaskan tidak ada tindakan bullying terhadap pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta. Hal ini diketahui dari keterangan para murid yang berada di lingkungan sekolah tersebut.

“Teman-teman atau anak-anak kita yang dari SMA 72 semuanya menyampaikan bahwa tidak ada bullying,” kata Pramono kepada wartawan, Kamis (13/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Pramono menuturkan bahwa pelaku melakukan aksinya akibat pengaruh dari media sosial. Hal ini terlihat dari cara pelaku membawa tujuh bom hingga gaya berpakaiannya.

“Tapi kalau melihat dari tujuh bom yang dipersiapkan dan kemudian cara dia membawa, kemudian pakaian kayak Rambo dan sebagainya, ya mungkin ini pengaruh dari YouTube, media sosial,” terang Pramono.

Pramono juga mengungkapkan bahwa pelaku kurang mendapatkan perhatian dari orang-orang di sekitarnya. Selama ini, diketahui pelaku hanya tinggal bersama ayahnya.

“Kebetulan ketika kejadian saya sempat melihat di rumah sakit walaupun tidak sadar pelakunya. Tapi pelakunya ini keluarganya antara bapak ibunya terpisah. Selama ini dia hidup dengan ayahnya. Ayahnya pun kan chef, sibuk,” jelas Pramono.

Maka dari itu, Pramono meminta Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk menangani permasalahan ini agar ke depan tidak terjadi kasus serupa.

“Dan inilah yang kemudian saya sudah minta kepada Ibu Kepala Dinas segera ditangani. Bahwa anak-anak pelajar itu tidak semudah itu untuk bisa kemudian menginspirasi dia melakukan seperti yang ada di media sosial,” ungkapnya.

Sebelumnya, motif di balik aksi peledakan di SMAN 72 Jakarta Utara pada Jumat, 7 November 2025, akhirnya diungkap polisi.

Pelaku yang berinisial F diduga nekat melakukan perbuatannya karena rasa kesepian yang dialaminya selama ini dan tidak memiliki tempat atau sosok untuk berkeluh kesah.

Hal tersebut disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Iman Imanuddin, dalam konferensi pers di Markas Polda Metro Jaya, Selasa (11/11/2025).

“Dari hasil penyidikan yang kami peroleh dari penggalian keterangan maupun petunjuk yang ada, bahwa yang bersangkutan, ABH ini terdapat dorongan untuk melakukan peristiwa hukum,” katanya.

Iman menambahkan, kondisi psikologis pelaku menjadi salah satu fokus pemeriksaan penyidik. Polisi juga menggandeng psikolog forensik untuk mendalami latar belakang emosi dan tekanan batin yang dialami F sebelum peristiwa ledakan terjadi.

“Yang bersangkutan merasa sendiri, kemudian merasa tidak ada yang menjadi tempat untuk menyampaikan keluh kesah. Baik itu di lingkungan keluarga, kemudian di lingkungannya sendiri kemudian lingkungan sekolah,” ujar Iman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Asep Edi Suheri, mengungkapkan dari hasil pemeriksaan terhadap 16 saksi, termasuk keluarga, guru, dan teman sekolah, diketahui bahwa pelaku dikenal sebagai pribadi tertutup dan jarang bergaul.

“Dari keterangan yang kami himpun, Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH) yang terlibat dikenal pribadi tertutup dan jarang bergaul,” kata Irjen Asep. (ars/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Liga Voli Vietnam 2026: Rivan Nurmulki Cs Heroik, The Cong Tan Cang Raih Kemenangan Dramatis

Hasil Liga Voli Vietnam 2026: Rivan Nurmulki Cs Heroik, The Cong Tan Cang Raih Kemenangan Dramatis

Hasil Liga Voli Vietnam 2026, di mana Rivan Nurmulki dan kawan-kawan berhasil membawa The Cong Tan Cang meraih kemenangan lewat lima set.
Menbud Fadli Zon: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Perkenalkan Budaya Indonesia ke Panggung Dunia

Menbud Fadli Zon: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Perkenalkan Budaya Indonesia ke Panggung Dunia

Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon menyambut positif kelangsungan konser penyanyi tenor dunia Andrea Bocelli di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (31/10).
Profil Zahra Nazira Firman, Ketua BEM FH Trisakti dengan Segudang Prestasi dan Pengalaman Organisasi

Profil Zahra Nazira Firman, Ketua BEM FH Trisakti dengan Segudang Prestasi dan Pengalaman Organisasi

Nama Zahra Nazira Firman menjadi perbincangan setelah penampilannya memimpin orasi mahasiswa Trisakti di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Ini profilnya.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Soal Pemeriksaan AKBP Edy Herwiyanto Terkait Dugaan Korupsi, Polri Pastikan Tidak Ada Impunitas Jika Terbukti

Soal Pemeriksaan AKBP Edy Herwiyanto Terkait Dugaan Korupsi, Polri Pastikan Tidak Ada Impunitas Jika Terbukti

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Jhonny Eddizon Isir buka suara soal pemeriksaan AKBP Edy Herwiyanto yang diduga terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi.
Bukan Mbappe atau Bellingham, Jose Mourinho Puji Sosok Tak Terduga usai Real Madrid Menang Lagi

Bukan Mbappe atau Bellingham, Jose Mourinho Puji Sosok Tak Terduga usai Real Madrid Menang Lagi

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, melempar pujian kepada sosok tak terduga seusai kemenangan 3-0 atas Racing Santander. Selagi Kylian Mbappe dan Jude Bellingham bersinar, peran Trent Alexander-Arnold juga tidak bisa dilupakan.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
Kabar Duka, Guru Besar IPB University Prof. Endang Warsiki Meninggal Dunia

Kabar Duka, Guru Besar IPB University Prof. Endang Warsiki Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari IPB University, Guru Besar IPB University Prof. Endang Warsiki meninggal dunia pada 2 November 2026.
DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

DPR Usul Pembentukan TGPF Soal Penggeledahan Ponpes Perempuan di Sukoharjo

TGPF independen tersebut perlu melibatkan sejumlah lembaga, di antaranya Komnas HAM, KPAI, Ombudsman, Kompolnas, serta para ahli yang memiliki kompetensi..
Selengkapnya

Viral