News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengangkatan PPPK Paruh Waktu 2025 Belum Tuntas? Ini Tahap Terbaru November 2025 dan Daftar Instansi yang Sudah Terbitkan SK

Update PPPK Paruh Waktu November 2025: proses penetapan NI hingga penerbitan SK masih berjalan di sejumlah instansi. Simak progres lengkap tiap wilayah BKN.
Minggu, 16 November 2025 - 14:06 WIB
4909 Honorer Banyuwangi Jadi PPPK Paruh Waktu
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Jakarta, tvOnenews.com - Proses pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu tahun 2025 memasuki tahap krusial. Hingga awal November 2025, sejumlah instansi pemerintah masih menyelesaikan proses penetapan Nomor Induk (NI) serta penerbitan Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Kondisi ini membuat sebagian peserta masih menunggu kepastian status administrasi sebelum resmi bertugas.

PPPK Paruh Waktu merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja dengan jam kerja tidak penuh. Sistem ini diberlakukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga tambahan dengan beban anggaran yang menyesuaikan kemampuan instansi pemerintah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tahap Terbaru PPPK Paruh Waktu November 2025

Menurut pembaruan dari akun resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), proses penetapan Nomor Induk PPPK tahun 2024 untuk Tahap I dan II masih berlangsung. Hal ini berlaku juga untuk formasi PPPK Paruh Waktu, terutama di instansi-instansi pusat yang masih menuntaskan verifikasi berkas dan validasi data.

BKN menyebutkan bahwa perbedaan waktu pengiriman dokumen dari tiap instansi menyebabkan proses berjalan tidak serentak. Setelah penetapan NI selesai, barulah instansi dapat memproses penerbitan SK pengangkatan dan menentukan penempatan kerja PPPK.

Instansi yang Masih Menetapkan Nomor Induk PPPK Paruh Waktu

Setiap Kantor Regional BKN rutin memperbarui status penetapan NI di wilayah masing-masing. Berikut progres terbaru per November 2025:

1. BKN Surabaya

Penetapan NI PPPK Paruh Waktu telah mencapai 98%. Hampir seluruh usulan telah diverifikasi, menyisakan beberapa instansi yang masih memperbaiki berkas berstatus Berkas Tidak Sesuai (BTS).
Instansi yang sudah menyerahkan SK PPPK Paruh Waktu antara lain:

  • Pemkab Bojonegoro

  • Pemkab Malang

  • Pemkab Probolinggo

  • Pemkab Jombang

  • Pemkot Blitar

2. BKN Bandung

Progres penetapan NIP PPPK Paruh Waktu mencapai 96,5%. Dari total 188.330 usulan, sebanyak 181.718 telah berstatus ACC. Sebagian kecil masih menunggu finalisasi administrasi sebelum dapat diterbitkan SK.

3. BKN Makassar

Proses penetapan baru mencapai 72%. Dari 139.195 usulan yang masuk, 100.353 telah disetujui. Sisa usulan masih dalam tahap verifikasi lanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. BKN Jakarta

Wilayah kerja Kanreg V BKN Jakarta mencatat progres paling tinggi dengan 99% NI telah disetujui. Hanya tersisa 517 usulan yang masih diproses.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pupuk Dunia Langka di Tengah Krisis Geopolitik, Presiden Prabowo Justru Turunkan Harga 20% untuk Petani

Pupuk Dunia Langka di Tengah Krisis Geopolitik, Presiden Prabowo Justru Turunkan Harga 20% untuk Petani

Saat harga pupuk dunia melonjak lebih dari 40% akibat gangguan pasokan global, Presiden Prabowo justru mengambil langkah berbeda dengan menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20% guna menjaga keberlanjutan produksi pangan nasional.
Al Qadsiah vs Al Nassr 3-1: Ronaldo dkk 'Dihajar' Sang Kuda Hitam, Al Hilal Jadi Punya Kesempatan Menyalip?

Al Qadsiah vs Al Nassr 3-1: Ronaldo dkk 'Dihajar' Sang Kuda Hitam, Al Hilal Jadi Punya Kesempatan Menyalip?

Al Nassr, yang datang sebagai pemuncak klasemen, harus dipaksa bertekuk lutut oleh tuan rumah Al Qadsiah dengan skor meyakinkan 3-1.
Mendorong Pemberdayaan Perempuan, Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia

Mendorong Pemberdayaan Perempuan, Pegadaian Dukung Kartini Race 2026 sebagai Tonggak Baru Motorsport Indonesia

Semangat emansipasi perempuan bergema kuat di lintasan balap melalui gelaran Mandalika Kartini Race 2026 yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit.
Wali Kota Bekasi Geram Pekerjaan Galian Kabel Optik Picu Kerusakan hingga Kemacetan: Tidak Bisa Dibiarkan!

Wali Kota Bekasi Geram Pekerjaan Galian Kabel Optik Picu Kerusakan hingga Kemacetan: Tidak Bisa Dibiarkan!

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono geram terhadap aktivitas pekerjaan galian kabel optik yang memicu kemacetan jalan di sejumlah titik di Kota Bekasi.
Jurnalis Ternama Italia Bawa Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia, Jay Idzes Terancam Absen di FIFA Matchday?

Jurnalis Ternama Italia Bawa Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia, Jay Idzes Terancam Absen di FIFA Matchday?

Seorang jurnalis ternama asal Italia memberikan kabar buruk untuk Timnas Indonesia soal Jay Idzes. Sang kapten kini berada dalam kondisi meragukan menjelang FIFA Matchday Juni 2026.
Pelatih Hyundai Hillstate Tertarik Lihat Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea Musim Depan, Kang Sung-hyung: Persiapkan Diri

Pelatih Hyundai Hillstate Tertarik Lihat Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea Musim Depan, Kang Sung-hyung: Persiapkan Diri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, menunjukkan ketertarikannya untuk melihat Megawati Hangestri kembali tampil di Liga Voli Korea musim depan setelah bertemu langsung dengan sang pemain di Indonesia usai Grand Final Proliga 2026.

Trending

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Pernyataan Resmi Pihak Dokter Richard Lee Setelah Pendakwah Hanny Kristianto Cabut Sertifikat Mualafnya

Keputusan pendakwah Hanny Kristianto dengan mencabut sertifikat mualaf milik dr Richard Lee mendapat tanggapan langsung dari pihak dokter, Minggu malam (3/5).
Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Nilai Plus Zhong Hui daripada Megawati Hangestri di Mata Ko Hee-jin, Ternyata Bedanya Bak Bumi dengan Langit?

Wajar pelatih Ko Hee-jin memilih Zhong Hui ketimbang Megawati Hangestri untuk isi kuota Asia Red Sparks, ternyata pevoli China itu punya banyak keunggulan.
KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

KDM Langsung Temui Penjual yang Kiosnya Dibakar saat May Day, Gubernur Jawa Barat itu Beri Bantuan ke Pak Nandang: Alhamdulillah

Baru-baru ini kang Dedi Mulyadi atau KDM membantu seorang pedagang yang tokonya dibakar di momen Hari Buruh lalu pada 1 Mei, tidak diduga bantuannya
Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Ramai Kabar Pencabutan Sertifikat Mualaf Dokter Richard Lee di Medsos, Ternyata Dulu Masuk Islam Didampingi Langsung Ustaz

Tengah heboh kabar Dokter Richard Lee di media sosial. Jika sertifikat mualafnya dicabut, begini respon pihaknya langsung
Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Eks Brasil U-20 Bisa Jadi Alternatif Naturalisasi Timnas Indonesia Andai Diaspora Belanda Ragu karena Isu Paspor

Ketimbang menunggu diaspora Belanda yang mulai ragu dinaturalisasi karena isu Passportgate, Timnas Indonesia bisa alihkan fokus terhadap eks Brasil U-20 ini.
Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Agen Pemain Voli Korea Selatan Spill Progres Transfer Megawati Hangestri ke Hillstate: Mereka Khawatir Kondisi Lutut Mega

Chris Kim, agen pemain voli Korea Selatan menjelaskan progres transfer Megawati Hangestri yang sebelumnya santer dikabarkan lagi merapat ke Hyundai Hillstate.
Terpopuler Trend: Rencana Pratama Arhan Setelah Jadi Sarjana, hingga Aksi Tegas Dedi Mulyadi Temui Truk 42 Ton

Terpopuler Trend: Rencana Pratama Arhan Setelah Jadi Sarjana, hingga Aksi Tegas Dedi Mulyadi Temui Truk 42 Ton

mantan pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan ungkap rencananya setelah jadi Sarjana. Aksi tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi setelah menemui truk 42 ton
Selengkapnya

Viral