News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Nurul Akmal saat Pertama Kali Tahu Hanya Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu

Nurul Akmal resmi diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu pada Kamis 29 Januari 2026 di Banda Aceh.
Minggu, 1 Februari 2026 - 23:16 WIB
Nurul Akmal resmi diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu pada Kamis 29 Januari 2026 di Banda Aceh.
Sumber :
  • Instagram/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Lifte andalan Indonesia, Nurul Akmal menceritakan momen saat pertama kali tahu hanya diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Nurul Akmal resmi diangkat menjadi PPPK Paruh Waktu pada Kamis 29 Januari 2026 di Banda Aceh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @nurulakmal_12, lulusan sarjana pendidikan itu membagikan foto dirinya mengenakan seragam Korpri. 

Dalam keterangan unggahan tersebut, ia menuliskan ungkapan rasa syukur meski hanya diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu, disertai emotikon bernuansa sedih.

Rasa kecewa itu muncul karena kondisi yang dialami Nurul dinilai tidak sejalan dengan pencapaian atlet berprestasi lainnya. 

Ketika sejumlah atlet mendapat penghargaan berupa posisi sebagai perwira TNI, Polri, maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS), lifter kelas berat tersebut justru hanya memperoleh status sebagai pegawai paruh waktu.

Saat dihubungi langsung tim tvOnenews.com, Nurul Akmal mengatakan dirinya sudah tahu pengangkatan PPPK Paruh Waktu sejak November lalu.

Namun, atlet kelahiran 12 Februarri 1993 itu mengaku pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu di luar ekspektasinya.

"Tahunya bulan November kalau nggak salah. Bulan November sudah tahu, cuma termasuk ke paruh waktu," ujar Nurul Akmal kepada tvOnenews.com.

"Namanya masuk ke paruh waktu karena kan di tahap pertama kan Nurul nggak ikut, jadi nggak lulus karena nggak lewat. Nurul ikut itu di P3K tahap kedua, dan tahap kedua itu mungkin formasinya sudah habis, sudah habis kuota mungkin," lanjutnya.

"Jadilah masuk ke paruh waktu. November kemarin dapat paruh waktu dan isi DRH itu di Desember," kata Nurul lagi.

"Tidak ada ekspektasi ke paruh waktu, sejauh ini apalagi sudah kita ikut olimpiade Olimpiade dua kali kan, tapi perjuangan Nurul memang sudah ke Olimpiade gitu kan walaupun cuma peserta," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Habis itu SEA Games, habis itu mungkin untuk Aceh kan Nurul tiga kali emas gitu kan PON," katanya menambahkan.

(aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Sita Kendaraan yang Digunakan Bupati Pemalang saat Terjaring OTT di Jakarta

KPK Sita Kendaraan yang Digunakan Bupati Pemalang saat Terjaring OTT di Jakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit mobil Toyota Hi-Ace yang diduga terkait kasus yang menjerat Bupati Pemalang nonaktif, Anom Widiyantoro. 
Kondisi Persebaya Untungkan Persib, Igor Tolic Punya Prediksi Sendiri soal final Piala Presiden 2026

Kondisi Persebaya Untungkan Persib, Igor Tolic Punya Prediksi Sendiri soal final Piala Presiden 2026

Jika sesuai jadwal, Persib Bandung akan menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis (6/8/2026). 
PLN Tebar Promo Tambah Daya Diskon 50% di GIIAS 2026, Dukung Kebutuhan Pengguna Kendaraan Listrik

PLN Tebar Promo Tambah Daya Diskon 50% di GIIAS 2026, Dukung Kebutuhan Pengguna Kendaraan Listrik

PLN hadirkan promo tambah daya listrik diskon 50% di ajang GIIAS 2026 hingga 9 Agustus. Program ini juga dimaksudkan untik mendukung kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik di rumah.
KPK Periksa Saksi Terkait Kasus Dana Hibah Jatim, Dalami Soal Aset Tersangka Anwar Sadad

KPK Periksa Saksi Terkait Kasus Dana Hibah Jatim, Dalami Soal Aset Tersangka Anwar Sadad

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemanggilan terhadap dua saksi terkait kasus dugaan suap pengurusan dana hibah untuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) dari APBD Provinsi Jawa Timur (Jatim) tahun anggaran (TA) 2021-2022.
Menko Polkam Tegaskan Penyebar Hoaks yang Resahkan Publik Akan Ditindak Jalur Hukum

Menko Polkam Tegaskan Penyebar Hoaks yang Resahkan Publik Akan Ditindak Jalur Hukum

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago mengatakan, pemerintah telah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan setiap bentuk penyebaran informasi yang memenuhi unsur pidana dapat diproses sesuai ketentuan hukum.
Siapa Hilda Clarissa Theopilus? Nakes yang Viral usai Komentar soal Pasien BPJS Akhirnya Minta Maaf

Siapa Hilda Clarissa Theopilus? Nakes yang Viral usai Komentar soal Pasien BPJS Akhirnya Minta Maaf

Hilda Clarissa Theopilus menjadi sorotan usai komentar soal Yurizal, Pasien BPJS viral. Simak profil, kronologi, dan permintaan maafnya kepada publik.

Trending

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat lima orang meninggal dunia dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar di perairan Utara Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Minggu (2/8/2026).
Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas korban mutilasi di Depok akhirnya terungkap. Ternyata dia sempat dilaporkan hilang oleh istrinya pada 25 Juli 2026.
Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Payment Gateway Dorong Kemajuan dan Kemudahan UMKM

Berbagai pihak turut serta mendorong kemajuan UMKM di tanah air termasuk transformasi pembayaran digital.
Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Pengembangan kasus KPP Banjarmasin, KPK Terbitkan Tiga Sprindik

Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya Banjarmasin Mulyono Purwo Wijoyo terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini KPK menyebut  ada tiga surat perintah penyidikan (sprindik) terkait pengembangan kasus tersebut. 
Ahmad Sahroni Yakin Presiden Prabowo Tak akan Ganti Kapolri: Kinerjanya Cukup Baik, Walaupun Ada Kurangnya

Ahmad Sahroni Yakin Presiden Prabowo Tak akan Ganti Kapolri: Kinerjanya Cukup Baik, Walaupun Ada Kurangnya

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menanggapi isu pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). 
Ramalan Keuangan Shio 6 Agustus 2026: Tikus, Kerbau, Macan hingga Babi

Ramalan Keuangan Shio 6 Agustus 2026: Tikus, Kerbau, Macan hingga Babi

Ramalan keuangan shio 6 Agustus 2026 mengulas kondisi finansial dari Tikus hingga Babi secara lengkap, disertai angka hoki masing-masing shio hari Kamis ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT