Badan Gizi Nasional Curhat Kekurangan Ahli Gizi untuk Program MBG
- Syifa Aulia/tvOnenews
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya mengeluhkan sulitnya mencari ahli gizi untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal ini disampaikan dalam pertemuan dengan Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurijal dan Persatuan Ahli Gizi (Persagi).
Dia mengungkapkan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang beroperasi saat ini sudah mencapai 14 ribu dapur. Namun, jumlah anggota aktif Persagi hanya 16 tibu dari 53 ribu anggota.
“Sehingga apabila fenomena ini terjadi di lapangan yaitu sulitnya dicari ahli gizi karena memang sudah mendekati,” kata Sony di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2025).
“Ahli gizi aktif ada 16 ribu, memang masih ada 2 ribu, tapi 2 ribu ini ada di mana? Susah, itulah yang dicari agak kesulitan,” ungkapnya.
Sony menyebut BGN diminta mencari solusi oleh Komisi IX DPR. Setidaknya, dapat memenuhi kebutuhan ahli gizi sampai akhir tahun 2025.
“Siap enggak ini Persagi memenuhi? Bila SPPG nanti mencapai 22 ribu saja, siap enggak? Bagaimana kekurangan 6 ribu ini dipenuhi? Apabila ternyata masih juga belum ada, apa solusinya yang harus dilakukan?,” kata dia.
“Atau langkah apa yang harus dilakukan oleh BGN supaya tetap meskipun tidak seluruhnya sempurna pemenuhan itu,” sambungnya.
Sony mengungkap BGN juga mendengarkan saran dan masukan dari Persagi untuk memenuhi target ahli gizi sampai akhir tahun.
“Berdasarkan saran atau solusi dari Persagi, yang dilakukan oleh BGN itu masih tetap dalam kerangka yang memenuhi, tidak terlalu menyimpang,” pungkasnya. (saa/iwh)
Load more