News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jalan Mulus Suksesi Keraton Solo: Pangeran Purboyo Diakui Sebagai Penerus Sinuhun

Pengangkatan Pangeran Purboyo sebagai Putra Mahkota dinilai langkah sah Sinuhun PB XIII. LDA disebut tak berwenang tentukan suksesi Keraton Solo.
Senin, 17 November 2025 - 19:47 WIB
Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamangkunegoro Sudibyo Rajaputra Narendra Mataram atau Gusti Purbaya (berbaju ungu magenta)
Sumber :
  • Tim TvOne - Mahfira Putri

Jakarta, tvOnenews.com — Polemik suksesi Keraton Surakarta memasuki babak baru setelah Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamangkunegoro atau Gusti Purbaya kembali ditegaskan sebagai penerus sah Sinuhun Pakubuwono XIII. Pengangkatan Pangeran Purboyo sebagai Putra Mahkota melalui Sabdo Pandito Ratu pada 2022 disebut sebagai keputusan final yang tidak dapat ditafsirkan ulang.

Penegasan itu disampaikan Penasihat Hukum sekaligus Juru Bicara KGPH Purbaya, KRA Teguh Satya Bhakti Pradanegoro, Senin (17/11). Ia menekankan bahwa titah Sinuhun PB XIII semasa hidupnya memiliki kekuatan hukum adat tertinggi dan wajib dipatuhi seluruh keluarga PB XII, PB XIII, abdi dalem, dan perangkat keraton lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sabdo Pandito Ratu tidak bisa ditawar, tidak bisa ditafsirkan. Itu harus dilaksanakan,” ujar Teguh.

Salah satu sorotan terbesar dalam polemik suksesi saat ini adalah langkah Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta Hadiningrat yang menobatkan KGPH Hangabehi sebagai Pakubuwono XIV berdasarkan paugeran adat yang mengutamakan putra laki-laki tertua. Teguh menegaskan bahwa LDA tidak memiliki kewenangan menentukan suksesi karena bukan bagian dari struktur resmi Karaton.

Menurut Teguh, LDA adalah badan hukum perkumpulan biasa yang berdiri berdasarkan akta notaris dan disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM. Ia merujuk Peraturan Menteri Hukum Nomor 18 Tahun 2025 yang menjelaskan bahwa perkumpulan adalah organisasi nirlaba yang didirikan sekelompok orang dengan tujuan tertentu—bukan lembaga adat yang memiliki otoritas menentukan penerus raja.

Perkumpulan LDA sendiri mendapat pengesahan melalui Keputusan Menkumham pada 2016 dan 2019. Namun di sisi lain, LDA dinilai telah memposisikan diri seolah-olah merupakan reaktualisasi lembaga adat historis Paran Parakarsa dan Paran Paranata. Padahal, dua lembaga adat itu hingga kini masih eksis dan secara turun-temurun berperan menjaga tata adat, norma budaya, dan tata upacara tradisional Mataram.

Menurut Teguh, pembentukan LDA sejak awal tidak pernah melibatkan atau mendapatkan restu Sinuhun PB XIII. “Padahal raja adalah pemegang otoritas tertinggi di Karaton Surakarta, sebagaimana diakui negara melalui Keputusan Presiden Nomor 23 Tahun 1988,” tegasnya.

Tak hanya soal legitimasi, Teguh juga mengungkap temuan bahwa data LDA kini tidak muncul dalam sistem pencarian resmi Kementerian Hukum. Bahkan dalam Surat Tanggapan Kemenkumham tertanggal 14 Juli 2025, disebutkan bahwa badan hukum LDA diblokir dalam Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) karena tidak melaporkan Beneficial Owner sesuai Perpres Nomor 13 Tahun 2018.

“Dengan tidak adanya persetujuan Sinuhun PB XIII dan status badan hukum yang bermasalah, pembentukan LDA sejak awal cacat hukum atau void ab initio,” ujar Teguh.

Ia menegaskan segala tindakan yang dilakukan LDA atas nama Keraton Surakarta tidak memenuhi asas kewenangan, sehingga batal demi hukum. Termasuk dalam hal ini adalah deklarasi penetapan Pakubuwono XIV yang dinilai tidak memiliki dasar adat maupun legalitas negara.

“Semua tindakannya dianggap tidak pernah ada. LDA tidak punya kedudukan untuk menetapkan raja,” tegas Teguh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan kembali dikuatkan titah Sinuhun PB XIII mengenai pengangkatan Pangeran Purboyo sebagai Putra Mahkota, arah suksesi Keraton Solo kembali menjadi fokus utama masyarakat Jawa dan pemerhati budaya. Meski polemik belum sepenuhnya mereda, pernyataan tegas dari pihak Gusti Purbaya tersebut disebut sebagai langkah penting untuk menjaga keutuhan adat dan legitimasi kepemimpinan di Keraton Surakarta.

Suksesi Keraton Solo kini berada pada persimpangan antara paugeran adat yang diperdebatkan dan titah raja yang disebut sebagai sumber otoritas tertinggi. Bagaimanapun, publik menantikan proses yang damai dan sesuai tata adat demi menjaga kelestarian lembaga budaya yang telah berdiri ratusan tahun ini. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kamera 200MP dan Selfie 68MP, Bocoran vivo X500 Ultra dan X500s Bikin Penasaran!

Kamera 200MP dan Selfie 68MP, Bocoran vivo X500 Ultra dan X500s Bikin Penasaran!

vivo X500 Ultra dikabarkan membawa kamera telefoto 200MP, sedangkan vivo X500s menguji sensor selfie 68MP berbentuk persegi. Simak bocoran spesifikasinya.
Adik Pemain Timnas Indonesia Dipanggil Jerman untuk Kualifikasi Euro 2027, John Herdman Kecolongan?

Adik Pemain Timnas Indonesia Dipanggil Jerman untuk Kualifikasi Euro 2027, John Herdman Kecolongan?

Said Aalim Brkic, pemain keturunan Indonesia, kembali masuk skuad Jerman U-17 untuk kualifikasi Euro 2027 di Frankfurt, melawan tiga negara Eropa pada November.
Pamerkan 25 Karya Seni, “Ikhtiar Menitipkan Harapan” Ajak Pengunjung Selami Berbagai Pengalaman Hidup Lewat Ekspresi Visual

Pamerkan 25 Karya Seni, “Ikhtiar Menitipkan Harapan” Ajak Pengunjung Selami Berbagai Pengalaman Hidup Lewat Ekspresi Visual

Sebanyak 25 karya seni yang terdiri atas 22 lukisan dan 3 patung hadir dalam pameran bertajuk “Ikhtiar Menitipkan Harapan” di PORTA by Ambarrukmo Yogyakarta
Habib Bahar Buka Suara soal Polemik Herri Pras, Soroti Konten Caci Maki Ulama

Habib Bahar Buka Suara soal Polemik Herri Pras, Soroti Konten Caci Maki Ulama

Pendakwah Habib Bahar bin Smith akhirnya buka suara menanggapi polemik konten kreator Herri Pras yang ramai disorot publik. Ia menyinggung konten yang dinilai.
Daftar Pemain Asing Klub Super League di I.League Cup 2026-2027: Persija Tak Masukkan Jeremejeff dan Stjepan Loncar

Daftar Pemain Asing Klub Super League di I.League Cup 2026-2027: Persija Tak Masukkan Jeremejeff dan Stjepan Loncar

Sebanyak 16 klub Super League telah mendaftarkan pemain asing untuk I.League Cup 2026/2027. Menariknya, Persija Jakarta tidak memasukkan dua nama yang penting.
Profil Martha Amalia Iflahah, Sosok Istri Sah Dwi Bagus Martono yang Kini Jadi Sorotan

Profil Martha Amalia Iflahah, Sosok Istri Sah Dwi Bagus Martono yang Kini Jadi Sorotan

Nama Martha Amalia Iflahah menjadi perhatian publik usai kasus pembunuhan Dini Hardiyanti dan anaknya di Madiun terungkap. Ini profil istri Dwi Bagus Martono.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Selengkapnya

Viral