GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polda Metro Beberkan Kisah Pria Depok Cari Pacar di Dating Apps, Aniaya Perempuan Karena Ogah Diajak Kriminal

Polda Metro Jaya membongkar kasus love scamming yang berujung pada kekerasan berulang terhadap beberapa perempuan. Kekerasan itu dilakukan oleh seorang pria
Selasa, 18 November 2025 - 18:08 WIB
Kisah Pria Depok Cari Pacar di Dating Apps, Aniaya Perempuan Karena Ogah Diajak Kriminal
Sumber :
  • tvOnenews - Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Polda Metro Jaya membongkar kasus love scamming yang berujung pada kekerasan berulang terhadap beberapa perempuan. Kekerasan itu dilakukan oleh seorang pria berinisial A kepada para perempuan lantaran ogah diajak melakukan aksi kriminal.

Salah satu korbannya adalah perempuan berinisial IN (25) di Depok. Lalu, IN melaporkan peristiwa penganiayaan yang dialaminya ke Polsek Cimanggis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wadirreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Putu Kholis Aryana, menjelaskan bahwa penganiayaan yang dilaporkan terjadi pada Selasa, 30 September 2025 sekitar pukul 14.30 WIB di Kelurahan Mekarsari, Cimanggis, Depok.

“Yang menjadi korban adalah wanita dengan inisial IN berusia 25 tahun dan tersangka inisial A berusia 25 tahun. Ada beberapa antara bukti yang sudah diamankan penyidik. Dalam proses penyelidikan didapat modus operandi bahwa di latar belakang ini karena cek-cok. Terjadi cek cok antara tersangka dengan korban. Sehingga terjadi penganiayaan baik itu fisik maupun verbal," cerita Putu Cholis saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Selasa (18/11/2025).

Kasus ini bermula dari laporan resmi yang dibuat korban IN di Polsek Cimanggis, 30 September 2025. 

Namun kasus ini baru terungkap usai video penganiayaan IN diunggah dan viral di platform X pada 14 November 2025.

"Kami dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak untuk mendalami peristiwa tersebut, mengumpulkan bukti dan juga mencari pelaku kekerasan terhadap perempuan tersebut,” tuturnya.

Kemudian, pada malam hari setelah video viral pada 14 November, tim Jatanras bergerak menangkap pelaku A di Cilincing, Jakarta Utara.

“Tim yang dipimpin oleh Kasubdit Jatanras pada tanggal 14 November malam hari telah berhasil menangkap pelaku. Pelaku mengakui perbuatannya, melakukan berbagai bentuk kekerasan maupun ancaman kepada korban," ungkap Putu.

Berawal dari Dating Apps Bumble, Berakhir Kekerasan

Dalam penyidikan, polisi menemukan pola kejahatan yang lebih besar dari sekadar perselisihan asmara.

Putu menjelaskan, semuanya bermula ketika A dan IN berkenalan lewat aplikasi Bumble pada Agustus 2024, lalu memutuskan tinggal bersama sejak Oktober 2024. Keduanya berpindah-pindah tempapt tinggal mulai dari Jakarta Utara hingga Depok.

Sejak saat itu, IN mengaku kerap dipaksa melakukan tindak pidana. A memakai identitas IN untuk membuat profil palsu di aplikasi kencan. Kemudian menyuruh IN berkencan dengan laki-laki lain demi mendapatkan PIN ATM target.

Saat korban lengah, A menyelinap ke kamar apartemen dan menguras saldo korbannya.

Rangkaian skema love scam itu berlangsung berulang dan kembali coba dipaksakan pada Agustus dan September 2025, namun IN menolak.

Penolakan itu memicu kekerasan yang intens, mulai dari pemukulan, tendangan, dorongan, hingga ancaman penyebaran foto pribadi.

Rentetan kekerasan tercatat pada
- 5 Agustus 2025 (cekcok soal Wi-Fi)
- 25 September 2025
- 29 September 2025
- 30 September 2025 (kejadian yang viral)

Setelah peristiwa 30 September, korban memutus hubungan total dengan pelaku A.

Kini, pelaku A telah diringkus oleh Jatanras Polda Metro Jaya. Penyidik menyita empat barang bukti serta visum dari Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

A dijerat Pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman 2 tahun 8 bulan penjara.

Kasus ini masih dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan korban lain. (rpi/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menlu Sugiono Bertemu Utusan Palestina di New York, RI Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Menlu Sugiono Bertemu Utusan Palestina di New York, RI Siap Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, melakukan pertemuan dengan Wakil Tetap Palestina untuk PBB, Menteri Riyad Mansour, di Kantor Perwakilan Palestina di New York.
Momen Hari Raya Imlek 2026, Puluhan Warga Binaan Beragama Konghucu Dapat Remisi

Momen Hari Raya Imlek 2026, Puluhan Warga Binaan Beragama Konghucu Dapat Remisi

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) memberikan Remisi Khusus (RK) dan Pengurangan Masa Pidana (PMP) kepada 44 narapidana pemeluk agama Konghucu di Hari Raya Imlek 2026.
Pemain Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pacar

Pemain Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Pacar

Pemain Timnas Indonesia, Ricky Pratama dilaporkan atas dugaan penganiayaan terhadap kekasihnya. PSM langsung memanggil sang pemain dan memantau proses hukum.
Kopi Cak Bhabin Jadi Sarana Personel Polri Dekat dengan Warga

Kopi Cak Bhabin Jadi Sarana Personel Polri Dekat dengan Warga

Polda Jawa Timur (Jatim) melalui Bhabinkamtibmas terus melakukan pendekatan dengan masyarakat. Salah satunya adalah dengan program Kobin atau Kopi Cak Bhabin.
Puluhan Warga Binaan Beragama Konghucu dapat Remisi, Dirjenpas: Untuk Perbaiki Diri di Tengah Masyarakat

Puluhan Warga Binaan Beragama Konghucu dapat Remisi, Dirjenpas: Untuk Perbaiki Diri di Tengah Masyarakat

Ditjenpas sebut pemberian remisi khusus dan pengurangan masa pidana terhadap 44 warga binaan beragama konghucu di Hari Raya Imlek 2026 merupakan bagian dari..
Khusus di Hari Raya Imlek 2026, Keluarga dan Kerabat Tahanan KPK Dapat Bertemu Selama Dua Jam

Khusus di Hari Raya Imlek 2026, Keluarga dan Kerabat Tahanan KPK Dapat Bertemu Selama Dua Jam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beri keleluasaan terhadap keluarga dan kerabat untuk menemui para tahanan di Hari Raya Imlek 2026.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT