News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fraksi PDIP DKI Jakarta Sambut Baik Raperda Penataan Wilayah, Tapi Minta Perhatikan Berbagai Aspek Hingga Libatkan Masyarakat

Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sambut baik Raperda tentang pembentukan, pengubahan nama, batas, dan, penghapusan kecamatan, dan kelurahan.
Rabu, 19 November 2025 - 22:01 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP, Lauw Siegvrida
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyambut baik adanya rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pembentukan, pengubahan nama, batas, dan, penghapusan kecamatan, dan kelurahan.

Hal ini disampaikan oleh Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP, Lauw Siegvrida dalam rapat paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta, pada Rabu (19/11/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sangat menyambut baik dan berkomitmen untuk memperjuangkan usulan pihak eksekutif tentang tiga poin pokok pengaturan dalam rancangan peraturan daerah ini, yaitu penegasan ruang lingkup penataan wilayah yang mencakup pembentukan, pengubahan nama, pengubahan batas, dan penghapusan wilayah, kecamatan, dan pelurahan,” kata Lauw.

Lebih lanjut Lauw mengatakan, penyelarasan dengan struktur persyaratan penataan wilayah dalam Peraturan Pemerintahan No.17 tahun 2018 tentang kecamatan dengan tetap memperhatikan parameter yang disesuaikan dengan kondisi di Jakarta. 

“Pengaturan khusus untuk penataan wilayah di Kepulauan Seribu mengingat kondisi geografis dan demografis yang berbeda dari kota administratif,” ungkap Lauw.

Sementara itu Lauw mengungkapkan, penataan wilayah harus juga berdasarkan pada aspek sosiologis, antropologis, sejarah, asal-usul, dan kultur-budaya sesuatu wilayah, baik dalam lingkup kecamatan, maupun kelurahan. Tidak hanya berdasarkan pada kebutuhan administratif, demografi, dan tata kelola pemerintahan.

“Fraksi PDIP lebih bersemangat sepakat jika usulan tersebut lahir dari akar rumput atas aspirasi masyarakat yang sekurang-kurangnya melibatkan unsur RT, RW, LMK, dan tokoh masyarakat yang diusulkan melalui kelurahan untuk wilayah kelurahan dan melalui kecamatan untuk wilayah kecamatan,” terang Lauw.

Kemudian wali kota administrasi hingga bupati administrasi membentuk tim kajian yang melibatkan para akademisi, sejarawan, dan budayawan untuk kemudian hasil tim kajian disampaikan kepada wali kota administrasi atau bupati. 

“Jika dianggap layak, wali kota administrasi menyampaikan usulan tersebut kepada Gubernur untuk kemudian Gubernur melakukan kajian akhir melalui tim koordinasi penataan wilayah sebelum diusulkan kepada DPRD untuk ditetapkan melalui peraturan daerah,” tutur Lauw.

Menurut Lauw, dalam setiap pembentukan dan penghapusan nama kelurahan maupun kecamatan, khususnya dalam pemberian nama suatu wilayah kecamatan maupun kelurahan, wajib hukumnya untuk melibatkan pihak ahli sejarah dan budaya agar secara identitas dan entitas tidak terserabut dari akar budaya dan sejarahnya.

“Kita juga perlu mewaspadai hilangnya nama-nama daerah yang identik dengan sejarah dan budaya yang ada di Jakarta hanya karena adanya pembangunan kawasan perumahan elit, pembangunan mal atau pertokohan komersil maupun karena adanya pembangunan kawasan industri perekonomian,” ucap Lauw.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Lauw juga mengusulkan agar tanda batas suatu wilayah, yakni Jakarta dengan luar kota menggunakan ornamen budaya lokal sesuai peraturan daerah terkait kebudayaan.

Hal ini baik sebagai pintu gerbang maupun sebagai identitas masyarakat Jakarta. (ars/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas Pegadaian Mandek! UBS Betah di Rp2,8 Juta per Gram

Harga Emas Pegadaian Mandek! UBS Betah di Rp2,8 Juta per Gram

Berikut rincian harga lengkapnya untuk masing-masing produk emas Pegadaian pada Minggu 5 April 2026
Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Preman Kampung Berulah, Tuan Rumah Hajatan di Purwakarta Tewas Usai Dikeroyok Minta 'Jatah'

Seorang tuan rumah hajatan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat tewas seusai dikeroyok oleh sejumlah preman kampung yang meminta 'jatah' ke tuan rumah hajatan.
Jadwal Liga Italia Hari Ini, Minggu 5 April 2026: Emil Audero Siap Unjuk Gigi, Big Match Inter Milan vs AS Roma Digelar Malam Nanti

Jadwal Liga Italia Hari Ini, Minggu 5 April 2026: Emil Audero Siap Unjuk Gigi, Big Match Inter Milan vs AS Roma Digelar Malam Nanti

Jadwal Liga Italia hari ini hadirkan sejumlah pertandingan menarik. Sorotan utama tentu mengarah ke duel besar antara Inter Milan dan AS Roma dini hari nanti.
Bangga! Pakar asal Indonesia Muhsin Budiono Pukau Forum Internasional di Australia, Berhasil Bedah Model Followership Versi Asia

Bangga! Pakar asal Indonesia Muhsin Budiono Pukau Forum Internasional di Australia, Berhasil Bedah Model Followership Versi Asia

Nama Indonesia kembali harum di kancah internasional. Pakar sekaligus pionir followership tanah air Muhsin Budiono baru saja didapuk menjadi pembicara kunci di-
‎Arsenal Jadi 'Satpam Trofi' Lagi? The Gunners Kehilangan 2 Gelar Usai Telan 2 Kekalahan Beruntun

‎Arsenal Jadi 'Satpam Trofi' Lagi? The Gunners Kehilangan 2 Gelar Usai Telan 2 Kekalahan Beruntun

Arsenal harus menerima kenyataan pahit setelah kehilangan dua peluang gelar dalam waktu berdekatan. Dua kekalahan beruntun di kompetisi berbeda membuat The Gunners kembali gagal mengangkat trofi. 
Seberapa Efektif Hipnoterapi untuk Atasi Kecemasan dan Luka Batin?

Seberapa Efektif Hipnoterapi untuk Atasi Kecemasan dan Luka Batin?

Praktisi hipnoterapi Rian Trianoto menegaskan bahwa mengabaikan emosi masa lalu justru bisa menjadi bom waktu bagi kesehatan mental seseorang. “Banyak orang ...

Trending

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Megawati Hangestri Sebut Satu Nama Penting di Balik Kemenangan Jakarta Pertamina Enduro atas Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Penampilan gemilang Megawati Hangestri menjadi sorotan usai Jakarta Pertamina Enduro menaklukkan Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Catatan Penting Bulent Karslioglu untuk Megawati Hangestri Dkk Usai Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan di Final Four Proliga 2026

Juara bertahan Jakarta Pertamina Enduro berhasil bangkit saat menghadapi Jakarta Popsivo Polwan pada lanjutan Final Four Proliga 2026.
Belum Juga Dinaturalisasi, Calon Striker Timnas Indonesia Ini Sudah Mimpi ke Piala Dunia 2030

Belum Juga Dinaturalisasi, Calon Striker Timnas Indonesia Ini Sudah Mimpi ke Piala Dunia 2030

Striker muda Luke Vickery yang belum dinaturalisasi sudah berani bermimpi bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030. Begini katanya.
Pelatih Popsivo Polwan Ungkap Biang Kerok Bisa 'Dipermalukan' Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Pelatih Popsivo Polwan Ungkap Biang Kerok Bisa 'Dipermalukan' Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Pelatih Jakarta Popsivo Polwan, Darko Dobriskov mengungkapkan biang kerok timnya bisa kalah dari Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro di laga lanjutan final four Proliga 2026 seri Surabaya
Hasil Tinju Dunia: Deontay Wilder Heroik Hantam Derek Chisora Sampai Kalah di Duel Kelas Berat Penuh Drama

Hasil Tinju Dunia: Deontay Wilder Heroik Hantam Derek Chisora Sampai Kalah di Duel Kelas Berat Penuh Drama

Hasil tinju dunia, di mana Deontay Wilder berhasil mengalahkan Derek Chisora di duel kelas berat yang berlangsung sengit.
Heboh Benda Bercahaya Jatuh di Langit Lampung Ternyata Bukan Meteor, Ini Kata Pakar

Heboh Benda Bercahaya Jatuh di Langit Lampung Ternyata Bukan Meteor, Ini Kata Pakar

Sejumlah warga awalnya menduga benda tersebut merupakan meteor, komet, bahkan ada yang mengira rudal nyasar.
Selengkapnya

Viral