News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Imigrasi Cegah Eks Dirjen Pajak Ken Dwijugiasteadi ke Luar Negeri, Diduga Alasan Korupsi

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mencegah mantan Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi untuk bepergian ke luar negeri.
Kamis, 20 November 2025 - 15:01 WIB
Mantan Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi.
Sumber :
  • Dokumentasi Ikatan Konsultan Pajak Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mencegah mantan Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi untuk bepergian ke luar negeri.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman mengatakan, hal itu dilakukan pihaknya berdasarkan permintaan Kejaksaan Agung (Kejagung).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang diajukan cekal oleh Kejagung atas nama Ken Dwijugiasteadi,” kata Yuldi saat dikonfirmasi, Kamis (20/11).

Selain Ken Dwijugiasteadi, Kejagung juga meminta empat orang lainnya untuk dicegah, yakni inisial BNDP, HBP, KL, dan VRH. 

Pencegahan ke luar negeri tersebut berlaku mulai 14 November 2025 hingga 14 Mei 2026.

“Alasan; korupsi,” demikian dikutip dari dokumen yang diterima dari Ditjen Imigrasi.

Turut diketahui, sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna membeberkan bahwa Kejagung telah menggeledah sejumlah tempat terkait kasus dugaan korupsi pajak tahun 2016–2020.

“Benar, ada tindakan hukum berupa penggeledahan di beberapa tempat terkait dugaan tindak pidana korupsi memperkecil kewajiban pembayaran perpajakan perusahaan/wajib pajak tahun 2016–2020,” kata Anang di Jakarta, Senin (17/11).

Ia mengatakan, kasus tersebut berkaitan dengan oknum pegawai pajak pada Direktorat Pajak Kementerian Keuangan RI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait waktu maupun lokasi penggeledahan, Anang tidak membeberkannya. Ia juga belum mengungkapkan duduk perkara kasus korupsi itu.

Kendati demikian, Anang menyebut bahwa kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan. “Iya (naik sidik),” ujar Kapuspenkum. (ant/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Metro Jaya Gelar Doa Bersama Terkait Hilangnya Jurnalis dan Awak Kapal di Selat Sunda

Polda Metro Jaya Gelar Doa Bersama Terkait Hilangnya Jurnalis dan Awak Kapal di Selat Sunda

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, kegiatan ini diinisiasi langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Immanudin.
Bikin Haru! Video Call Terakhir ASN Korban Penembakan KKB Viral, Sempat Kabari Ayah usai Lolos Seleksi CPNS

Bikin Haru! Video Call Terakhir ASN Korban Penembakan KKB Viral, Sempat Kabari Ayah usai Lolos Seleksi CPNS

Video call (VC) terakhir antara sang ayah dan Wili Mbuik viral di media sosial. Kini Wili telah gugur setelah ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Agate dan Red Dunes Games Rilis Port of Jumanah, Gim Kolaborasi Indonesia–UEA

Agate dan Red Dunes Games Rilis Port of Jumanah, Gim Kolaborasi Indonesia–UEA

Port of Jumanah merupakan salah satu dari tiga proyek kolaborasi Red Dunes Games dan Agate, sementara dua proyek lainnya dijadwalkan meluncur pada 2027.
Diakui Sebagai Pemain Kuota Asia Terbaik di Liga Voli Korea, Begini Respon Berkelas Megawati Hangestri

Diakui Sebagai Pemain Kuota Asia Terbaik di Liga Voli Korea, Begini Respon Berkelas Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea bersama Hyundai Hillstate mendapat sorotan dari para penggemar baik di Indonesia maupun Korea Selatan.
SK Bupati Buru Terkait Masyarakat Adat Tanpa Perda Dinilai Bertentangan dengan UU

SK Bupati Buru Terkait Masyarakat Adat Tanpa Perda Dinilai Bertentangan dengan UU

Persoalan utamanya bukan semata-mata mengenai keberadaan masyarakat adat, melainkan kedudukan dan kewenangan
Peralta Sebut Rivalitas Persib dengan Persija seperti River Plate Vs Boca Juniors di Argentina

Peralta Sebut Rivalitas Persib dengan Persija seperti River Plate Vs Boca Juniors di Argentina

Mariano Peralta menyebut rivalitas Persib dan Persija seperti River Plate vs Boca Juniors. Ia bertekad membawa Maung Bandung menang di SUGBK.

Trending

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Kematian Fajar Sahrudin di area Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, masih menjadi perhatian. Pengelola GBK kini mengumpulkan bukti dan rekaman CCTV.
Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau kembali menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran keras di V.League 26/27. Bek Vietnam itu menerima kartu merah usai bikin lawan cedera parah.
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Selengkapnya

Viral