News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Dosen Wanita Tewas di Hotel, Terungkap Terdaftar Satu KK dengan AKBP Basuki tanpa Sepengetahuan Keluarga

Dosen Untag Semarang tewas di hotel dan ternyata satu KK dengan AKBP Basuki. Keluarga kaget, sementara polisi ungkap adanya hubungan asmara tanpa ikatan sah.
Kamis, 20 November 2025 - 18:00 WIB
Dosen Untag Tewas di Hotel Semarang
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Kasus kematian dosen muda Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, berinisial DLL (35), masih menyita perhatian publik.

Korban ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di kawasan Gajahmungkur, Kota Semarang, pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 05.30 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Yang membuat kasus ini semakin misterius, korban ternyata terdaftar dalam satu Kartu Keluarga (KK) dengan AKBP Basuki, seorang perwira polisi yang menjadi saksi pertama sekaligus orang yang pertama kali melaporkan kejadian tersebut.

DLL, dosen muda yang dikenal cerdas dan pendiam, ditemukan tak bernyawa dalam kondisi tanpa busana di lantai kamar hotel tempatnya tinggal.

Penemuan jasadnya dilaporkan langsung oleh AKBP Basuki, anggota Direktorat Samapta Polda Jawa Tengah bagian Pengendali Massa (Dalmas) yang disebut mengenal dekat korban.

Keluarga korban, yang berasal dari Purwokerto, Jawa Tengah, mengaku terkejut setelah mengetahui bahwa nama DLL tercantum dalam satu KK dengan Basuki.

Dosen Untag Tewas di Semarang
Dosen Untag Tewas di Semarang
Sumber :
  • Instagram/Kisah_Kriminal

 

Fakta itu baru terungkap setelah kematian korban dan memunculkan berbagai pertanyaan mengenai hubungan keduanya.

Kerabat korban, Tiwi, mengungkapkan bahwa keluarga sama sekali tidak mengetahui adanya hubungan personal antara DLL dan Basuki.

“Iya, korban satu KK dengan saksi pertama (AKBP Basuki), katanya sebagai saudara. Kecurigaan muncul ketika adik saya menanyakan alamat korban dengan saksi pertama kok sama. Setelah dicek, ternyata mereka satu KK,” ujarnya dikutip dari kanal YouTube Tribun Jakarta Official.

Dari informasi yang diterima, korban dimasukkan ke dalam KK Basuki dengan alasan administrasi agar bisa pindah KTP ke Semarang.

"Katanya supaya bisa pindah KTP, jadi dimasukkan ke KK-nya saksi pertama,” kata Tiwi.

Keluarga pun merasa janggal karena Basuki tidak terlihat hadir di rumah sakit saat proses autopsi jenazah dilakukan.

“Kalau namanya saudara, seharusnya hadir. Tapi sampai sore tidak datang,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

DLL dikenal sebagai sosok yang tertutup soal kehidupan pribadinya. Ia merantau ke Semarang sejak empat tahun lalu setelah kedua orang tuanya meninggal dunia.

Selama di Semarang, korban bekerja sebagai dosen tetap di Untag dan menempuh pendidikan doktoral hingga lulus pada 2022.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Viral, Pemotor di Jakbar Jadi Korban Begal Sadis, Polisi Turun Tangan

Viral, Pemotor di Jakbar Jadi Korban Begal Sadis, Polisi Turun Tangan

Sebuah aksi begal sadis yang terekam kamera dan viral di media sosial menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat. 
Blak-blakan Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bakal Kalah dari China di Piala Asia U-17 2026

Blak-blakan Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bakal Kalah dari China di Piala Asia U-17 2026

Media Vietnam meragukan peluang Timnas U-17 Indonesia dan memprediksi kekalahan dari China di laga pembuka Piala Asia U-17 2026 usai performa buruk.

Trending

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Dondy Tan
Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap kata saat hendak melepas jemaah calon haji Maluku Utara dari embarkasi 13 Makassar yang hendak bertolak ke tanah suci.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar terbaru proses naturalisasi pemain keturunan jelang perjuangan Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang, ada nama baru yang muncul?
Selengkapnya

Viral