News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengusaha Kompak Dukung Kebijakan Prabowo soal UMKM,

Pengusaha mendukung penuh kebijakan Presiden Prabowo yang memperkuat UMKM melalui kolaborasi pemerintah–swasta dan pembinaan wajib bagi perusahaan besar.
Kamis, 20 November 2025 - 18:38 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Sumber :
  • dok. BPMI Istana Negara

Jakarta, tvOnenews.com – Kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mendapat sambutan hangat dari kalangan pengusaha. Para pelaku usaha menilai langkah pemerintah ini bukan hanya strategis, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa negara memberi keberpihakan kuat kepada ekonomi rakyat.

Dalam pidatonya di APEC Economic Leaders’ Meeting (AELM) di Gyeongju, Republik Korea, Jumat (31/10/2025), Presiden Prabowo menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia harus inklusif dan membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat. Kolaborasi pemerintah dan sektor swasta, menurutnya, harus dibangun berdasarkan prinsip ekonomi kerakyatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Di Indonesia, kami menerapkan prinsip ini melalui program yang memberdayakan usaha kecil dan koperasi untuk mengoptimalkan potensi mereka, meningkatkan kesejahteraan, dan berkontribusi pada masa depan yang lebih berkelanjutan,” kata Prabowo.

Pengusaha: Kebijakan Prabowo Selaras dengan Kedaulatan Ekonomi Pribumi

Ketua Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta, Uchy Hardiman, menjadi salah satu pihak yang menyampaikan dukungan penuh. Ia menilai kebijakan pemerintah yang mewajibkan perusahaan besar dan asing membina UMKM sebagai bagian dari rantai pasok, serta target meningkatkan partisipasi UMKM hingga di atas 30%, merupakan terobosan besar.

“Ini selaras dengan komitmen HIPPI dalam melawan ketimpangan sekaligus mewujudkan kedaulatan ekonomi pribumi di bumi nusantara,” ujar Uchy kepada wartawan, Kamis (20/11/2025).

Menurut Uchy, keberpihakan negara melalui kebijakan ini akan memperkuat pondasi ekonomi nasional yang selama ini bertumpu pada UMKM yang jumlahnya mencapai lebih dari 60 juta pelaku usaha. Ia mendorong seluruh elemen pengusaha untuk membuka ruang yang lebih luas bagi UMKM dalam rantai bisnis nasional.

Seruan Uchy: Tumandang, Gumregah, Migunani untuk Ekonomi Rakyat

Mengutip filosofi Jawa “Tumandang, Gumregah, Migunani”, Uchy mengajak pengusaha pribumi bergerak bersama untuk bangkit dan memberikan manfaat bagi sesama.

“Dalam Rakernas HIPPI di Yogyakarta kemarin, saya melihat seluruh insan pengusaha pribumi sangat memahami makna filosofi tersebut. Ini menjadi semangat gerakan ekonomi pribumi agar bergema ke seluruh penjuru Indonesia,” ujarnya.

HIPPI DKI Jakarta sendiri hadir dalam Rakernas dengan formasi lengkap, mulai dari pengurus DPD hingga ketua umum dari lima wilayah Jakarta. Kehadiran tersebut menjadi simbol komitmen bahwa pengusaha pribumi siap menyukseskan agenda besar pemerintah dalam memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.

Dorongan Implementasi PP Nomor 7 Tahun 2021

Dalam keterangannya, Uchy juga mengajak seluruh pihak untuk mengejawantahkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021 tentang kemudahan, perlindungan, dan pemberdayaan Koperasi serta UMKM. Regulasi ini mencakup penyelenggaraan inkubasi usaha, akses pendanaan melalui dana alokasi khusus, dan peran aktif pemerintah pusat maupun daerah.

Menurutnya, aturan tersebut menjadi payung hukum penting untuk menciptakan ekosistem pemberdayaan UMKM yang berkelanjutan. Dengan implementasi yang tepat, UMKM akan memiliki akses lebih besar terhadap pembinaan, pendanaan, hingga kesempatan masuk ke rantai pasok industri nasional.

HIPPI Tegaskan Komitmen: UMKM Harus Bisa Mandiri di Tengah Tantangan Global

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Uchy menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa HIPPI akan terus menjadi wadah perjuangan ekonomi bagi pengusaha lokal dan pelaku UMKM.
“Satu hal yang dapat saya pastikan, HIPPI senantiasa hadir sebagai wadah perjuangan ekonomi yang berpihak pada pengusaha lokal, UMKM, serta pelaku usaha daerah agar mampu bersaing dan mandiri di tengah tantangan ekonomi global,” pungkasnya.

Dengan dukungan terbuka dari kalangan pengusaha, kebijakan Presiden Prabowo dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan 2,5, Jokowi Sebut IPK-nya 3,05

Bukan 2,5, Jokowi Sebut IPK-nya 3,05

Jokowi menyebut IPK-nya saat lulus dari Fakultas Kehutanan UGM 3,05 bukan 2,5. Jokowi lantas menjelaskan dirinya lulus ujian skripsi pada 23 Oktober 1985. Sementara itu, dirinya diwisuda pada 19 November 1985.
KRL Cikarang-Kampung Bandan Dilempari Batu di Perlintasan Stasiun Bekasi-Kranji, KAI Pastikan Tidak Ada Korban

KRL Cikarang-Kampung Bandan Dilempari Batu di Perlintasan Stasiun Bekasi-Kranji, KAI Pastikan Tidak Ada Korban

KRL Nomor 5173 relasi Cikarang-Kampung Bandan dilempari batu oleh orang tak dikenal pada Kamis (5/11/2026). KAI Commuter melakukan penanganan darurat dengan menutup sementara kaca jendela pintu yang pecah menggunakan lakban.
Ferry Paulus Apresiasi Borneo FC dan Persib Bandung Lolos Fase Knock Out Liga Champions Asia

Ferry Paulus Apresiasi Borneo FC dan Persib Bandung Lolos Fase Knock Out Liga Champions Asia

Tampil di dua kompetisi Asia di kasta berbeda, baik Borneo FC dan Persib Bandung berhasil finis sebagai juara grup dan lolos ke fase knock out. 
Pembenahan Transportasi Publik di Kota Bandung, Farhan Ingin Sopir Angkot Digaji

Pembenahan Transportasi Publik di Kota Bandung, Farhan Ingin Sopir Angkot Digaji

Pemkot Bandung terus mendorong pembenahan transportasi publik lewat pengembangan sistem integrasi angkot.
Sebanyak 15 Fragmen Tulang Dicek Polda Jatim, Hasilnya Dipastikan milik Korban Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Sebanyak 15 Fragmen Tulang Dicek Polda Jatim, Hasilnya Dipastikan milik Korban Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun

Hasil identifikasi fragmen tulang dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun terungkap. Sejauh ini polisi masih mendalami bagian terkecilnya.
Deretan Fakta Baru Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Tersangka Pelajari Teknik Mencekik hingga Mau Rendam Korban Pakai Larutan Kimia

Deretan Fakta Baru Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun: Tersangka Pelajari Teknik Mencekik hingga Mau Rendam Korban Pakai Larutan Kimia

Inilah deretan fakta baru terait kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur. Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur AKBP Arbaidi Jumhur mengungkap isi ChatGPT tersangka.

Trending

Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Pesan Menohok Roy Suryo setelah Sidang di PN Jakarta Timur, Singgung Perbedaan Ijazah Jokowi

Jokowi hadir sebagai saksi dan memperlihatkan ijazah pendidikan mulai dari tingkat sekolah dasar sampai sarjana di UGM.
Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Respons Jokowi soal Tawa Roy Suryo Pecah saat Ijazahnya Ditunjukkan: Kita Lihat

Inilah respons Jokowi soal tawa Roy Suryo pecah saat dirinya menunjukkan ijazah S1-nya. Jokowi menanggapi tawa Roy dengan meminta semua pihak untuk menunggu keputusan majelis hakim.
Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Beda dari Timnas Indonesia, Pemain Australia Mogok Main Imbas Paksakan Tetap ke Yordania

Australia akan menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman, 17 November 2026. Sebelum laga ini, Australia akan menghadapi Qatar pada 14 November 2026.
Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Timnas Indonesia Bikin Pusing Yordania, Badou Zaki Buka Semua Opsi untuk Isi FIFA Matchday Novemeber 2026

Federasi Sepak Bola Yordania kini berpacu dengan waktu untuk mencari lawan pengganti agar agenda FIFA Matchday November tidak hanya diisi satu pertandingan.
Jokowi Tegaskan Tidak Pernah Rekonstruksi Wajah hingga Pakai Makeup: dari Dulu Sampai Sekarang Seperti Ini

Jokowi Tegaskan Tidak Pernah Rekonstruksi Wajah hingga Pakai Makeup: dari Dulu Sampai Sekarang Seperti Ini

Jokowi menegaskan dirinya tidak pernah merekonstruksi wajah dan tidak pernah memakai makeup. Jokowi lantas menjawab bahwa foto di ijazahnya adalah foto dirinya, bukan Dumatno.
Polri Ungkap Lokasi Markas Operasional Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden Prabowo

Polri Ungkap Lokasi Markas Operasional Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden Prabowo

Polri mengungkap fakta baru dibalik penetapan empat tersangka dugaan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto. 
Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Kisah Orang Miskin yang Menolak Emas, Pesannya Bikin Haru: Yakinlah kepada Allah

Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Kisah Orang Miskin yang Menolak Emas, Pesannya Bikin Haru: Yakinlah kepada Allah

Ustaz Khalid Basalamah ungkap kisah orang miskin yang menolak emas, pesannya bikin haru.
Selengkapnya

Viral