News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Kesembilan, Tim SAR Temukan Korban Longsor Cilacap di Perbatasan Dua Titik Pencarian

Tim SAR menemukan satu korban anak pada hari kesembilan longsor Cilacap. Total korban tewas menjadi 21 orang, dua masih dalam pencarian. Upaya evakuasi terus dilakukan.
Jumat, 21 November 2025 - 17:30 WIB
Hari Kesembilan, Tim SAR Temukan Korban Longsor Cilacap di Perbatasan Dua Titik Pencarian
Sumber :
  • Antara

Cilacap, tvOnenews.com – Upaya pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, kembali membuahkan hasil. Pada hari kesembilan operasi, Tim SAR gabungan menemukan satu korban anak berusia tiga tahun, Fatin Ayu Rengganis, dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan ini menambah panjang daftar korban tewas dalam tragedi longsor yang terjadi Kamis malam, 13 November 2025.

Jenazah korban ditemukan pada Jumat (21/11) sekitar pukul 15.52 WIB di area perbatasan Worksite B-1 dan Worksite B-2. Proses evakuasi dilakukan setelah alat berat melakukan penggalian intensif di lokasi yang diperkirakan menjadi titik terkuburnya para korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Kantor SAR Cilacap sekaligus SAR Mission Coordinator (SMC), Muhammad Abdullah, mengatakan sejak awal tim telah mengerahkan seluruh kemampuan, termasuk penggunaan alat berat, drone, anjing pelacak, hingga pompa alkon.

“Tim terus bekerja keras mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada untuk mempercepat pencarian para korban,” ujarnya.

Fokus Pencarian di Dua Titik Kritis

Abdullah menjelaskan upaya pencarian kini dipusatkan di Worksite A-1 dan Worksite B-1, dua lokasi yang diyakini masih menyimpan korban tertimbun. Sejak awal kejadian, dua titik ini menjadi area yang paling sulit dijangkau karena material longsoran sangat tebal dan melibatkan kontur tanah yang tidak stabil.

Di tengah medan sulit dan cuaca yang tak menentu, tim SAR tetap bekerja dengan prinsip kehati-hatian.

“Kami mengutamakan keselamatan personel. Kondisi di lapangan masih labil sehingga tim harus bergantian dan tetap terkoordinasi,” kata Abdullah.

Ia juga meminta doa masyarakat agar dua korban yang masih hilang dapat segera ditemukan.

Tragedi Malam Kamis yang Menelan Puluhan Korban

Longsor besar di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, terjadi pada Kamis (13/11) sekitar pukul 19.00 WIB. Hujan deras yang mengguyur wilayah Majenang memicu pergerakan tanah di perbukitan hingga menghancurkan sejumlah rumah warga yang berada di bawahnya.

Sejak hari pertama, operasi pencarian langsung melibatkan Basarnas, BPBD, TNI–Polri, relawan lokal, hingga masyarakat. Kendati demikian, material longsoran berupa lumpur tebal, bebatuan, dan kayu besar membuat proses pencarian berlangsung lambat.

Data awal mencatat 46 warga terdampak:

  • 23 orang selamat

  • 2 orang meninggal

  • 21 orang dinyatakan hilang

Temuan jenazah Fatin Ayu Rengganis pada hari kesembilan menambah daftar korban meninggal menjadi 21 jiwa. Dengan demikian, operasi pencarian masih menyisakan dua korban hilang, yaitu:

  • Maysarah Salsabila (14) – diperkirakan berada di Worksite A-1

  • Vani Hayati Lanjarsari (12) – diperkirakan berada di Worksite B-1

Pencarian Berlanjut Meski Harapan Menipis

Memasuki hari kesembilan, medan berat dan cuaca menjadi tantangan terbesar tim SAR. Meski demikian, komitmen untuk menemukan seluruh korban masih menjadi prioritas utama.

“Selama kondisi memungkinkan dan potensi korban masih ada, pencarian akan terus dilanjutkan,” tegas Abdullah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keluarga korban dan warga setempat terus memantau perkembangan operasi sambil berharap seluruh korban dapat ditemukan dan dimakamkan dengan layak.

Tragedi longsor di Cibeunying menjadi pengingat bahwa wilayah rawan bencana membutuhkan mitigasi lebih serius, terutama memasuki musim hujan. Pemerintah daerah juga diminta melakukan evaluasi tata ruang agar kejadian seperti ini tidak kembali menelan banyak korban. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Hari Ini 26 September 2026 Rp2.613.000 per Gram, Naik Rp23.000

Harga Emas Antam Hari Ini 26 September 2026 Rp2.613.000 per Gram, Naik Rp23.000

Harga emas Antam hari ini 26 September 2026 terpantau berada di angka Rp2.613.000 per gram.
Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat, 50 Pati dari Kadivhubinter hingga Kapolda Sulut Jadi Irjen Pol

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat (Korprapot) 50 Perwira Tinggi (Pati) dan 4 PNS Polri.
Kebakaran Hanguskan Ruang BK dan Perpustakaan SMP Negeri 2 Perak Jombang

Kebakaran Hanguskan Ruang BK dan Perpustakaan SMP Negeri 2 Perak Jombang

Kebakaran melanda SMP Negeri 2 Perak, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (26/9) dini hari.
Gila! 80 Ribu Tiket Laga Terakhir Lionel Messi Bersama Timnas Argentina Ludes dalam 2 Jam

Gila! 80 Ribu Tiket Laga Terakhir Lionel Messi Bersama Timnas Argentina Ludes dalam 2 Jam

Laga yang diperkirakan menjadi penampilan terakhir Lionel Messi bersama Argentina langsung mendapat sambutan luar biasa. Sebanyak 80.000 tiket terjual habis.
Lewat Akun Pribadi, Istri Ferdy Sambo Menepis Isu Miring soal Suami Menikmati "Fasilitas Mewah" di Lapas Cibinong

Lewat Akun Pribadi, Istri Ferdy Sambo Menepis Isu Miring soal Suami Menikmati "Fasilitas Mewah" di Lapas Cibinong

beredar foto dan video Ombudsman RI saat sidak Lapas Cibinong. Memperlihatkan adanya, sebuah ruangan, ada Salib menempel di dinding dikaitkan dengan Ferdy Sambo
Debut Zidane Berbuah Kemenangan, Mbappe Justru Cedera Usai Jadi Penentu Prancis

Debut Zidane Berbuah Kemenangan, Mbappe Justru Cedera Usai Jadi Penentu Prancis

Zinedine Zidane mengawali debutnya sebagai pelatih Prancis dengan kemenangan 1-0 atas Turki, tetapi hasil positif tersebut diwarnai cedera Kylian Mbappe, (26/9)

Trending

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Sudah Singgung Malaysia usai Kalahkan Singapura, John Herdman Siap Habis-habisan Bawa Timnas Indonesia Tekuk Harimau Malaya

Sudah Singgung Malaysia usai Kalahkan Singapura, John Herdman Siap Habis-habisan Bawa Timnas Indonesia Tekuk Harimau Malaya

John Herdman mulai memanaskan persiapan Timnas Indonesia jelang menghadapi Malaysia. Ia memahami laga tersebut memiliki arti khusus bagi kedua negara.
Timnas Indonesia Diakui Rival, Pelatih Singapura Tak Segan Puji Kualitas Skuad Garuda Usai Dipermalukan 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Diakui Rival, Pelatih Singapura Tak Segan Puji Kualitas Skuad Garuda Usai Dipermalukan 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Singapura, Gavin Lee. Ia menilai skuad Garuda tampil sangat baik saat kedua tim bertemu di FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral