Tim Gabungan Evakuasi 12 Warga yang Seharian Terjebak Banjir di Agam Sumbar
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengevakuasi 12 warga yang terjebak banjir Sungai Batang Nanggang di sebuah kebun, Jorong Tapian Kandis, Nagari Silareh Aia Barat, Palembayan, Minggu (23/11).
"Evakuasi korban menggunakan perahu dan evakuasi sudah selesai dilakukan," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Abdul Ghafur.
Ia menjelaskan, dari 12 korban tersebut, tiga di antaranya tidak mau dievakuasi, karena membawa bekal logistik untuk satu minggu tinggal di pondok kebun miliknya.
Ketiga korban itu merupakan satu keluarga atas nama Edi (27) warga Sikabau, Jorong Tapian Kayu Pasak Selatan, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Rita (25) dan Herman (2).
Sementara, sebanyak sembilan korban yang dievakuasi atas nama Dasman (35), Daren (65), Dolianto (38), Amir (60), Farel (13), Peri (36), Aril (16), Deni (45) dan Yeni (40).
"Kesembilan korban merupakan warga Tapian Kandih, Nagari Salareh Aia Barat, Kecamatan Palembayan," ujarnya.
Ia menambahkan, upaya penyelamatan 12 korban terjebak banjir akibat meluapnya Sungai Batang Nanggang dilakukan sejak pukul 16.00 WIB,
Mereka terjebak di pondok kebunnya sejak Sabtu (22/11) sore.
Turut diketahui, sir Sungai Batang Nanggang meluap karena tingginya intensitas curah hujan semenjak beberapa hari terakhir yang menyebabkan para petani yang beraktivitas di kebun seberang sungai tidak bisa menyeberangi sungai.
"Pada Sabtu (22/11), korban sedang berada di area kebun dan saat itu terjadi curah hujan yang tinggi hingga menyebabkan air sungai meluap hingga ke area kebun mereka yang mengakibatkan korban terjebak. Saat awal kejadian korban masih bisa berkomunikasi dengan warga dan pada Minggu (23/11), korban dinyatakan putus kontak," ujarnya. (ant/dpi)
Load more