News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Fakta Kematian Alvaro Kiano, Bocah Jaksel yang Hilang Sejak Maret 2025, Ternyata Dibunuh Ayah Tirinya

Misteri hilangnya Alvaro Kiano Nugroho (6), bocah asal Jakarta Selatan yang menghilang sejak Maret 2025, akhirnya terungkap dengan fakta mengejutkan. Alvaro di-
Senin, 24 November 2025 - 17:32 WIB
Alvaro Kiano Nugroho
Sumber :
  • ist

Jakarta, tvOnenews.com – Misteri hilangnya Alvaro Kiano Nugroho (6), bocah asal Jakarta Selatan yang menghilang sejak Maret 2025, akhirnya terungkap dengan fakta mengejutkan.

Alvaro ditemukan sudah tidak bernyawa dan hanya tersisa tulang belulang di kawasan Kali Cilalay, Tenjo, Bogor, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fakta ini diungkap setelah pihak kepolisian menangkap ayah tiri korban, Alex Iskandar, yang kini diduga sebagai pelaku pembunuhan.

Keluarga Alvaro: Nenek Sayem dan Kakek Tugimin
Keluarga Alvaro: Nenek Sayem dan Kakek Tugimin
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / YouTube TRANS TV Official

Ā 

1. Dijemput Ayah Tiri dengan Alasan Membeli Mainan

Keterangan keluarga menyebut hilangnya Alvaro bermula saat pelaku menjemput korban dari rumah.

Sang nenekĀ Sayem (53)Ā mengatakan Alex membawa cucunya dengan dalih ingin membelikan mainan di sekitar Masjid Jami Al-Muflihun.

Namun perjalanan berubah tragis ketika Alvaro disebut terus menangis dan mencari kakeknya.

ā€œTerus Alvaro itu sore, nangis terus diam-diam nyari bapaknya… Mungkin katanya Alex kesal, gitu. Terus dibekap pakai handuk mulutnya,ā€ tutur Sayem, Senin (24/11/2025).

Sayem mengatakan setelah itu tubuh Alvaro sudah tak bernyawa.

2. Jenazah Dititipkan ke Rumah Kerabat dan Disembunyikan

Setelah menyadari korban meninggal, pelaku diduga membawa jasad Alvaro ke rumah adiknya di Bogor. MirisnyaĀ tindakan itu dilakukan melalui perantara orang lain karena pelaku takut ketahuan.

ā€œTerus dibawa, dititipin di adiknya di daerah Bogor,ā€ ujar Sayem.

Saat jenazah mulai mengeluarkan bau, warga sekitar mempertanyakan sumber aroma menyengat tersebut. Namun pihak keluarga pelaku justru memberi alasan palsu.

ā€œIni kok udah bau apaan?… Ini mah bangkai anjing,ā€ ucap Sayem menirukan percakapan warga dan adik pelaku.

Alvaro Kiano Nugroho
Alvaro Kiano Nugroho
Sumber :
  • Viva

Ā 

3. Jenazah Dibungkus Plastik dan Dibuang ke Dekat Sungai

Karena bau makin menyengat, pelaku disebut membungkus jenazah Alvaro menggunakan plastik dan mengikatnya pada sebuah pohon di tepi aliran sungai agar tidak hanyut.

Sayem menambahkan, tindakan itu dilakukan setelah upaya menyamarkan bukti.

ā€œJadi itu udah diplastik gitu, diikat. Terus diikat lagi sama pohon, kan enggak hanyut,ā€ jelasnya.

Pihak kepolisian memastikan pelaku pembunuhan adalah ayah tiri korban.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengatakan:

ā€œPelaku adalah ayah tirinya Alvaro.ā€

Nicolas menyebut kasus ini terungkap setelah pelaku lebih dulu diamankan, kemudian polisi menemukan lokasi pembuangan jenazah.

ā€œIya (penangkapan dahulu baru penemuan kerangka),ā€ ungkapnya.

Saat ini penyidik masih mendalami motif hingga kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini memicu duka sekaligus kemarahan publik, mengingat korban masih anak-anak dan pelaku merupakan orang terdekat yang seharusnya melindungi.

Polisi berjanji akan membuka seluruh fakta dan memproses pelaku sesuai hukum yang berlaku.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KPK Dalami Aliran Permintaan Uang Bupati Pemalang Non Aktif Anom Widiyanto

KPK Dalami Aliran Permintaan Uang Bupati Pemalang Non Aktif Anom Widiyanto

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait dugaan korupsi di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, Jawa -
Pengamat Senior Ini Tiba-tiba Prediksi Marc Marquez Bisa Pensiun dari MotoGP Lebih Cepat Gara-gara Hal Ini

Pengamat Senior Ini Tiba-tiba Prediksi Marc Marquez Bisa Pensiun dari MotoGP Lebih Cepat Gara-gara Hal Ini

Pengamat senior MotoGP, Carlo Pernat, melontarkan prediksi mengejutkan mengenai masa depan dari juara bertahan musim ini, Marc Marquez.
Panggung AMI Awards 2026 Bertabur Musisi, dari Opick hingga SMASH Meriahkan Arena Tren Musik di Indonesia

Panggung AMI Awards 2026 Bertabur Musisi, dari Opick hingga SMASH Meriahkan Arena Tren Musik di Indonesia

Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2026 tidak hanya menjadi momentum pengumuman para pemenang, tapi juga menggelar rangkaian pertunjukan musik, termasuk sejumlah kolaborasi yang melibatkan musisi lintas generasi.
Hasil Melbourne Victory Vs Persib di Babak Pertama: Skor 0-0, Tendangan Balsa Sekulic Hantam Mistar Gawang

Hasil Melbourne Victory Vs Persib di Babak Pertama: Skor 0-0, Tendangan Balsa Sekulic Hantam Mistar Gawang

Persib Bandung dominan saat menghadapi Melbourne Victory, tetapi peluang Balsa Sekulic dan Eliano Reijnders belum mengubah skor 0-0 sampai akhir babak pertama.
Nusron Wahid Rampung Diperiksa KPK, Bungkam Soal Materi Dugaan Suap Lahan HGB

Nusron Wahid Rampung Diperiksa KPK, Bungkam Soal Materi Dugaan Suap Lahan HGB

Menteri ATR/BPNĀ Nusron Wahid rampung menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK pada Rabu (4/11/2026). Nusron keluar dari Gedung Merah Putih KPK sekira ...
Drama Charles Leclerc dan Lewis Hamilton di F1 GP Meksiko Terus jadi Sorotan, Legenda Formula 1 Sampai Bilang Begini

Drama Charles Leclerc dan Lewis Hamilton di F1 GP Meksiko Terus jadi Sorotan, Legenda Formula 1 Sampai Bilang Begini

Perseteruan Lewis Hamilton dan Charles Leclerc saat F1 GP Meksiko masih menjadi perbincangan hingga mendapatkan komentar dari salah satu legenda Formula 1.

Trending

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Kabar Duka, Dadang Sastrapraja Pengurus PSSI Kota Bandung Meninggal Dunia saat Bertugas di PORPROV Jawa Barat 2026

Dadang Sastrapraja, Direktur Kompetisi Askot PSSI Kota Bandung tutup usia saat menjadi Koordinator Panpel Cabang Olahraga Gulat PORPROV XV Jawa Barat 2026.
Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Kang Sung-hyung Ungkap Biang Kerok Kekalahan Hyundai Hillstate, Singgung Performa Megawati Hangestri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung mengungkapkan biang kerok anak asuhnya bisa menelan kekalahan di laga perdana mereka di Liga Voli Korea 2026-2027. Ia juga turut menyoroti performa sejumlah pemain terutama Megawati Hangestri.
Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar Buka Suara soal Aksi Unjuk Rasa Penolakan Konser Andrea Bocelli: Ada Sebab dan Alasan

Habib Bahar bin Smith buka suara soal aksi unjuk rasa penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11/2026) malam. Habib Bahar mengatakan penolakan konser ada sebab dan alasannya.
Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Tahu Dirinya Disadap dari Laporan Kapolri Suyudi Ario Seto

Yusril menjelaskan laporan penyadapan disampaikan Kapolri kepada Prabowo dan sejumlah menteri merupakan persoalan serius yang menyangkut kepentingan negara.
Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Kronologi Pembunuhan Istri Pengacara di Indramayu, Korban Ditemukan Hangus Terbakar dalam Mobil

Komariah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi hangus terbakar di dalam mobilnya di kawasan hutan jati Desa Cikamurang, Terisi, Indramayu, Selasa (3/11/2026).
Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Soroti Pernyataan Herri Pras yang Diduga Mencela Tokoh Agama UAH dan UAS, Koh Hanny: Tidak Mencerminkan Ajaran Islam

Konten kreator Herri Pras menuai kecaman karena konten-kontennya ada yang menghina tokoh agama atau pihak tertentu.
Selengkapnya

Viral