News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Tren 'Party Jamu' di Media Sosial, Pengamat Usul Pemerintah Masif Perkenalkan Jamu ke Internasional

Saat ini media sosial tengah ramai dengan tren 'party jamu' di kalangan anak muda. Kebanyakan tren ini dilakukan oleh generasi muda atau Gen Z. Biasanya...
Selasa, 25 November 2025 - 19:18 WIB
Viral, Party Jamu Jadi Tren di Medsos, Gen Z: Daripada Mabuk-mabukan, Bagus Lestarikan Budaya!
Sumber :
  • istimewa - antaranews

Jakarta, tvOnenews.com - Saat ini media sosial tengah ramai dengan tren 'party jamu' di kalangan anak muda.

Di media sosial para anak muda atau Gen Z ini mengunggah momen meminum jamu bersama teman-temannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gaya hidup minum jamu dianggap menjadi solusi untuk tetap sehat di tengah kegiatan atau pekerjaan anak muda.

Pengamat pariwisata yang juga Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Azril Azhari menyambut positif tren anak muda tersebut.

Menurutnya, kegemaran meminum jamu saat ini tidak hanya dinikmati para orang tua tetapi juga sudah merebak ke anak muda.

"Iya sangat (positif sekali), jangan hanya anak muda, tapi juga untuk orang tua, orang tua juga kan ingin panjang umur," kata dia saat dihubungi, Selasa (25/11/2025).

Di sisi lain ia menyebut bahwa jamu yang merupakan budaya asli Indonesia ini harus lebih masif dikenalkan ke dunia internasional. Pasalnya, hal ini akan berdampak terhadap pariwisata di Indonesia.

"Memperkenalkan di meeting internasional, pameran internasional, baru nanti bisa ada festival (jamu), perkenalkan dulu Indonesia melalui seminar-seminar lalu festival-festivalnya dilakukan," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, bahwa saat ini banyak pengunjung menginginkan pariwisata yang mampu memenuhi kebutuhan dirinya melalui wisata kebugaran.

Sehingga, diharapkan dengan tren minum jamu yang saat ini akan membawa efek domino ke dunia pariwisata.

"Saat ini yaitu wisata minat khusus seperti wisata kebugaran yang sangat diminati pengunjung segala usia," ungkapnya.

Ia juga menuturkan, sudah banyak hasil uji klinik terkait jamu, salah satunya melalui Perhimpunan Dokter Herbal Indonesia (PDHMI).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil uji klinik tersebut mengungkapkan bahwa jamu memiliki khasiat yang baik bukan saja untuk dikosumsi, tetapi juga diolah jadi bahan terapi kesehatan.

"Saya sudah mengembangkan juga herbal itu untuk spa, itu menyehatkan kulit segala macam," jelasnya. (aha/iwh)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Lawan Persib Bandung, Persija Jakarta Tambah Kekuatan di Lini Serang

Jelang Lawan Persib Bandung, Persija Jakarta Tambah Kekuatan di Lini Serang

Pada laga pekan kedua Super League 2026-2027, Persija langsung dihadapkan musuh bebuyutannya, Persib Bandung. Laga digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9/2026). 
Warganet Heboh Naik KA Bandara di Jalur Tanjung Priok, Tarifnya Tetap Rp3.000

Warganet Heboh Naik KA Bandara di Jalur Tanjung Priok, Tarifnya Tetap Rp3.000

KA Bandara Basoetta sementara melayani rute Tanjung Priok-Jakarta Kota. Warganet heboh menjajal KA Bandara dengan tarif tetap Rp3.000.
Bos Ferrari Pilih Bungkam Soal Insiden Lewis Hamilton dan Charles Leclerc di F1 GP Italia 2026 Kemarin

Bos Ferrari Pilih Bungkam Soal Insiden Lewis Hamilton dan Charles Leclerc di F1 GP Italia 2026 Kemarin

Lap pertama F1 GP Italia 2026 pada akhir pekan kemarin sempat diwarnai duel sengit duo Ferrari yakni Lewis Hamilton dan Charles Leclerc.
Hari Ini Fajar Sahrudin Seharusnya Genap 31 Tahun, Selamat Ulang Tahun Fajar

Hari Ini Fajar Sahrudin Seharusnya Genap 31 Tahun, Selamat Ulang Tahun Fajar

Fajar Sahrudin seharusnya berulang tahun ke-31 pada 10 September 2026. Sebelum meninggal, ia meninggalkan pesan, donasi Rp40 juta, dan harapan agar dunia
Hari Ketiga Pencarian Rombongan Jurnalis di Selat Sunda, KP Sanjaya-7017 Polri dan KN SAR Tetuka Terus Sisir Perairan

Hari Ketiga Pencarian Rombongan Jurnalis di Selat Sunda, KP Sanjaya-7017 Polri dan KN SAR Tetuka Terus Sisir Perairan

Operasi hari ketiga melibatkan lebih dari 280 personel gabungan dari berbagai unsur. Selain Polri dan Basarnas, juga TNI, Bakamla, KSOP, BPBD, unsur kewilayahan, potensi SAR, hingga nelayan.
PSSI Buka Suara soal TC Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Belum Kirim Jadwal

PSSI Buka Suara soal TC Timnas Indonesia Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Belum Kirim Jadwal

PSSI mengungkap persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 masih menunggu program John Herdman, termasuk jadwal TC dan kepastian pemain.

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Jumat, 11 September 2026, diprediksi menjadi hari yang cukup menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan besok?
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral