GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiket Kereta Mudik dari Jakarta Untuk H+2 Lebaran 2022 Masih Tersedia

Tiket kereta api (KA) jarak jauh dari Jakarta ke berbagai relasi tujuan di pulau Jawa masih tersedia untuk keberangkatan H+2 Lebaran atau 5 Mei ini hingga 7 Mei 2022
Rabu, 4 Mei 2022 - 22:58 WIB
Sejumlah calon penumpang kereta api menunggu keberangkatan di pintu selatan-timur Stasiun Gambir, Jakarta pada Rabu (4/5/2022).
Sumber :
  • (ANTARA/Lia Wanadriani Santosa)

Jakarta - Tiket kereta api (KA) jarak jauh dari Jakarta ke berbagai relasi tujuan di pulau Jawa masih tersedia untuk keberangkatan H+2 Lebaran atau 5 Mei ini hingga 7 Mei 2022 meskipun jumlah pemesanan terus meningkat.

Hal ini diungkapkan Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah operasi (Daop) 1 Jakarta, Eva Chairunisa, Berdasarkan pantauan pada pukul 14.00 WIB, tiket kereta yang masih tersedia di laman resmi KAI untuk pemberangkatan dari Stasiun Gambir yakni tujuan Bandung, Yogyakarta, Semarang, Solo, Tegal dan Surabaya dan relasi tujuan tak jauh berbeda untuk pemberangkatan dari Stasiun Pasar Senen (kecuali tujuan Bandung).

Sebanyak 35 KA yang beroperasi di Stasiun Gambir dan 8 di antaranya KA tambahan. Sementara di Stasiun Pasar Senen, terdapat 28 KA yang beroperasi dan 2 di antaranya KA Tambahan.

Berdasarkan data dari PT KAI Daop 1 Jakarta, sebanyak 428.680 tiket telah terjual untuk keberangkatan periode 22 April 2022 hingga 4 Mei 2022 dengan relasi yang banyak dipilih pengguna antara lain tujuan Yogyakarta, Solo, Kutoarjo, Purwokerto, Kebumen, Tegal, Semarang, Surabaya, Malang, Cirebon, dan Bandung.

Adapun relasi yang banyak dipilih calon pengguna KA saat arus balik relatif sama seperti pada arus mudik.

PT KAI Daop 1 Jakarta mengimbau calon penumpang KA memperhatikan kembali persyaratan perjalanan dengan KA sesuai dengan SE Kemenhub No 49 Tahun 2022 yakni calon penumpang yang sudah mendapatkan vaksin ketiga (booster) tidak perlu menunjukkan hasil negatif screening Covid-19.

Mereka yang sudah mendapatkan vaksin kedua wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen 1x24 jam atau tes RT-PCR 3x24 jam.

Namun, khusus calon penumpang KA Jarak Jauh berusia 6-17 tahun yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen, namun wajib sudah divaksinasi dosis kedua.

Bagi mereka yang baru divaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3x24 jam, sementara calon penumpang yang tidak ataubelum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah dan hasil negatif tes RT-PCR 3x24 jam.

Selanjutnya, pelanggan KA berusia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen atau RT-PCR namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan.

Pesan tiket kereta secara daring
​​​​​​
​​​​​Saat ini, sebagian orang memilih memesan tiket kereta api (KA) terjarak jauh termasuk pada masa arus mudik dan balik Lebaran 2022 secara daring ketimbang luring atau datang langsung ke loket tiket di stasiun tempat keberangkatan kereta.

Dari Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, masyarakat bisa memesan tiket untuk sejumlah tujuan kawasan Jawa Tengah dan Timur seperti Yogyakarta, Solo, Kutoarjo, Purwokerto, Kebumen, Tegal, Semarang, Surabaya, Malang hingga Cirebon dan Bandung untuk pemberangkatan dari Stasiun Pasar Senen atau Stasiun Gambir.

Annisa asal Jakarta misalnya. Dia saat ditemui di Stasiun Pasar Senen sebelum keberangkatan menuju Stasiun Tegal siang tadi melakukan perjalanan mudik bersama suami dan dua anaknya mengatakan, sudah sejak beberapa waktu lalu memesan tiket melalui salah satu platform jual beli daring.

"Bisa lewat situ (menyebut salah satu platform jual beli daring). Nanti pas pulang tanggal 9 Mei baru lewat aplikasi KAI," kata dia 

Selain Annisa, Betty asal Medan juga memilih membeli tiket kereta secara daring. Betty yang kini menempuh pendidikan sarjana di salah satu perguruan tinggi negeri di Jakarta itu menemani teman satu kosnya mudik ke Jember, Jawa Timur.

Dia berangkat pada 25 April lalu dan kembali ke Jakarta pada Rabu ini di Stasiun Pasar Senen sekitar pukul 08.20 WIB.

Reservasi online tiket KA sendiri saat ini dapat melalui fitur Connecting Train di aplikasi KAI Access. Aplikasi ini akan membantu memberikan alternatif perjalanan KA dengan mengombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan.

Mengutip laman KAI Access , pemesanan tiket bisa dilakukan dengan periode pemesanan kurang dari 3 jam sampai dengan 1 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api. Batas waktu pembayaran tiket sampai dengan 15 menit setelah mendapatkan kode pembayaran. Bila melebihi batas waktu, maka tiket dan kode booking dibatalkan oleh sistem.

Sementara bila melalui fasilitas penyedia tiket secara daring lain, reservasi bisa dilakukan H-7 sampai dengan 3 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api. Batas waktu pembayaran tiket Kereta Api sampai dengan 60 menit setelah mendapatkan kode pembayaran. Jika melebihi batas waktu, maka tiket dan kode booking dibatalkan oleh sistem.

Saat melakukan pemesanan, calon penumpang perlu memastikan data perjalanan dan pribadi telah diisi dengan benar. Bagi penumpang berusia 17 tahun atau lebih wajib mengisi nomor bukti identitas (KTP/SIM/Pasport/Kartu Pelajar atau bukti identitas lainnya).

Sementara khusus penumpang berusia dibawah 17 tahun, jika belum memiliki bukti identitas, maka identitas yang dicantumkan menggunakan tanggal lahir dengan format ddmmyyy contoh 07112003.

Bukti pembayaran tiket Kereta Api akan dikeluarkan setelah pembayaran disetujui dan dikirim ke alamat e-mail pemesan tiket. Pembayaran dapat dilakukan dengan menggunakan kartu kredit Visa, Master atau kartu debet perbankan yang termasuk dalam daftar Bank online maupun melalui fasilitas ATM Bank.

Khusus pembayaran menggunakan kartu kredit, maka pemilik kartu kredit adalah penumpang atau bagian dari penumpang Kereta Api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) berhak menolak penumpang atau penumpang lainnya dalam 1 kode booking, jika pemilik kartu kredit tidak termasuk dalam daftar penumpang Kereta Api. (ant/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Sosok Polwan yang Dititipi Koper Narkoba oleh Kapolres Bima AKBP Didik, Punya Hubungan di Masa Lalu

Sosok Polwan yang Dititipi Koper Narkoba oleh Kapolres Bima AKBP Didik, Punya Hubungan di Masa Lalu

Tabir gelap di balik kasus narkoba yang menjerat Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro, semakin terkuak. 
Bukan Karena Tulang Punggung Keluarga, Ini Alasan Utama Polisi Tangguhkan Penahanan Habib Bahar bin Smith

Bukan Karena Tulang Punggung Keluarga, Ini Alasan Utama Polisi Tangguhkan Penahanan Habib Bahar bin Smith

Polres Metro Tangerang Kota memilih mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap Habib Bahar bin Smith yang telah berstatus sebagai tersangka dugaan penganiayaan.
Hancur Lebur di ACL 2, Bojan Akui Mental Pemain Persib Terdampak

Hancur Lebur di ACL 2, Bojan Akui Mental Pemain Persib Terdampak

Bojan Hodak akui mental Persib terdampak usai kalah telak dari Ratchaburi di ACL 2. Namun ia optimistis Maung Bandung bangkit dan membalas di leg kedua demi tiket lolos.
Maraknya Kecelakaan di Jalan, Guru Besar UI Dorong Desain Jalan Berbasis Batas Kemampuan Manusia

Maraknya Kecelakaan di Jalan, Guru Besar UI Dorong Desain Jalan Berbasis Batas Kemampuan Manusia

Maraknya kecelakaan di jalan membuat Prof. Martha Leni Siregar memaparkan konsep Visi Nol Fatalitas sebagai upaya untuk mengurangi angka kecelakaan.
Polemik Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Mensos Buka 'Biang Kerok' Penyebabnya

Polemik Penonaktifan PBI BPJS Kesehatan, Mensos Buka 'Biang Kerok' Penyebabnya

Polemik penonaktifan peserta BPJS Kesehatan pada sektor Penerima Bantuan Iuran masih bergulir.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Ruby juga menegaskan hal tersebut terjadi dipicu juga oleh fakta bahwa regulasi belum selaras dengan teknologi yang ada.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT