News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Arya Daru dan Vara Disebut Polisi Kerap Check-In di Hotel hingga 24 Kali

Fakta baru terkait hubungan diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan dengan seorang perempuan bernama Vera terungkap.
Rabu, 26 November 2025 - 18:41 WIB
Tak Sanggup Menahan Lagi, Keluarga Arya Daru Siap Tempuh Jalur Hukum karena Teror yang Datang Sudah...
Sumber :
  • Instagram meta ayu

Jakarta, tvOnenews.com - Fakta baru terkait hubungan diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan dengan seorang perempuan bernama Vara terungkap.

Tim kuasa hukum Keluarga Arya Daru Pangayunan, Diplomat Kementerian Luar Negeri yang ditemukan tewas di kamar indekosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada 8 Juli 2025 lalu, kini telah rampung melakukan audiensi dengan tim penyidik Polda Metro Jaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Audiensi dilakukan di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Rabu (26/11/2025) sejak pukul 13.00 WIB hingga jam 16.30 WIB.

Adapun, audiensi ini diinisiasi oleh tim penyidik untuk memberikan perkembangan penyidikan kepada pihak keluarga Arya Daru.

Kuasa Hukum Bongkar Fakta Menegejutkan yang Dianggap Polisi Privacy, Ternyata Arya Daru Sering Checkin dengan Vara
Kuasa Hukum Bongkar Fakta Menegejutkan yang Dianggap Polisi Privacy, Ternyata Arya Daru Sering Checkin dengan Vara
Sumber :
  • Rika Pangesti/tvOnenews.com

 

Namun, perwakilan keluarga Arya Daru tak dapat menghadiri undangan dari penyidik lantaran istri Arya Daru sedang sakit. 

Sehingga, audiensi ini dihadiri oleh tim kuasa hukum keluarga Arya yang dipimpin oleh Nicholay Aprillindo. 

Audiensi berlangsung seceara tertutup, awak media tidak diperkenankan masuk dalam ruangan. Sebab, disebeut bersifat internal.

Usai melakukan audiensi, Nicholay Aprillindo mengungkap hasil audiensi tadi yang berlangsung panas, namun menghasilkan sejumlah temuan penting.

Ia menyebut, pertemuan dengan penyidik membuka sejumlah data yang sebelumnya tidak disampaikan ke publik.

“Audiensi kami dengan penyidik, kami banyak memberikan masukan dan informasi, dan kami mendapatkan juga informasi yang dikatakan privacy,” ucap Nicholay kepada wartatwan, Rabu (26/11/2025).

Nicholay menyebut bahwa fakta yang selama ini disembunyikan penyidik kepolisian yakni soal almarhum Arya Daru sering check-in bersama rekan kerjanya yang bernama Vara di sejumlah hotel di Jakarta Pusat.

"Ternyata informasi yang dikatakan privacy itu tidak seheboh yang diperkirakan masyarakat. Itu hanya informasi check-in, dan itu pun 24 kali dari 2024 sampai Juni 2025. Yang dijelaskan, almarhum check-in bersama seorang wanita bernama Farah,” paparnya.

Menurut penyidik, data check-in itu berasal dari tiga sumber yaitu resepsionis, security, dan platform pemesanan online.

Babak Baru Kasus Kematian Arya Daru, Keluarga Datangi Mabes Polri: Kami Minta...
Babak Baru Kasus Kematian Arya Daru, Keluarga Datangi Mabes Polri: Kami Minta...
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/Facebook arya daru

 

Namun, menurut Nicholay, belum ada penjelasan pasti terkait tujuan check-in tersebut.

“Dikatakan almarhum pernah check-in dan sebagainya. Tapi tidak diketahui pasti check-in ini untuk apa? Untuk siapa? Yang jelas dikatakan itu bersama seorang wanita bernama Farah. Makanya kami minta untuk diperdalam pemeriksaan terhadap Farah,” beber Nicholay.

Ia menyebut, aktivitas check-in tersebut terjadi sekitar 24 kali dari 2024 awal hingga Juni 2025. Namun, ia mempertanyakan apakah aktivitas check-in tersebut berkaitan langsung dengan kematian Arya.

“Pertanyaan mendasar hubungan check-in dengan kematian apa? Adakah check-in itu menyebabkan kematian? Pemicu? Kalau pemicu, periksa semuanya,” katanya.

Lebih jauh, Nicholay juga mendesak agar penyidik memeriksa seluruh pihak yang terkait, termasuk suami Vara yang merupakan anggota TNI.

“Kita tidak bisa berasumsi apakah dia terlibat atau tidak. Ya periksa. Kalau TNI ya libatkan Pom TNI,” tegas Nicholay.

Terakhir, ia menuntut agar penyidik melakukan gelar perjara khusus kasus ini. Setelahnya, segera dinaikkan ke tahap penyidikan.

“Kami minta untuk kasus ini dinaikkan dalam tahap penyidikan dan dilakukan gelar perkara. Di situ kami akan juga membawa ahli-ahli kami sebagai pembanding,” tegasnya. (rpi/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Soal Kartu Merah, Ini Respons Gavin Lee usai Singapura Tumbang dari Timnas Indonesia

Bukan Soal Kartu Merah, Ini Respons Gavin Lee usai Singapura Tumbang dari Timnas Indonesia

Singapura kalah 0-2 dari Timnas Indonesia, Gavin Lee tak mau persoalkan kartu merah dan penalti. Ia menegaskan mentalitas tim harus terjaga hingga Piala Asia.
Megawati Hangestri Bikin Libero Hyundai Hillstate Terpukau, Power Smash Megatron Jadi Sorotan

Megawati Hangestri Bikin Libero Hyundai Hillstate Terpukau, Power Smash Megatron Jadi Sorotan

Megawati Hangestri mulai menunjukkan kualitasnya di hadapan rekan-rekan barunya di Hyundai Hillstate. Libero utama tim, Kim Yeon-gyeon, mengaku terpukau power.
Dedi Mulyadi Sambut Baik FIFA ASEAN Cup 2026 diselenggarakan di Jawa Barat: Bisa Berefek ke Ekonomi

Dedi Mulyadi Sambut Baik FIFA ASEAN Cup 2026 diselenggarakan di Jawa Barat: Bisa Berefek ke Ekonomi

Perhelatan FIFA ASEAN Cup 2026 akan memberikan dampak ganda yang luar biasa bagi masyarakat Jawa Barat.
Kehidupan Shio Naga Meningkat, Ramalan Keuangan dan Karier 27 September 2026

Kehidupan Shio Naga Meningkat, Ramalan Keuangan dan Karier 27 September 2026

Ramalan keuangan dan karier 12 shio 27 September 2026. Kehidupan Shio Naga meningkat, sementara shio lain menghadapi peluang dan tantangan berbeda.
IPW Angkat Bicara Soal Ombudsman Sidak Lapas Cibinong: Ada Batas Kewenangan

IPW Angkat Bicara Soal Ombudsman Sidak Lapas Cibinong: Ada Batas Kewenangan

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menanggapi inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Rabu (23/9/2026).
Bukan Soal Finishing, John Herdman Ungkap Alasan Timnas Indonesia Minim Tembakan Lawan Singapura

Bukan Soal Finishing, John Herdman Ungkap Alasan Timnas Indonesia Minim Tembakan Lawan Singapura

ohn Herdman menjelaskan minimnya tembakan Timnas Indonesia saat melawan Singapura. Menurutnya, skuad Garuda masih membangun ritme dan kombinasi pemain baru.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral