News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Baru Kasus Alvaro: Ayah Tiri Pinjam Cangkul untuk Gali Kubur Korban, Tapi Tak Jadi Gegara Tanahnya Keras

Polisi ungkap pelaku pembunuhan Alvaro sempat pinjam cangkul dan berniat kubur korban. Ayah tiri dijerat pasal berlapis dan terancam hukuman seumur hidup.
Kamis, 27 November 2025 - 17:16 WIB
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) korban penculikan dan pembunuhan, Alvaro Kiano Nugroho (6) di lokasi kejadian tepatnya Jembatan Cilalay, Tenjo, Kabupaten Bogor, Rabu (26/11).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kasus kematian Alvaro, bocah berusia enam tahun yang menghilang sejak Maret 2025, akhirnya mencapai titik terang setelah polisi mengungkap peran ayah tirinya, Alex Iskandar (49), sebagai pelaku utama penculikan dan pembunuhan. Fakta terbaru yang dirilis kepolisian menunjukkan bahwa pelaku sempat berencana mengubur jasad korban sebelum akhirnya membuangnya ke tumpukan sampah di dekat sungai.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly mengatakan, tersangka bahkan meminjam cangkul untuk menggali tanah sebagai tempat mengubur korban. Namun niat tersebut batal setelah ia merasa tanah di lokasi terlalu keras.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Awalnya dia mau kuburkan, dia mau tanam, dia meminjam cangkul. Tapi karena tanahnya keras, dia urungkan niat itu dan memilih membungkus jasad korban dengan plastik," ujar Nicolas di Jakarta, Kamis (27/11/2025).

Pelaku kemudian membawa jasad Alvaro menuju jembatan Cilalay, Tenjo, Bogor, Jawa Barat. Lokasi itu dipilih karena dinilai sepi dan jauh dari aktivitas warga.

"Dia sudah tahu tempat-tempat sepi di sana sehingga dia memutuskan membuang mayatnya di daerah Tenjo," jelasnya.

Namun satu bulan setelah kejadian, Alex mulai cemas karena menyadari sidik jarinya tertinggal di plastik pembungkus jasad. Kekhawatiran tersebut membuatnya mencari bantuan orang lain untuk memindahkan dan mengemas ulang jasad Alvaro.

"Tersangka meminta bantuan saksi berinisial G untuk mengangkat mayat itu. Dia bahkan mengaku bahwa isi kantong plastik tersebut hanya bangkai anjing agar saksi tidak curiga," lanjut Nicolas.

Jasad Alvaro kemudian dibungkus kembali dengan dua lapis plastik tambahan sebelum dibuang kembali.

Proses pengungkapan kasus ini memakan waktu panjang. Selama delapan bulan, polisi melakukan pencarian ke berbagai wilayah termasuk Batam, Bandung, Sukabumi, hingga LP Cipinang, tempat ayah kandung Alvaro menjalani hukuman.

Penyelidikan mulai menemukan titik terang ketika keponakan Alex membocorkan kejadian sebenarnya kepada teman sekolahnya. Informasi tersebut kemudian sampai ke seorang asisten rumah tangga (ART), sebelum akhirnya dilaporkan oleh majikannya, Muhammad Reza (46), ke Polsek Pesanggrahan.

Melalui koordinasi antara Polsek Pesanggrahan, Polres Metro Jakarta Selatan, dan Polda Metro Jaya serta keterangan saksi-saksi dan pra-rekonstruksi, polisi memastikan Alex sebagai pelaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas aksinya, Alex dijerat dengan pasal berlapis terkait penculikan, kekerasan terhadap anak, pembunuhan, hingga dugaan pembunuhan berencana. Ancaman hukuman maksimal yang menanti pelaku adalah pidana mati atau penjara seumur hidup, sebagaimana tercantum dalam Pasal 340 KUHP.

Kasus ini menjadi salah satu peristiwa kriminal yang menyita perhatian publik, terutama karena korban merupakan anak di bawah umur dan pelaku merupakan bagian dari keluarga terdekat. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Telkom Luncurkan SCALE: Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber

Telkom Luncurkan SCALE: Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui Direktorat IT Digital resmi meluncurkan SCALE pada Kamis (17/9). 
CIO Summit 2026 Soroti Perubahan Proses Kerja di Era Agentic AI

CIO Summit 2026 Soroti Perubahan Proses Kerja di Era Agentic AI

CIO Summit 2026 digelar selama tiga hari dengan format pertemuan eksekutif dan diikuti sekitar 30 pelanggan Devoteam dari Indonesia dan Malaysia.
Kemenhaj RI Bekukan Akses Pendaftaran PT Anisa Ahmada Travelindo, Hampir 4.000 Jemaah Terdampak

Kemenhaj RI Bekukan Akses Pendaftaran PT Anisa Ahmada Travelindo, Hampir 4.000 Jemaah Terdampak

Kementerian Haji dan Umrah RI membekukan akses pendaftaran PT Anisa Ahmada Travelindo dalam Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh).
Digerebek Jam 4 Pagi di Penjaringan, Begini Nasib Akhir Pria Penendang Wanita di Senayan City

Digerebek Jam 4 Pagi di Penjaringan, Begini Nasib Akhir Pria Penendang Wanita di Senayan City

Aparat kepolisian dari Subdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil membekuk seorang pria berusia 44 tahun berinisial R. 
44 Ribu Anak Keluarga Miskin Kembali Sekolah Secara Gratis, Pemerintah Kejar Putus Rantai Kemiskinan

44 Ribu Anak Keluarga Miskin Kembali Sekolah Secara Gratis, Pemerintah Kejar Putus Rantai Kemiskinan

Lebih dari 44.000 anak dari keluarga miskin kembali mendapatkan kesempatan bersekolah secara gratis. 
Firasat Ibu Aris Sanda, Sopir Travel Korban KKB Wamena-Mbua Sempat Ingatkan Putranya Jangan Pergi

Firasat Ibu Aris Sanda, Sopir Travel Korban KKB Wamena-Mbua Sempat Ingatkan Putranya Jangan Pergi

Kejadian tragis menimpa seorang sopir travel bernama Aris Sanda alias Tasya (41) yang tewas menjadi korban kekejaman kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua

Trending

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK Bongkar Dugaan Suap di Kementerian ATR/BPN, Ini Sorotan Tajam Praktisi Hukum

KPK sedang melakukan penelusuran pasca rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp Panggil 44 Pemain Timnas Jerman, Siapkan Dua Skuad untuk UEFA Nations League

Jurgen Klopp langsung membuat gebrakan setelah resmi menangani Timnas Jerman. Pelatih anyar Die Mannschaft tersebut memanggil 44 pemain untuk UEFA Nations League.
Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Baru Sehari Jualan, Pengusaha Foodtruck di Yogyakarta Ungkap Kena Pungli Parkir Rp2,5Juta/hari Hingga Beri Jatah Makan Preman dan Polisi

Pengusaha kuliner di Yogyakarta mengungkap pengalaman pahitnya saat membuka usaha foodtruck di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid).
Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Terpopuler: Kronologi Wanita Ditendang saat Antre Baso A Fung hingga Rekor Baru Lionel Messi

Sejumlah berita jadi perhatian pembaca tvOnenews.com, Rabu (16/9), mulai dari kasus wanita ditendang saat mengantre Baso A Fung hingga rekor baru Lionel Messi.
Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Gerak Cepat! Polisi Tangkap Pria Tendang Perempuan di Senayan City, Kronologi dan Motif Masih Didalami

Tim Opsnal Subdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya bergerak cepat meringkus seorang pria berinisial R (44) yang melakukan dugaan penganiayaan yakni menendang seorang perempuan di Mal Senayan City
Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 19 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Ramalan Zodiak Cinta Besok Sabtu 19 September 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian Malam Minggu, Scorpio Awas Provokasi Orang Luar

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Sabtu, 19 September 2026, membawa energi yang sangat dinamis untuk urusan hati. Beberapa zodiak diprediksi
8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 Pemain Timnas Indonesia Terancam Dicoret John Herdman Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

8 pemain Timnas Indonesia terancam dicoret pelatih Timnas Indonesia, John Herdman karena cedera jelang FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk Jay Idzes dan Mees Hilgers.
Selengkapnya

Viral