News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ayah Tiri Sempat Berupaya Hilangkan Barbuk Usai Bunuh Alvaro Kiano: Pelaku Panik dan Cari Tas

Polisi mengungkap fakta baru dibalik aksi keji ayah tiri, Alex Iskandar yang tega menghilangkan nyawa anaknya, Alvaro Kiano Nugroho (6), hingga berakhir penemuan kerangka di sekitar kawasan Kali Cilalay, Tenjo, Bogor, Jawa Barat.
Kamis, 27 November 2025 - 18:19 WIB
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) korban penculikan dan pembunuhan, Alvaro Kiano Nugroho (6) di lokasi kejadian tepatnya Jembatan Cilalay, Tenjo, Kabupaten Bogor, Rabu (26/11).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap fakta baru dibalik aksi keji ayah tiri, Alex Iskandar yang tega menghilangkan nyawa anaknya, Alvaro Kiano Nugroho (6), hingga berakhir penemuan kerangka di sekitar kawasan Kali Cilalay, Tenjo, Bogor, Jawa Barat.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengatakan, pelaku sempat panik dan berupaya menghilangkan barang bukti, usai melancarkan aksinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“AKN dibekap dengan handuk yang tergantung dan juga dicekik serta ditindih. Akhirnya kurang lebih 2 sampai 3 menit, akhirnya korban AKN ini tidak bergerak lagi dan saat itu juga AI ini panik,” kata Nicolas, kepada wartawan, Kamis (27/11).

“Setelah itu karena panik, dia masih berusaha untuk bagaimana mencari supaya mau menghilangkan barang bukti korban AKN,” sambungnya.

Kemudian, Nicolas mengungkapkan bahwa pelaku selanjutnya berusaha mencari tas, untuk memasukkan jasad Alvaro, tetapi berakhir mencari plastik sampah berwarna hitam.  

“Dari situlah dia mencari tas untuk mengisi korban AKN ini dan akhirnya dia putuskan untuk keluar mencari kantong plastik sampah hitam yang besar, dan akhirnya dia membeli beberapa kantong plastik dan dia kembali ke rumah. Dan situlah korban AKN ini diikat dengan tali rapia, diikat supaya bisa dimasukkan dengan baik di dalam kantong plastik hitam itu,” ujar Nicolas.

Selanjutnya, jasad Alvaro diletakkan di garasi mobil selama toga hari. Setelah korban membusuk, korban dibuang di kawasan Tenjo, pada 9 Maret 2025.

“Kenapa dia menuju Tenjo? Karena di sana ada saudara perempuannya yang berinisial A alias R. Di situlah dia membuang korban, di tempat yang aman di sekitar TKP. Pembuangan yaitu di tumpukan sampah dekat sungai, bawah jembatan,” terang Nicolas.

Sebelumnya, polisi mengungkap motif ayah tiri Alvaro Kiano, Alex Iskandar tega menculik dan membunuh Alvaro hingga jasadnya ditemukan tinggal kerangka di sekitar kawasan Kali Cilalay.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo menerangkan, pelaku memiliki motif dendam pribadi terhadap istrinya, yaitu ibu Alvaro.

“Adapun motifnya, yaitu dari komunikasi yang ada, ada motif dendam pribadi dengan istrinya,” kata Ardian, di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (24/11).

Kemudian, Ardian mengatakan, saat pelaku melancarkan aksinya, ibu korban (istrinya) tengah bekerja di luar negeri. Saat itu pelaku menduga bahwa istrinya melakukan perselingkuhan. Hal ini yang menjadi alasan pelaku membunuh Alvaro.

“Jadi, istri tersangka ini bekerja di luar negeri. Nah, akibat bekerja di luar negeri, dari hasil chat itu, muncul adanya dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh istrinya. Nah, di situ ada motif tersendiri terhadap si tersangka ini untuk melakukan pembunuhan itu terhadap anak. Karena anak ini adalah anak tiri dari tersangka,” terang Ardian.

Dalam kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto juga menuturkan bahwa pelaku menduga, sang istri memiliki pria idaman lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi motifnya sudah ada dorongan dan terakumulasi. Diduga istrinya memiliki Pria idaman lain,” tutur Budi.

Bahkan hal itu juga diperkuat dari hasil pecakapan digital pelaku. Penyidik menemukan adanya indikasi kuat dorongan emosional pelaku. (ars/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Mengenal AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang Dicopot Imbas Penggeledahan Pesantren Hamalatul Quran

Berikut profil hingga rekam jejak kasus ditangani AKBP Andika Dharma Sena, Kapolres Sukoharjo yang dicopot karena polemik penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Ferry "Boboho" Bongkar Aib Febrie Adriansyah, Sebut Minta Rp50 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Pengusaha Ferry "Boboho" Yanto Hongkiriwang dalam sidang menyebut pernah diperintah Febrie  untuk meminta uang senilai Rp50 miliar dari pengusaha Tan Kian.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral! Pria di Surabaya Mengaku sebagai Imam Mahdi: Yang Kalian Tunggu Itu Saya

Viral sebuah video di media sosial penuturan dari seorang laki-laki yang mengaku utusan Tuhan yakni Imam Mahdi. Lokasi diketahui di Surabaya Utara, Jawa Timur.
Selengkapnya

Viral