News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Ketua Komisi XI Terkait Menkeu Purbaya Ancam Bekukan Bea Cukai: Kita Harus Tahu Kepada Siapa Kita Taat!

Kebijakan Menkeu, Purbaya yang bakal membekukan Bea dan Cukai, karena dianggap kurang baik di mata masyarakat. Ternyata menuai reaksi Ketua Komisi XI
Sabtu, 29 November 2025 - 20:14 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com - Kebijakan Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa yang bakal membekukan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, karena dianggap kurang baik di mata masyarakat hingga pimpinan tertinggi. Ternyata menuai reaksi dari Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun.

Sebelumnya diberitakan, Menkeu Purbaya juga tak segan menggantinya dengan perusahaan swasta asal Swiss, Societe Generale de Surveilance (SGS), jika Bea Cukai tidak kunjung memperbaiki diri setahun ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menyikapi hal ini, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun katakan, pembekuan menjadi kewenangan Purbaya. Menurutnya, Bea Cukai perlu mengoptimalkan kesempatan yang diberikan Menkeu untuk perbaikan agar tidak dibekukan.

"Jadi, kita ini harus tahu kepada siapa kita taat, patuh, kepada Bapak Presiden, kepada Menteri Keuangan, karena Bea Cukai itu berada di wilayah kewenangan penuh Menteri Keuangan. Manfaatkan waktu satu tahun ini sebaik mungkin, ikuti semua arahannya sehingga apa yang menjadi kekhawatiran masyarakat, apa yang menjadi ancaman yang disampaikan oleh Menteri Keuangan itu tidak sampai terwujud," jelas Misbakhun usai Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) di Kompleks Bank Indonesia (BI), Jakarta Pusat, Jumat (28/11/2025).

Bahkan, Misbakhun meminta Purbaya untuk memperhitungkan wacana tersebut. Menurutnya wacana ini perlu dipertimbangkan ihwal untung dan ruginya, mengingat pemerintah dan DPR hendak membangun kedaulatan dan kemandirian ekonomi.

"Jadi, kalau menterinya ngambil keputusan itu, tolong dipertimbangkan dengan baik untung dan ruginya. Untung dan ruginya, karena bagaimanapun juga selama ini kita kan ingin membangun kedaulatan, ingin membangun kemandirian," bebernya.

Selain itu, ia menyakini bahwa masih ada pegawai Bea Cukai yang memiliki integritas kerja yang tinggi. Misbakhun meminta perbaikan perlu dilakukan segera untuk mengembalikan kepercayaan publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya yakin banyak pegawai Bea Cukai, jajaran di Bea Cukai yang orang-orang baik itu harus menjadi motor, gerakan bagaimana Bea Cukai itu bisa dipercaya kembali oleh seluruh rakyat Indonesia, sehingga mendapatkan kepercayaan dari Menteri Keuangan dan mendapatkan kepercayaan dari Bapak Presiden," pungkasnya.

Untuk diketahui sebelumnya, Purbaya sempat menyoroti citra Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang kurang bagus di mata masyarakat hingga pimpinan tertinggi. Perbaikan disebut akan menjadi fokusnya dalam satu tahun ke depan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mantan Kekasih Dibakar Remaja 14 Tahun di Nabire, Polisi Beberkan Motifnya

Mantan Kekasih Dibakar Remaja 14 Tahun di Nabire, Polisi Beberkan Motifnya

Baru-baru ini warga Nabire dikejutkan dengan kabar mantan kekasih berinisial CK (15) dibakar oleh remaja 14 tahun berinisial A (14) di Nabire, Papua Tengah.
Tak Ikuti Surat Edaran, 2 El Classico Indonesia Tetap Tersaji di Piala Presiden 2026

Tak Ikuti Surat Edaran, 2 El Classico Indonesia Tetap Tersaji di Piala Presiden 2026

Keputusan Piala Presiden 2026 untuk tetap mempertemukan runner up dengan juara grup memastikan babak semifinal akan menghadirkan dua laga El Classico yakni Persib Bandung melawan Persija Jakarta, dan Persebaya Surabaya melawan Arema FC. 
Update Jadwal Piala Presiden 2026 Setelah Dipindah ke Bali: 2 El Classico di Semifinal Hingga Hadiah Final Ditambah

Update Jadwal Piala Presiden 2026 Setelah Dipindah ke Bali: 2 El Classico di Semifinal Hingga Hadiah Final Ditambah

Steering Committee (SC) Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait memastikan adanya perubahan venue untuk babak semifinal dan final. 
Aroma Tak Sedap dari Kamar Kos Ungkap Penemuan Jasad ASN Bandar Lampung

Aroma Tak Sedap dari Kamar Kos Ungkap Penemuan Jasad ASN Bandar Lampung

Jasad seorang ASN ditemukan membusuk di kamar kos Bandar Lampung setelah warga mencium bau menyengat. Polisi menduga korban meninggal karena hal ini
Detik-detik Razia Narkoba di Tempat Hiburan Bandung, Polda Jabar Tes Urine Pengunjung Acak

Detik-detik Razia Narkoba di Tempat Hiburan Bandung, Polda Jabar Tes Urine Pengunjung Acak

Baru-baru ini beredar terkait kabar detik-detik Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) bersama tim gabungan menggelar razia narkoba di sejumlah tempat htm
Rival Abadi Bertekuk Lutut Pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe Terang-terangan Sebut Timnas Indonesia Monster Paling Menakutkan di Grup A

Rival Abadi Bertekuk Lutut Pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe Terang-terangan Sebut Timnas Indonesia Monster Paling Menakutkan di Grup A

Pengakuan mengejutkan datang dari rival abadi Timnas Indonesia, Malaysia, jelang bergulirnya gelaran prestisius FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih Harimau Malaya, Tan

Trending

Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda  ​​​​​​

Kim Sang-sik Tebar Ancaman ke John Herdman: Vietnam Bakal Tampil dengan Wajah Berbeda ​​​​​​

Pelatih kepala Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, melontarkan gertakan tajam kepada Timnas Indonesia jelang duel panas penentu nasib di Grup A Piala AFF 2026. Juru -
Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Detik-detik KM Mutiara Sentosa 2 Dilalap Api di Perairan Sumenep, Basarnas Berjibaku Evakuasi Ratusan Penumpang

Kapal penumpang yang melayani rute Surabaya–Makassar itu dilaporkan membawa ratusan orang saat insiden kebakaran terjadi.
Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Satgas Pangan Bongkar Modus Mafia Jual Beras Fortifikasi hingga Rp42 Ribu per Kg

Mentan Amran Sulaiman mengungkap potensi kerugian yang ditanggung konsumen akibat praktik mafia beras fortifikasi diperkirakan mencapai sekitar Rp71 triliun.
Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

Belum Sekali pun Main, 3 Pemain Timnas Indonesia Masih 'Disimpan' John Herdman di Piala AFF 2026

John Herdman sudah merotasi hampir seluruh skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Namun 3 pemain ini belum juga dapat kesempatan bermain, siapa saja?
Muak Ditanya soal Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Akui Sudah Analisis Skuad John Herdman

Muak Ditanya soal Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Akui Sudah Analisis Skuad John Herdman

Pelatih Vietnam Kim Sang-sik akhirnya buka suara setelah terus ditanya soal Timnas Indonesia. Begini katanya.
Awal Mula Mahasiswi FKM Undana Depresi Gegara Ujian Batal 12 Kali Ditelusuri, Kampus Panggil Dosen Penguji dan Pembimbing

Awal Mula Mahasiswi FKM Undana Depresi Gegara Ujian Batal 12 Kali Ditelusuri, Kampus Panggil Dosen Penguji dan Pembimbing

Jagat media sosial digemparkan oleh video viral yang memperlihatkan seorang mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Nusa Cendana (Undana) NTT
Usai Taklukkan Indonesia All Stars, Kiper Aston Villa Nikmati Pengalaman Perdana Bermain di Jakarta

Usai Taklukkan Indonesia All Stars, Kiper Aston Villa Nikmati Pengalaman Perdana Bermain di Jakarta

Kiper muda Aston Villa, James Wright, mengaku membawa pulang pengalaman berharga setelah menjalani tur pramusim di Indonesia. Penjaga gawang berusia 21 tahun itu bahkan menyebut kunjungan ke Jakarta menjadi salah satu pengalaman yang sangat menyenangkan selama persiapan menyambut musim 2026/2027.
Selengkapnya

Viral