GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4.292 Warga Masih Mengungsi Akibat Banjir dan Longsor di Pasaman Barat, BPBD Tegaskan Status Belum Aman

BPBD Pasaman Barat mencatat 4.292 warga masih mengungsi akibat banjir dan longsor. Cuaca belum stabil, bantuan logistik mulai disalurkan dan status masih darurat.
Minggu, 30 November 2025 - 15:29 WIB
Kondisi sungai dan jalan nasional yang putus akibat disapu banjir bandang di Kota Padang Panjang
Sumber :
  • ANTARA

"Kami sudah salurkan sembako, perlengkapan dasar dan dukungan logistik lainnya ke lokasi pengungsian," kata Jhon.

Sebagian warga terdampak memilih mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat, masjid, dan rumah warga lain yang berada di wilayah aman. BPBD menyebut pola pengungsian mandiri ini menjadi tantangan dalam pendataan, namun petugas telah menurunkan tim untuk memastikan seluruh pengungsi terjangkau bantuan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data sementara BPBD mencatat total 13.281 KK atau 54.844 jiwa terdampak banjir dan longsor di Pasaman Barat. Selain satu korban jiwa, bencana ini juga menyebabkan kerusakan fasilitas umum berupa 26 gedung sekolah, satu perkantoran pemerintah, satu jembatan bendungan, serta 534 hektare lahan pertanian.

Hingga saat ini, pemerintah daerah belum mencabut status tanggap darurat mengingat kondisi cuaca yang belum stabil dan potensi bencana susulan.

BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah aliran sungai, wilayah pesisir, dan kaki bukit.

"Kami mengingatkan masyarakat agar tetap siaga, menghindari lokasi rawan longsor dan banjir. Cuaca belum stabil sehingga risiko masih ada," ujar Jhon Edwar.

Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk penanganan lanjutan, termasuk perbaikan infrastruktur dan rehabilitasi kawasan terdampak. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Diadili Peradilan Umum

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Diadili Peradilan Umum

Koalisi Masyarakat Sipil terus mengawal kasus teror penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Tak Terhentikan pada Dua Seri Awal F1 2026, Mercedes Waspadai Serangan Politis Para Rival Mereka di Musim Ini

Tak Terhentikan pada Dua Seri Awal F1 2026, Mercedes Waspadai Serangan Politis Para Rival Mereka di Musim Ini

Pada dua race yang sudah berlangsung di F1 2026, Mercedes benar-benar menunjukan dominasinya di era regulasi baru ini.
Jadi Harapan Penyintas Bencana di Bireuen, Pembangunan Huntap Disambut Antusias

Jadi Harapan Penyintas Bencana di Bireuen, Pembangunan Huntap Disambut Antusias

Sebanyak 36.669 unit Huntap diproyeksikan dibangun di tiga provinsi terdampak. Saat ini, sekitar  110 huntap telah rampung dibangun dan 1.359 unit lainnya sedang dalam proses.
Berkali-kali Dihubungi John Herdman, Winger Australia Berdarah Medan Ini Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia?

Berkali-kali Dihubungi John Herdman, Winger Australia Berdarah Medan Ini Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia?

Isu naturalisasi kembali menghangat di Timnas Indonesia. Sosok winger keturunan dari Australia ramai disorot usai akui dikontak berkali-kali oleh John Herdman.
Kanwil Kemenag Jakarta Minta Perbedaan Lebaran 2026 Tak Dipermasalahkan

Kanwil Kemenag Jakarta Minta Perbedaan Lebaran 2026 Tak Dipermasalahkan

Kantor Wilayah Kemenag DKI Jakarta telah melakukan pemantauan hilal untuk menetapkan 1 Syawal 1447 H atau Lebaran 2026.
Komnas HAM Dorong Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Diadili Lewat Pengadilan Umum: TNI Tidak Boleh Menjadi Privilege

Komnas HAM Dorong Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Diadili Lewat Pengadilan Umum: TNI Tidak Boleh Menjadi Privilege

Komnas HAM mendorong agar proses hukum terhadap pelaku penyiraman air keras ke aktivis KontraS Andrie Yunus, dilakukan melalui pengadilan umum.

Trending

Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Jelang Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026, BRIN: Hilal Belum Berhasil Terlihat

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan jatuhnya 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026.
RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

Resmi, Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat Tuntas Berlangsung, Lebaran Ditetapkan pada 20 Maret 2026, Arab Saudi Puasa 30 Hari

Sidang Isbat penetapan awal 1 Syawal 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 tuntas berlangsung di Arab Saudi.
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial dan prediksi kondisi keuangan besok.
Umat Muhammadiyah Rayakan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026

Umat Muhammadiyah Rayakan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan bahwa penetapan 1 Syawal 1447 Hijriyah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 besok.
Media Bulgaria Sebut Tim Top Liga Inggris dan Jerman Manyun Gara-Gara Indonesia: Tidak Ada Jaminan 100 Persen

Media Bulgaria Sebut Tim Top Liga Inggris dan Jerman Manyun Gara-Gara Indonesia: Tidak Ada Jaminan 100 Persen

Media Bulgaria mengungkap bahwa sebuah tim top Liga Inggris dan satu dari kasta kedua Liga Jerman “cemberut” kepada Indonesia. Hal ini beriringan dengan keputusan pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT