Tiga Bupati Aceh Nyatakan Menyerah Tangani Bencana, Begini Respons Tito Karnavian
- Abdul Gani Siregar-tvOne
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian membantah kabar yang menyebut tiga bupati di Aceh menyerah menanggulangi bencana besar di Sumatera.
Tito menegaskan para kepala daerah itu tidak pernah berhenti bekerja, tetapi memang menghadapi kondisi lapangan yang sepenuhnya di luar kapasitas mereka.
Hal ini disampaikan Tito dalam jumpa pers di Lanud Halim Perdanakusuma.
“(Soal tiga kepala daerah menyerah tangani bencana Sumatera?) bukan menyerah total, bukan. Mereka tetap bekerja semampu mereka, tapi ada yang mereka nggak mampu,” kata Tito.
Tito menepis anggapan bahwa para bupati itu melepas tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa yang terjadi adalah situasi darurat yang melampaui kemampuan daerah.
Eks Kapolri itu menjelaskan, situasi di Aceh Tengah menjadi gambaran paling ekstrem.
Longsor besar memutus seluruh akses jalan. Jalur dari Lhokseumawe tak bisa dilewati, sementara jalur dari selatan ikut terputus karena jembatan runtuh. Akibatnya, wilayah tersebut terkunci total.
“Aceh Tengah itu terkunci. Jalan semua terkunci karena longsor, jembatan putus. Mereka tetap bekerja, cuma dengan kemampuan yang ada,” ujarnya.
Menurut Tito, para bupati meminta dukungan pusat bukan karena menyerah, melainkan karena membutuhkan fasilitas yang tidak mungkin dimiliki kabupaten, seperti pesawat untuk dropping makanan dan BBM dari udara, serta alat berat untuk membuka jalan.
“Ada hal yang mereka nggak mampu, yaitu tambahan makanan, BBM dropping dari udara—dia nggak punya pesawat. Jalan-jalan yang putus itu perlu alat berat dan dia nggak punya kemampuan,” tuturnya.
Tito menegaskan pemerintah pusat sejak awal sudah turun membantu, tanpa harus menunggu pernyataan dari daerah.
“Mau nyerah mau enggak, kita menilai sendiri. Kita akan dukung dari hari pertama sepenuhnya,” tegasnya.
Sebelumnya, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al Farlaky, mengungkapkan bahwa sudah ada tiga kepala daerah di Aceh yang menyatakan tidak lagi mampu menangani dampak bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah mereka.
Ketiga bupati tersebut ialah Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS, dan Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi.
Load more