News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gus Yahya Beberkan Alasan Utama Ganti Gus Ipul dari Sekjen PBNU: Sejak Diangkat Jadi Menteri...

Ketum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya baru-baru ini beberkan alasan utama dirinya mengganti Saifullah Yusuf alias Gus Ipul dari jabatan Sekjen PBNU. 
Rabu, 3 Desember 2025 - 19:11 WIB
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya baru-baru ini beberkan alasan utama dirinya mengganti Saifullah Yusuf alias Gus Ipul dari jabatan Sekjen PBNU. 

Kata Gus Yahya, banyak urusan yang tertahan. "Megenai SK-SK yang belum ditandatangani memang ini ada sekitar 80-an SK PWNU dan PCNU yang belum ditandatangani karena tertahan di meja Sekjen yang lama, yaitu Pak Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Bahkan sudah tertahan sampai lebih satu tahun, sejak satu tahun lalu," beber Gus Yahya di kantor PBNU, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (3/12/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjutnya menjelaskan, Gus Ipul punya banyak kesibukan semenjak menjabat Menteri Sosial (Mensos).

Bahkan, ia menilai Gus Ipul belum punya waktu mengerjakan tugas Sekjen PBNU.

"Karena memang beliau sejak diangkat menjadi Menteri Sosial memang sama sekali tidak pernah sempat punya waktu untuk menengok kantor sama sekali sampai sekarang, sudah setahun lebih," bebernya.

Kemudian, ia jelaskan bahwa dirinya merotasi Gus Ipul ke ketua bidang. Dia mengatakan hal itu bisa dikerjakan tanpa harus ke kantor.

"Beliau (Gus Ipul) kita rotasi ke posisi Ketua, dalam hal ini Ketua Bidang Pendidikan, Hukum, dan Media. Yang ini mungkin bisa dikerjakan secara remote. Tapi kalau Sekjen, ini kan nggak bisa dikerjakan secara remote, memang harus hadir, harus engage setiap hari, 7 hari 24 jam seminggunya. Sehingga diperlukan personel yang punya kesempatan waktu itu," katanya.

Gus Yahya menyebut Gus Ipul sempat diberi tenggat waktu merampungkan tanda tangan dalam rapat 3 bulan lalu. Namun, katanya, Gus Ipul belum juga menuntaskan tugas.

"Kalau Sekjen tidak tanda tangan, ya ke atas saya tidak bisa tanda tangan. Ke atas lagi Katib Aam ndak bisa tanda tangan, Rais Aam juga ndak mungkin bisa tanda tangan. Nah ini tertahan di Sekjen semua pada waktu itu," katanya.

"Nah pada waktu rapat gabungan terakhir lebih 3 bulan yang lalu diberikan deadline 2 minggu. Tapi sampai sekarang sudah lebih 3 bulan dan belum dilaksanakan. Nah itulah sebabnya maka kita melakukan rotasi," imbuh dia.

Gus Yahya mengatakan saat ini dirinya hendak menunjuk Sekjen baru untuk membantunya. Proses legal sedang dilakukan.

"Mudah-mudahan insyaallah dalam waktu dekat dengan Sekjen yang baru, Pak Amin Said Husni, ini semua bisa segera diselesaikan," ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, Gus Yahya melakukan perombakan. Gus Yahya mengganti Gus Ipul dari posisi Sekretaris Jenderal. 

Jabatan yang ditinggalkan Gus Ipul kini dijabat oleh Amin Said Husni.

Dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (28/11), keputusan mengenai rotasi sejumlah jabatan penting di lingkungan PBNU itu ditetapkan dalam Rapat Harian Tanfidziyah PBNU yang digelar Jumat siang ini. 

Gus Ipul kini dipindahkan ke posisi Ketua PBNU Bidang Pendidikan, Hukum, dan Media.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Amin Said Husni, yang kini menjabat Sekjen, sebelumnya bertugas sebagai Wakil Ketua Umum PBNU Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK). Posisi Waketum bidang OKK kini diisi Masyhuri Malik.

Rotasi juga terjadi di jabatan Bendahara Umum. Posisi yang sebelumnya diemban oleh Gudfan Arif Ghofur tersebut kini diisi oleh Sumantri Suwarno. Sedangkan Gudfan selanjutnya menjadi Ketua PBNU Bidang Kesejahteraan. (aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polri Tetapkan Nahkoda KM Virgo Transport 8 Tersangka Kasus Kecelakaan di Laut Jawa, Sudah Ditahan

Polri Tetapkan Nahkoda KM Virgo Transport 8 Tersangka Kasus Kecelakaan di Laut Jawa, Sudah Ditahan

Ditpolair Korpolairud Barhakam Polri menetapkan nahkoda kapal KM Virgo Transport 8 sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan kapal yang terjadi di Laut Jawa, pada Rabu (29/9).
Update Klasemen Asian Games 2026, 30 September Malam: Emas dari Desak Made Langsung Bawa Indonesia Melesat Dua Tingkat

Update Klasemen Asian Games 2026, 30 September Malam: Emas dari Desak Made Langsung Bawa Indonesia Melesat Dua Tingkat

Update Klasemen Asian Games 2026, Rabu 30 September, pukul 21.00 WIB  setelah seluruh pertandingan di hari ke-11 ini rampung.
Arema FC Kembali Berlatih, Jalani Persiapan Khusus Jelang Hadapi Bhayangkara

Arema FC Kembali Berlatih, Jalani Persiapan Khusus Jelang Hadapi Bhayangkara

Arema FC kembali menjalani sesi latihan setelah menikmati waktu istirahat selama tujuh hari pada jeda internasional BRI Super League 2026/27.
Timnas Indonesia Berburu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Takdir Ada di Tangan Kami Sendiri! 

Timnas Indonesia Berburu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Takdir Ada di Tangan Kami Sendiri! 

‎Timnas Indonesia akan menjalani pertandingan terakhir Grup A dengan menghadapi Bangladesh.
Pajak Pengusaha Kuliner Bolosego Tembus Rp1,5 Miliar, Wali Kota Yogyakarta: Harus Diurai Pajak yang Mana?

Pajak Pengusaha Kuliner Bolosego Tembus Rp1,5 Miliar, Wali Kota Yogyakarta: Harus Diurai Pajak yang Mana?

Persoalan pajak yang harus ditanggung oleh pengusaha kuliner Bolosego mendapat perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta.
FIFA ASEAN Cup 2026: Hong Kong Sapu Bersih Fase Grup, Tantang Kamboja di Final

FIFA ASEAN Cup 2026: Hong Kong Sapu Bersih Fase Grup, Tantang Kamboja di Final

Hong Kong menutup babak penyisihan Grup A Stadion Kai Tak, Rabu (30/9/2026) dengan kemenangan dari Brunei Darussalam. 

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Video 27 detik Bilqis Luvena viral di media sosial. Ternyata konten aslinya merupakan lipsync dan parodi, sementara link Telegram, X, dan download video perlu
Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berharap Malaysia dan Singapura menunjukkan kemampuan terbaiknya saat berhadapan pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral