GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buntut Kasus Alvaro, Komnas PA DKI Jakarta 'Sentil' Prosedur Laporan Anak Hilang di Kepolisian

Tragedi hilangnya Alvaro Kiano Nugroho (6) selama berbulan-bulan hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia membuat Komisi Nasional Perlindungan Anak DKI Jakarta mendesak perubahan aturan pelaporan orang hilang.
Jumat, 5 Desember 2025 - 04:30 WIB
Ketua Komnas PA DKI Jakarta, Cornelia Agatha
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Tragedi hilangnya Alvaro Kiano Nugroho (6) selama berbulan-bulan hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia membuat Komisi Nasional Perlindungan Anak DKI Jakarta mendesak perubahan aturan pelaporan orang hilang.

Komnas PA menilai, nyawa anak terlalu berharga untuk menunggu prosedur 1x24 jam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Laporan orang hilang biasanya harus menunggu 24 jam. Tapi untuk anak-anak, ini harus diubah. Anak tidak boleh menunggu 1x24 jam,” tegas Ketua Komnas PA DKI Jakarta, Cornelia Agatha, usai menghadiri pemakaman Alvaro di Pesanggrahan, Kamis (4/12/2025).

Cornelia mengatakan, hilangnya anak beberapa detik saja sudah membuat orang tua panik, apalagi bila harus menunggu lama sebelum polisi bisa bergerak.

“Saya juga sebagai orang tua, anak hilang dari pandangan sebentar saja kita sudah cemas. Anak-anak itu tidak bisa membela diri seperti orang dewasa,” ujarnya.

Ia menilai kasus Alvaro memperlihatkan perlunya kesiapsiagaan bersama.

"Masyarakat perlu punya ketahanan kolektif. Kalau ada tanda atau potensi ancaman terhadap anak, harus cepat sigap,” kata Cornelia.

Menurutnya, sistem perlindungan anak hanya bisa kuat jika keluarga, lingkungan, hingga aparat bekerja bersama.

Cornelia juga mengapresiasi kinerja kepolisian yang dinilai bergerak cepat menyelesaikan kasus Alvaro.

“Saya melihat sendiri kepolisian sangat berempati dan bekerja maksimal membantu warga,” tuturnya.

Dalam kesempatan sama, Ibu kandung Alvaro, Arum, turut menyampaikan terima kasih kepada polisi yang sejak awal mendampinginya.

“Makasih banyak untuk Polsek Pesanggrahan, Polres Jakarta Selatan, Polri, terutama Bu Seala, yang sudah banyak bantu sampai kasus ini terungkap,” ucapnya.

Diketahui, Alvaro hilang sejak 6 Maret 2025 saat bulan ramadhan. Saat itu, ia berpamitan untuk buka puasa bersama di Masjid Jami Al–Muflihun, tak jauh dari rumahnya. 

Nahasnya, Alvaro ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sebagai kerangka di Jembatan Cilalay, Desa Singabraja, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kerangka itu baru ditemukan setelah hampir 9 bulan proses pencarian. Kerangka tersebut ditemukan pada Minggu petang, 23 November 2025, setelah polisi mendapatkan pengakuan dari ayah tiri korban.

Pihak kepolisian dan tim forensik Pusdokkes Polri telah memastikan melalui tes DNA bahwa kerangka tersebut identik dengan Alvaro. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap, Marc Marquez Ternyata Punya Kelemahan yang Tak Terlihat Pembalap Lain

Terungkap, Marc Marquez Ternyata Punya Kelemahan yang Tak Terlihat Pembalap Lain

Casey Stoner menyebut Marc Marquez sebenarnya punya kelemahan namun tak terlihat oleh pembalap lain di ajang MotoGP.
Bukan Orang Sembarangan? Polisi Bongkar Jaringan Pemasok Narkoba ke Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Bandar E Jadi Target Operasi

Bukan Orang Sembarangan? Polisi Bongkar Jaringan Pemasok Narkoba ke Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Bandar E Jadi Target Operasi

Polisi mengungkap fakta baru di balik penetapan tersangka Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Kiper Ratchaburi FC Antisipasi Misi Balas Dendam Persib

Kiper Ratchaburi FC Antisipasi Misi Balas Dendam Persib

Ratchaburi FC sengaja datang lebih cepat H-3 dari pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).
Enam Pejabat Pemprovsu Mundur, Gubernur Sumut Bobby Nasution: Alhamdulillah Tahu Diri

Enam Pejabat Pemprovsu Mundur, Gubernur Sumut Bobby Nasution: Alhamdulillah Tahu Diri

Mantan Wali Kota Medan itu membantah jika mundurnya enam pejabat tersebut disebabkan oleh ekosistem kepemimpinannya di Pemprov Sumut. Ia menegaskan, setiap pejabat memiliki penilaian kinerja masing-masing yang menjadi bahan evaluasi.
Peneliti UNS Nilai PP Kesehatan Harus Perhatikan Hak Konstitusional Masyarakat

Peneliti UNS Nilai PP Kesehatan Harus Perhatikan Hak Konstitusional Masyarakat

Peneliti P3KHAM LPPM UNS nilai pemerintah harus memperhitungkan agar PP Kesehatan tidak membebani sektor tertentu, dengan lakukan uji proporsionalitas kebijakan
Sejak Awal Dianggap “Pemain Asing”, Megawati Hangestri Buktikan Kualitas dan Bawa JPE Tembus Final Four

Sejak Awal Dianggap “Pemain Asing”, Megawati Hangestri Buktikan Kualitas dan Bawa JPE Tembus Final Four

Megawati Hangestri kembali menunjukkan kelasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026. Bahkan sejak awal musim ia sudah “dianggap pemain asing”.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam terheran-heran sekaligus sindir Timnas Indonesia yang kini punya banyak pemain naturalisasi tapi selalu kalah dalam laga final AFF alias tak juara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT