GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir Parah Kepung Kota Malang: 39 Titik Terendam, Air Capai 160 Cm dan Pohon Tumbang

Banjir besar melanda Kota Malang, 39 titik terendam dan satu pohon tumbang. Debit air meningkat hingga 160 cm akibat hujan deras dan perubahan iklim.
Jumat, 5 Desember 2025 - 08:15 WIB
ilustrasi banjir
Sumber :
  • unsplash/Iqro Rinaldi

Malang, tvOnenews.com - Hujan deras mengguyur Kota Malang pada Kamis sore, 4 Desember 2025, menyebabkan puluhan wilayah terendam banjir.

Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mencatat sedikitnya 39 titik mengalami banjir serta satu kasus pohon tumbang di Kecamatan Kedungkandang. Peristiwa ini disebut salah satu banjir terparah yang terjadi di kota tersebut sepanjang tahun 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Pelaksana BPBD Kota Malang, Prayitno, mengatakan tiga kecamatan menjadi wilayah terdampak paling serius, yakni Lowokwaru, Blimbing, dan Sukun. Debit air di beberapa area melonjak tajam lantaran hujan dengan intensitas tinggi terjadi dalam waktu singkat.

“Hujan intensitas tinggi menyebabkan luapan ke jalan dan masuk ke pemukiman warga. Banyak warga terjebak di dalam rumah. Berdasarkan pantauan pusdalops, terdapat 39 titik mengalami banjir dan satu pohon tumbang," ujar Prayitno.

Banyak Wilayah Lumpuh, Air Menggenang Hingga 160 Sentimeter

Banjir dengan ketinggian bervariasi memutus akses sejumlah jalan utama. Menurut BPBD, tinggi air di jalan raya tercatat mencapai 80 hingga 160 sentimeter, terutama di wilayah utara dan timur Kota Malang. Tim SAR sempat menerjunkan perahu karet untuk membantu evakuasi warga yang terdampak.

Prayitno menyebut beberapa kawasan seperti Purwantoro, Purwodadi, dan Lowokwaru menjadi titik paling parah. Kontur tanah cekungan membuat air cepat menggenang dan sulit surut.

“Saya sudah cek di lokasi. Hujan banyak turun ke sisi utara-timur. Beberapa wilayah menjadi tergenang karena secara geografis berada di cekungan,” katanya.

Cuaca Ekstrem dan Perubahan Iklim Jadi Pemicu

Cuaca ekstrem yang dipicu perubahan iklim disebut menjadi faktor utama terjadinya banjir. BPBD menyebut curah hujan meningkat hingga 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menyebabkan drainase dan aliran sungai tidak mampu menahan volume air.

“Informasi nasional menyebut curah hujan naik sampai 40 persen akibat perubahan iklim. Itu juga yang dirasakan Kota Malang,” jelas Prayitno.

Selain curah hujan tinggi, kondisi drainase yang tidak maksimal dan sedimentasi di sejumlah aliran sungai diduga memperparah banjir.

BPBD: Data Dampak Banjir Masih Diputakhirkan

Hingga Kamis malam, BPBD masih melakukan pembaruan data mengenai dampak kerusakan, jumlah warga terdampak, serta kerugian material. Sejumlah titik masih terpantau belum surut sepenuhnya.

"Kami masih melakukan pemutakhiran data dan menghitung kerugian akibat banjir sore tadi," kata Prayitno.

Bantuan Didistribusikan, Evakuasi Masih Berjalan

BPBD Kota Malang bekerja sama dengan TNI, Polri, dan organisasi perangkat daerah lainnya untuk penanggulangan darurat. Bantuan berupa makanan cepat saji, perlengkapan khusus anak dan balita, serta perlengkapan keluarga mulai disalurkan.

“Kami koordinasi dengan RW untuk evakuasi warga. Bantuan makanan cepat saji dan family kit juga akan dikirim,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banjir yang melanda Kota Malang menjadi peringatan serius terkait cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim. Pemerintah daerah bersama BPBD kini fokus menangani dampak bencana sembari memetakan langkah pencegahan ke depan.

Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih terjadi dalam beberapa hari ke depan. Pemerintah juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, terutama di wilayah rawan genangan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Emak-emak Tangkap Sendiri Terduga Penipu Travel Umroh di Depan Kantor Polisi, Rugi hingga Rp20 Juta

Viral Emak-emak Tangkap Sendiri Terduga Penipu Travel Umroh di Depan Kantor Polisi, Rugi hingga Rp20 Juta

Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.45 WIB. 
Drama Derby d’Italia Belum Usai, Marotta dan Pengamat Sepak Bola Italia Kompak Bela Aksi Kontroversial Bastoni

Drama Derby d’Italia Belum Usai, Marotta dan Pengamat Sepak Bola Italia Kompak Bela Aksi Kontroversial Bastoni

Kontroversi masih membayangi kemenangan dramatis Inter Milan atas Juventus dalam laga Derby d’Italia di San Siro.
John Herdman Boleh Bernapas Lega Jelang Debut, Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Aman Berkat Sosok Ini

John Herdman Boleh Bernapas Lega Jelang Debut, Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Aman Berkat Sosok Ini

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tampaknya bisa bernapas lega menjelang laga debutnya. Sebab, stok bek kiri akan aman untuk bulan Maret mendatang.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Imigrasi Jaksel Amankan DJ dan Penari Asing di Kuningan, Diduga Langgar Izin Tinggal

Imigrasi Jaksel Amankan DJ dan Penari Asing di Kuningan, Diduga Langgar Izin Tinggal

Imigrasi Jakarta Selatan mengamankan DJ dan penari WNA di Kuningan karena diduga menyalahgunakan izin tinggal. Keduanya terancam deportasi dan penangkalan.
Politikus Gerindra: MBG Adalah Investasi Masa Depan Indonesia

Politikus Gerindra: MBG Adalah Investasi Masa Depan Indonesia

Menurutnya jika MBG dipahami hanya sebagai belanja rutin pemerintah, maka MBG akan diperlakukan sebagai beban fiskal. 

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak, 18 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio 18 Februari 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Cek prediksi finansial, peluang rezeki, tips mengatur keuangan.
Comeback Sensasional! Francesco Totti Selangkah Lagi Kembali ke AS Roma

Comeback Sensasional! Francesco Totti Selangkah Lagi Kembali ke AS Roma

Legenda AS Roma, Francesco Totti, mengonfirmasi bahwa dirinya tengah menjalin pembicaraan untuk kembali ke klub sebagai direktur.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

Pelatih kepala Genoa, Daniele De Rossi, melontarkan kritik keras terhadap keputusan kontroversial yang berujung kartu merah untuk bek Juventus, Pierre Kalulu, dalam Derby d’Italia melawan Inter Milan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT