GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Dua Opang Pukul Ojol di Stasiun Duri, Pelaku: Kami Gelap Mata dan Menyesal, Pangkalan Sepi Banget

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi pengemudi ojek online (Ojol) diduga menjadi korban penganiayaan oleh ojek pangkalan (Opang) di Stasiun Duri, Tambora, Jakarta Barat.
Sabtu, 6 Desember 2025 - 16:36 WIB
Polisi menangkap dua orang ojek pangkalan yang memukul seorang pengemudi ojek online di depan Stasiun Duri, Tambora, Jakarta Barat, Jumat (5/12).
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi pengemudi ojek online (Ojol) diduga menjadi korban penganiayaan oleh ojek pangkalan (Opang) di Stasiun Duri, Tambora, Jakarta Barat.

Insiden ini diunggah dalam akun Instagram @warga.jakbar, Kamis (4/12), dengan keterangan “aih main fisik, biasa yang gini matinya susah, duri setiap hari”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu tertulis bahwa aksi ini terjadi saat pengemudi ojol tengah menjemput penumpangnya.

Awalnya terlihat pengemudi ojol melintas perlahan mengenakan jas hujan. Kemudian beberapa orang diduga ojek pangkalan tengah mengajak berkomunikasi. Tiba-tiba kepalan tangan melayang ke arah helm pengemudi ojol tersebut.

Kemudian aksi ini sempat dicoba dilerai oleh penumpang tersebut. Setelahnya, pengemudi ojol itu langsung mempercepat laju kendaraannya.

Mananggapi hal ini, Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara mengatakan bahwa insiden diduga terjadi akibat kesalahpahaman.

"Jadi, ketika ada ojek online ingin mengangkut penumpang, lalu terjadi kesalahpahaman antara ojek pangkalan, sehingga terjadi pemukulan seperti di video tersebut," kata Sudrajat, dalam keterangannya, Sabtu (6/12).

Sementara itu, Sudrajat menuturkan, keributan terjadi usai pengemudi ojol menjemput penumpang bukan di area yang telah disepakati. Di lokasi terdapat kesepakatan bahwa ojol mengambil penumpang sedikit menjauh dari pangkalan opang.

"Ojolnya saat itu berada pada di tempat  yang telah disepakati, sehingga menyebabkan ketersinggungan dari ojek pangkalan," terang Sudrajat.

Kemudian, terjadi peneguran dan berujung cekcok antara keduanya yang berakhir pemukulan.

"Terjadi cekcok di video, sehingga menyebabkan emosi, tersulut emosi dari ojek pangkalan dan menyebabkan pemukulan seperti di video tersebut," tutur Sudrajat.

Atas peristiwa tersebut, pihak kepolisian telah mengamankan kedua pelaku pemukulan berinisial RU dan M di sekitar wilayah Tambora.

"Untuk kedua pelaku, kami amankan di wilayah Kecamatan Tambora. Untuk pelaku sendiri, kami amankan dua jam setelah kejadian," jelasnya

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua pelaku juga telah mengakui perbuatannya lantaran tersulut emosi akibat pangkalan sepi, dan pelaku M (45) menyampaikan pedmohonan maaf.

"Kami gelap mata makanya kami nyesel. Ya gimana ya pak, namanya juga ojek pangkalan sepi banget. Saya juga minta maaf atas kesalahan kami ini," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bikin Pangling, Begini Momen Para Pemain PSIM Kenakan Pakaian Adat Jawa Saat Ziarah ke Makam Raja Mataram

Bikin Pangling, Begini Momen Para Pemain PSIM Kenakan Pakaian Adat Jawa Saat Ziarah ke Makam Raja Mataram

Pemain, pelatih, dan perwakilan manajemen PSIM Yogyakarta menjalani tradisi ziarah ke makam raja-raja Mataram di Kotagede dan Imogiri, pada Rabu (26/8/2026)
Partai Hanura Resmi Ganti Logo Jadi Kepala Singa untuk Hadapi Pemilu 2029

Partai Hanura Resmi Ganti Logo Jadi Kepala Singa untuk Hadapi Pemilu 2029

Partai Hanura melakukan transformasi identitas besar-besaran dengan mengubah logo partai menjadi kepala singa. 
Pascagempa Flores: Kapolda NTT dan Bhayangkari Bersihkan Gereja, Salurkan Bantuan ke Keuskupan Agung Ende

Pascagempa Flores: Kapolda NTT dan Bhayangkari Bersihkan Gereja, Salurkan Bantuan ke Keuskupan Agung Ende

Pascagempa M 7,7 di Flores, Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko memimpin bakti sosial dan silaturahmi pascagempa di Keuskupan Agung Ende, Jumat (28/8/2026). Untuk di
PART Genjot Bisnis Non-Otomotif, Laba Bersih 2026 Diproyeksi Tembus Rp44,16 Miliar

PART Genjot Bisnis Non-Otomotif, Laba Bersih 2026 Diproyeksi Tembus Rp44,16 Miliar

Emiten Cipta Perdana Lancar Tbk (PART) memproyeksikan laba bersih 2026 naik 46,18% menjadi Rp44,16 miliar seiring strategi diversifikasi ke bisnis non-otomotif.
Mahasiswa yang Lepaskan Peluru Airsoft Gun Brutal ke Pelajar di Sleman Gegara Kena DO, Ternyata Residivis

Mahasiswa yang Lepaskan Peluru Airsoft Gun Brutal ke Pelajar di Sleman Gegara Kena DO, Ternyata Residivis

Katim URC Satreskrim Polresta Sleman, Ipda Yohanes Eko menyebut mahasiswa asal Maguwarjo, IRS (27) yang kena DO tembak airsoft gun merupakan residivis narkoba.
Praperadilan Eks Jampidsus, Hakim Sebut Penanganan TPPU Tidak Harus Menunggu Tindak Pidana Asal Diputus

Praperadilan Eks Jampidsus, Hakim Sebut Penanganan TPPU Tidak Harus Menunggu Tindak Pidana Asal Diputus

Hakim tunggal dalam sidang praperadilan Febrie Adriansyah di Pengadilan Jakarta Selatan, Richard Edwin Basuki menilai bahwa kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) tidak harus menunggu tindak pidana asal diputus.

Trending

Langkah Pemerintah Naikan Anggaran Penanganan Bencana Tuai Respons Positif

Langkah Pemerintah Naikan Anggaran Penanganan Bencana Tuai Respons Positif

Pemerintah berencana menaikkan anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada APBN 2027 menjadi berkisar Rp1 triliun.
Viral Link Video 7 Menit Lylia Kasir Minimarket Pakai Sound Dora-Dora, Pakar Peringatkan Risiko Pembobolan OTP dan Rekening

Viral Link Video 7 Menit Lylia Kasir Minimarket Pakai Sound Dora-Dora, Pakar Peringatkan Risiko Pembobolan OTP dan Rekening

Jagat media sosial TikTok dan X tengah digemparkan maraknya perbincangan narasi video berdurasi 7 menit yang mengaitkan sosok kasir minimarket bernama Lylia ...
Kerusuhan di Pejompongan, Wali Kota Jakpus Bongkar Fakta Bahwa Massa Ternyata Bukan Warga Setempat

Kerusuhan di Pejompongan, Wali Kota Jakpus Bongkar Fakta Bahwa Massa Ternyata Bukan Warga Setempat

Arifin mengatakan dirinya sempat berbincang dengan sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi. Dari pembicaraan tersebut, diketahui ada massa yang berasal dari daerah lain
Siap Garuda Calling, Pemain yang Buat Heboh Kasta Teratas Eropa Tak Sabar Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia

Siap Garuda Calling, Pemain yang Buat Heboh Kasta Teratas Eropa Tak Sabar Dinaturalisasi dan Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia berpotensi mendapat amunisi berharga dari salah satu pemain keturunan yang bersinar di kasta teratas Eropa. Adalah Joseph Simatupang Ferguson.
Potret Presiden Prabowo Bersama Kapolda NTT Kunjungi Posko Pengungsian Korban Gempa

Potret Presiden Prabowo Bersama Kapolda NTT Kunjungi Posko Pengungsian Korban Gempa

Baru-baru ini beredar di media sosial terkait potret Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto bersama Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko
4 Shio Diprediksi Ketiban Cuan pada 29 Agustus 2026, Kambing Paling Bersinar

4 Shio Diprediksi Ketiban Cuan pada 29 Agustus 2026, Kambing Paling Bersinar

Ramalan keuangan 29 Agustus 2026 membawa peluang menarik bagi 12 shio. Simak shio yang berpotensi cuan, peluang finansial, dan angka hoki besok.
Ternyata Ini Alasan Ruben Onsu Belum Ditahan, Artis yang Tersangkut Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Ternyata Ini Alasan Ruben Onsu Belum Ditahan, Artis yang Tersangkut Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Kasus Ruben Onsu menjadi sorotan, yang dilaporkan pada 2025. Polisi meningkatkan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan pada 25 April 2026.
Selengkapnya

Viral