GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bela Gus Yahya, LPBH PBNU Sebut Nadirsyah Hosen Gagal Pahami Regulasi NU dan Posisi Syuriah

Meyoal polemik di NU, LPBH PBNU menilai Gus Nadir gagal memahami dinamika PBNU saat ini secara komprehensif dan kritis karena cenderung menganalisa persoalan tanpa objektif. 
Senin, 8 Desember 2025 - 18:33 WIB
Ilustrasi logo PBNU
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Polemik di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sampai saat ini masih terus bergulir. Sekretaris Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) PBNU Abdul Hakam Aqsho, mengkritisi pernyataan akademisi NU di Nadirsyah Hosen yang dalam sejumlah pemberitaan menyatakan bahwa marwah organisasi NU mutlak di tangan Syuriah yang dipimpin Rais Aam.

Hakam bahkan menilai, Nadirsyah alias Gus Nadir gagal memahami dinamika PBNU saat ini secara komprehensif dan kritis karena cenderung menganalisa persoalan ini tanpa data yang objektif. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita tahu keputusan Syuriah yang memakzulkan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf sangat serampangan karena melanggar banyak prosedur organisasi dan jauh dari nilai-nilai yang dipegang teguh oleh kiai NU selama ini. Lalu marwah seperti apa yang mereka akan tunjukkan jika justru mengarah ke kehancuran NU?” ujar Hakam di Jakarta, Senin (8/12/2025).

Hakam mengaku hingga kini masih tidak habis pikir atas manuver-manuver para kiai yang dikomandoi Rais Aam KH Miftachul Akhyar. Sebab, skenario pemakzulan terhadap Gus Yahya sangatlah lemah dan kental sekali ada upaya pemaksaan. 

Menurut dia, setidaknya ada tiga kekeliruan prosedural dalam upaya mencongkel Gus Yahya dari kursi ketua umum PBNU. Pertama, keputusan rapat harian syuriah yang berujung pemakzulan Jakarta pada 20 November lalu bukan bersifat pleno lengkap. 

Kedua, tidak ada verifikasi dokumen dan ruang klarifikasi atas berbagai tuduhan. Ketiga, pemakzulan tidak sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) NU.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Atas upaya penjegalan Gus Yahya ini, para kiai sepuh NU sangat prihatin dan setidaknya ada dua forum untuk menjembatani persoalan ini, yakni di Lirboyo, Kediri dan Tebuireng, Jombang. Semua meminta ada tabayyun dan tunduk  pada regulasi organisasi. Tapi apa faktanya? Syuriah tak menghiraukan malah nekat menggelar pleno. Lalu masih relate-kah kita mendukung marwah terhadap orang yang salah?” ujar Hakam keheranan.

Di sinilah, tandas Hakam, upaya pemakzulan ini ada persoalan dari aspek organisatoris dan etis. Untuk itu Hakam mengajak, polemik dan dinamika di tubuh NU saat ini dipahami dengan jernih dan komprehensif. Jangan sampai komitmen dan tingginya sikap tawaddu’ ke kiai malah menghilangkan nalar kritis dan objektif. Di sisi lain, NU saat ini yang mencapai usia satu abad adalah organisasi besar yang menuntut pengelolaan secara lebih terbuka.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil F1 GP Jepang 2026: Mercedes Tak Terbendung di Suzuka, Kimi Antonelli Menang Lagi

Hasil F1 GP Jepang 2026: Mercedes Tak Terbendung di Suzuka, Kimi Antonelli Menang Lagi

Balapan F1 GP Jepang 2026 di Sirkuit Suzuka, Minggu (29/3/2026) berlangsung sengit sejak lap awal hingga finis.
Media Bulgaria Mendadak Soroti Pemain Persib, Sebut Beckham Putra Jadi Ancaman di Final FIFA Series

Media Bulgaria Mendadak Soroti Pemain Persib, Sebut Beckham Putra Jadi Ancaman di Final FIFA Series

Final FIFA Series 2026 akan mempertemukan Timnas Indonesia dengan Bulgaria di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3/2026) mendatang. 
Kejurcab ORADO Kabupaten Bandung Jadi Wadah Cetak Atlet Domino Berprestasi, Pemda Beri Dukungan Penuh

Kejurcab ORADO Kabupaten Bandung Jadi Wadah Cetak Atlet Domino Berprestasi, Pemda Beri Dukungan Penuh

Pemerintah Daerah (Pemda) memberikan dukungan penuh terhadap Kejuaraan Cabang (Kejurcab) Olahraga Domino Nasional (ORADO) Kabupaten Bandung.
Dadang Buaya Preman Garut Diduga Aniaya Tiga Orang Karena Ditagih Utang, Alat Bakar Ikan Jadi Barang Bukti

Dadang Buaya Preman Garut Diduga Aniaya Tiga Orang Karena Ditagih Utang, Alat Bakar Ikan Jadi Barang Bukti

Dadang Sumarna alias Dadang Buaya preman Garut diduga menganiaya tiga orang sekaligus karena ditagih utang.
Nasib Ironis Bulgaria Usai Pesta Gol Malah Diserang Publiknya, Akui Tak Bisa Bayangkan Jika Keok dari Timnas Indonesia

Nasib Ironis Bulgaria Usai Pesta Gol Malah Diserang Publiknya, Akui Tak Bisa Bayangkan Jika Keok dari Timnas Indonesia

Kemenangan telak Bulgaria di FIFA Series justru memicu kritik pedas dari publiknya. Media Bulgaria tak bisa bayangkan jika negaranya keok dari Timnas Indonesia.
ISKA Indonesia Open 2026 Digelar di Jakarta, Pertemukan Atlet Bela Diri dari Berbagai Negara

ISKA Indonesia Open 2026 Digelar di Jakarta, Pertemukan Atlet Bela Diri dari Berbagai Negara

Ajang olahraga bela diri bertaraf internasional kembali hadir di Tanah Air melalui gelaran ISKA Indonesia Open 2026. Ajang ini bakal menjadi daya tarik bagi para atlet combat sports dari berbagai daerah hingga mancanegara.

Trending

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Sadar Beda 'Level' dengan Timnas Indonesia, Bintang Bulgaria Akui Skuad Asuhan John Herdman Lebih Berkelas

Jelang final FIFA Series 2026, pengakuan menarik datang dari calon lawan Timnas Indonesia. Bintang Bulgaria sadar lawan berikutnya beda level usai pesta gol.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jelang Final FIFA Series 2026 Kontra Bulgaria, Jay Idzes Jujur Soal Elkan Baggott: Aset Besar Timnas Indonesia

Jay Idzes puji kualitas Elkan Baggott usai laga Timnas Indonesia vs Saint Kitts. Kapten Garuda sebut Elkan aset besar jelang final FIFA Series lawan Bulgaria.
Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Pelatih Asal Brazil Soroti Kualitas Pemain Timnas Indonesia, Nama Beckham Putra Disebut punya Keunggulan ini

Tidak pernah disangka mantan pelatih timnas Indonesia ini memuji Beckham Putra. Dia melihat ada keunggulan ini dipemain Persib tersebut.
Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Media Vietnam Tak Habis Pikir, Kok Ranking FIFA Timnas Indonesia Terus Naik Usai Menang Sekali di FIFA Series 2026

Kemenangan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 berdampak pada kenaikan ranking FIFA. Media Vietnam pun menyoroti hal ini.
Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Hasil Tinju Dunia: Hajar Keith Thurman Tanpa Ampun Sampai TKO, Sebastian Fundora Pertahankan Gelar Juara Kelas Welter Super WBC

Duel tinju dunia antara Sebastian Fundora (24-1-1, 15 KO) vs Keith Thurman (31-2, 23 KO) yang memperebutkan gelar juara kelas welter super WBC telah selesai digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (29/3/2026) siang WIB.
Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil Kualifikasi Moto3 Amerika 2026: Veda Ega Pratama Gagal Pole Position, Pembalap Indonesia Start dari P4

Hasil kualifikasi Moto3 Amerika 2026, di mana pembalap Indonesia yakni Veda Ega Pratama akan memulai dari posisi keempat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT