News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Merasa Belum Cukup Syarat, Gus Ipul Tak Maju Jadi Ketum PBNU di Muktamar NU ke-35

Sekretaris Jendral (Sekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengaku tidak akan maju dalam pemilihan Ketua Umum di Muktamar NU ke-35
Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul
Sumber :
  • Aldi Herlanda/tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com - Sekretaris Jendral (Sekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengaku tidak akan maju dalam pemilihan Ketua Umum di Muktamar NU ke-35.

Menurutnya, ia belum pantas untuk menjadi Ketua Umum, karena ada persyaratan yang belum dapat dipenuhi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya merasa tidak mencukup syarat untuk bisa jadi ketua umum," katanya, Sabtu (9/5/2026).

Di sisi lain, Gus Ipul menyebut nama-nama yang berpotensi maju di dalam pemilihan Ketum baru yakni Menteri Agama Nasaruddin Umar, Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf, dan mantan Ketum PBNU KH Said Aqil Siradj.

Seluruh nama-nama tersebut memiliki syarat yang cukup, salah satunya pernah menjadi Katib Aam PBNU.

"Salah satu yang berpotensi ya, kalau bicara itu salah satu yang berpotensi karena Pak Nasaruddin Umar juga pernah jadi Katib Aam sebelumnya," ucapnya.

"Gus Yahya dulu juga pernah jadi Katib Aam sebelumnya, Kyai Said kalau nggak salah sebelumnya juga pernah jadi Katib Aam. Jadi semuanya sebenernya punya potensi ya punya potensi tinggal berkenan apa nggak," sambungnya.

Meski begitu, ia mengungkapkan, bahwa siapa saja berhak untuk maju sebagai ketua umum jika telah memenuhi syarat dan kriteria yang ditetapkan.

Di sisi lain, Gus Ipul juga memastikan, proses Muktamar akan berlangsung dengan lancar tanpa adanya intervensi politik dari kekuasaan.

"Tidak ada. Saya pastikan tidak akan ada," tegasnya.

Ia juga yakin, Presiden sangat mendukung Muktamar NU sesuai dengan mekanisme organisasi.

"Saya percaya Pak Presiden akan menyerahkan sepenuhnya mekanisme pemilihan pimpinan Nahdlatul Ulama kepada Muktamar," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, PBNU resmi memutuskan muktamar ke-35 akan digelar pada 1-5 Agustus 2026.

Sementara Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) untuk menyiapkan materi yang akan dibawa ke muktamar, akan dilaksanakan pada Juni. (aha/aag)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidang Tahunan MPR Hari Ini: Prabowo Bakal Pidato, Jokowi Hadir

Sidang Tahunan MPR Hari Ini: Prabowo Bakal Pidato, Jokowi Hadir

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD-DPR RI berlangsung pada hari ini.
Dua ASN Pajak Jadi Tersangka Kasus Ekspor Pulp, Purbaya Beri Peringatan Keras

Dua ASN Pajak Jadi Tersangka Kasus Ekspor Pulp, Purbaya Beri Peringatan Keras

Dua ASN Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan berinisial BP dan SR selaku pemeriksa pajak menjadi tersangka kasus dugaan manipulasi ekspor pulp.
China dan UEA Diduga Jadi Negara Tujuan Penyelundupan Emas Ilegal

China dan UEA Diduga Jadi Negara Tujuan Penyelundupan Emas Ilegal

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mengungkapkan bahwa China dan Dubai Uni Emirat Arab (UEA) diduga menjadi negara utama tujuan para sindikat dalam penyelundupan puluhan kilogram emas ilegal dari Indonesia.
504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya

504 Dapur MBG Tidak Layak Langsung Ditutup Permanen, BGN Tengah Periksa 3000 Dapur Lainnya

Ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu ditutup secara permanen setelah dinyatakan tidak layak dari sisi sanitasi yang dilaporkan dinas kesehatan.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

10 Quotes Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026, Penuh Semangat dan Motivasi, Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

Berikut 10 quotes Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 penuh semangat dan motivasi, menarik untuk dibagikan ke media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Thread, dan lainnya.

Trending

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Prabowo Pidato Kenegaraan Pagi Ini di Senayan, Hindari Kemacetan di Kawasan DPR RI

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memprediksi sejumlah ruas jalan di sekitar kompleks senayan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas. 
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Selengkapnya

Viral