News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pria Baret Merah Mengaku Anggota GAM Hadang Bantuan Banjir di Aceh, TNI Bongkar Fakta Sebenarnya

Sebuah video yang menampilkan aksi seorang pria berseragam loreng berbaret merah menghadang pengiriman bantuan logistik ke wilayah terdampak banjir di Aceh.
Selasa, 9 Desember 2025 - 14:23 WIB
Seorang pria berseragam loreng berbaret merah mengaku sebagai anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) menghadang pengiriman bantuan logistik di Aceh.
Sumber :
  • Instagram @infojaksel.id

Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah video yang menampilkan aksi seorang pria berseragam loreng berbaret merah menghadang pengiriman bantuan logistik ke wilayah terdampak banjir di Aceh mendadak ramai di media sosial.

Dalam rekaman yang diunggah akun @infojaksel.id, pria itu mengaku sebagai anggota Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan meminta agar bantuan diserahkan kepadanya untuk disalurkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun permintaan tersebut langsung ditolak oleh personel TNI yang mengawal bantuan karena tidak memiliki dasar resmi.

“Personel TNI yang ada di lokasi menolak permintaan tersebut dan menegaskan bahwa distribusi bantuan dilakukan sesuai prosedur dan langsung kepada masyarakat terdampak,” demikian dikutip dari akun tersebut, Selasa (9/12/2025).

Kapuspen TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah dalam konferensi pers, Jumat (5/9/2025).
Kapuspen TNI Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah dalam konferensi pers, Jumat (5/9/2025).
Sumber :
  • Ist

Menanggapi viralnya video itu, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen (Mar) Freddy Ardianzah memastikan peristiwa tersebut memang terjadi. Namun ia menegaskan bahwa pelaku bukan anggota GAM seperti klaim dalam video.

“Berdasarkan informasi yang telah kami verifikasi, peristiwa dalam video tersebut benar terjadi. Namun bukan dilakukan oleh kelompok bersenjata GAM. Melainkan oleh dua orang anggota KPA Meja Ijo Idi Cut di Aceh Timur,” ujar Freddy.

Freddy menjelaskan bahwa keduanya mencegat Kapal Feri Express Bahari yang membawa bantuan dari Ketua TP PKK Aceh untuk warga terdampak banjir di Aceh Tamiang, Langsa, dan Aceh Timur.

Mereka meminta sebagian bantuan diturunkan, tetapi tidak dapat menunjukkan dokumen resmi.

“Kedua orang itu meminta agar sebagian bantuan diturunkan kepada mereka, namun tidak dapat menunjukkan surat perintah atau keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Timur,” kata Freddy.

“Petugas kapal menolak, karena distribusi bantuan harus mengikuti prosedur resmi. Ketika aparat keamanan laut mendekat, kapal bantuan langsung melanjutkan perjalanan menuju Kuala Langsa,” ucap dia.

Aksi tersebut dinilai Freddy sebagai tindakan pribadi yang tidak dapat dibenarkan karena berpotensi menghambat penyaluran bantuan kepada warga yang membutuhkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia memastikan aparat gabungan telah memperkuat pengamanan distribusi, termasuk jalur laut.

“TNI bersama aparat keamanan setempat telah melakukan langkah-langkah untuk memastikan keamanan jalur distribusi bantuan, termasuk jalur laut, agar kejadian serupa tidak terulang dan para pemberi bantuan merasa aman,” tuturnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Timnas Indonesia Kalah 0-3 dari Vietnam di Piala AFF 2026, Erick Thohir: Bukan Berarti Kita Mengalah! 

Timnas Indonesia Kalah 0-3 dari Vietnam di Piala AFF 2026, Erick Thohir: Bukan Berarti Kita Mengalah! 

‎Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor 0-3. Pertandingan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026) malam WIB.
Kalah Telak dari Vietnam, Apakah Timnas Indonesia Masih Punya Kesempatan Berebut 1 Tiket di Semifinal Piala AFF 2026?

Kalah Telak dari Vietnam, Apakah Timnas Indonesia Masih Punya Kesempatan Berebut 1 Tiket di Semifinal Piala AFF 2026?

Timnas Indonesia kalah telak dari Vietnam dengan skor 0-3 dalam laga yang digelar Senin (3/8/2026). Apakah mereka bisa mengamankan satu tiket menuju semifinal?
Kapolri Mulai Pembangunan Musala di Bogor, Warga: Sudah 10 Tahun Kami Tidak Bisa Tarawih Berjamaah

Kapolri Mulai Pembangunan Musala di Bogor, Warga: Sudah 10 Tahun Kami Tidak Bisa Tarawih Berjamaah

Pembangunan Mushola Presisi merupakan bagian dari kegiatan sosial yang melibatkan Polri bersama Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia.
Mengenal Kimpul, Umbi-Umbian Lokal Potensial Pengganti Nasi yang Viral di TikTok

Mengenal Kimpul, Umbi-Umbian Lokal Potensial Pengganti Nasi yang Viral di TikTok

Media sosial diramaikan dengan kimpul hingga konten kreator yang dijuluki sebagai "Duta Ketahanan Pangan", karena kerap mengolah bahan tersebut. Apa itu kimpul?
Terdampak Kekeringan, Ratusan Warga di Dompu NTB Terima Bantuan Gerakan Air Bersih

Terdampak Kekeringan, Ratusan Warga di Dompu NTB Terima Bantuan Gerakan Air Bersih

Musim kemarau yang melanda wilayah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) berdampak terhadap warga dalam mengakses air bersih.
Perusahan Pengolahan Limbah asal Amerika Tertarik Olah Sampah di Soloraya, Kapasitas 1.000 Ton per Hari

Perusahan Pengolahan Limbah asal Amerika Tertarik Olah Sampah di Soloraya, Kapasitas 1.000 Ton per Hari

Perusahaan pengolahan limbah asal Amerika Serikat, Energy Three International (E3i), menyatakan minat berinvestasi untuk membangun fasilitas waste to fuel di kawasan aglomerasi Soloraya. 

Trending

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link Video Viral “Yang Wes Yang” Tersebar Luas: Polisi Telusuri Penyebar

Link video viral “Yank Wes Yank” ramai diperbincangkan di media sosial. Seorang pelajar SMK muncul memberi klarifikasi dan meminta maaf tersebarnya
Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV Lagi Marah Besar ke Ruben Onsu Viral, Sarwendah Akhirnya Ungkap Pemicu yang Sebenarnya

Rekaman CCTV yang memperlihatkan Sarwendah sedang marah kepada Ruben Onsu masih menjadi perbincangan setelah cuplikan tersebut diungkap oleh pihak mantan suaminya.
Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak Tahan Lagi, Sarwendah Akhirnya Bongkar Kejadian Sebenarnya di Balik Rekaman CCTV Marah Besar ke Ruben Onsu

Tak tahan lagi, Sarwendah akhirnya bongkar kejadian sebenarnya di balik rekaman CCTV marah besar ke Ruben Onsu yang jadi penyebab keretakan rumah tangganya.
Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Motif Nenek di Cakung Dirampok Tetangganya Sendiri Diungkap Polisi

Sebelumnya diberitakan, Seorang wanita paruh baya berinisial H (61) mendatangi Polsek Cakung dengan kondisi mulut dilakban dan masih memakai mukena.
Kronologi Nelayan Batang Dua Ternate yang Menghilang Hampir Sebulan dan Ditemukan Selamat, Videonya Viral di Medsos

Kronologi Nelayan Batang Dua Ternate yang Menghilang Hampir Sebulan dan Ditemukan Selamat, Videonya Viral di Medsos

Viral di medsos X, ada nelayan itu dari Desa Bido, Kec. Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara. Ia diselematkan oleh Kapal LNG Berbendera Prancis.
Pemerintah Didesak Membuka Kembali Penempatan PMI ke Negara-negara Timur Tengah

Pemerintah Didesak Membuka Kembali Penempatan PMI ke Negara-negara Timur Tengah

Para peserta menilai moratorium yang diberlakukan melalui Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 260 Tahun 2015 telah kehilangan makna. 
Selengkapnya

Viral