GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bareskrim Beberkan Dugaan Bukaan Lahan dan Tambang jadi Pemicu Banjir Kayu di Sumatra

Bareskrim Polri akhirnya membeberkan temuan awal terkait penyebab banyaknya kayu gelondongan yang terseret banjir di wilayah Sumatra. Berdasarkan temuan...
Rabu, 10 Desember 2025 - 17:37 WIB
Bareskrim Beberkan Dugaan Bukaan Lahan dan Tambang jadi Pemicu Banjir Kayu di Sumatra
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Bareskrim Polri akhirnya membeberkan temuan awal terkait penyebab banyaknya kayu gelondongan yang terseret banjir di wilayah Sumatra.

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mengungkap dugaan kuat bahwa aliran kayu berasal dari area bukaan lahan di titik Kilometer (KM) 6 hingga KM 8 kawasan hulu yang terdampak banjir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasubag Ops Dittipidter Bareskrim Polri, Kombes Fredya Triharbakti menjelaskan bahwa tim menemukan pola aliran sungai baru yang terbentuk akibat derasnya banjir.

“Nah, ini aliran sungai. Bentukan aliran sungai. Bentukan dari derasnya aliran banjir, sehingga dugaan penyidik dan ahli, aliran sungai kecil ini menyapu atau membawa sampah-sampah, kayu-kayu yang ada di area KM 8 dan KM 6. Nah, ini terlihat kondisi bukaan lahan yang ada di area KM 8,” ujar Fredya dalam pemaparannya, Rabu (10/12/2025).

Fredya menegaskan, penyidikan dilakukan bersama tim gabungan yang terdiri dari Polda Sumut, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS), hingga Badan Pertanahan Nasional.

Fokusnya, menelusuri dugaan tindak pidana lingkungan hidup sebagaimana diatur Pasal 109 jo Pasal 98 jo Pasal 99 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 6 Tahun 2023.

Lokasi penyidikan difokuskan pada Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, serta Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Berdasarkan citra satelit, penyidik menemukan kondisi sebelum dan sesudah bencana, termasuk dua jembatan, Garoga dan Anggoli yang tersapu banjir.

Tim juga mendapati penumpukan kayu pada 25 November 2025, serta menemukan dugaan jenis kayu karet dan durian di sekitar perumahan warga dekat Jembatan Garoga Anggoli.

“Nah ini KM 6 ini. Di sini terlihat ada bukaan lahan. Kemudian ada longsoran akibat bukaan lahan,” kata Fredya sambil menunjuk dokumentasi lapangan.

Menurutnya, aliran air yang menerjang bukaan lahan itu kemudian membentuk muara yang menjadi pusat pertemuan arus baru menuju Sungai Garoga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, ahli menemukan area dengan kemiringan tertentu yang seharusnya tidak boleh dilakukan kegiatan penanaman maupun aktivitas lain.

Dalam penyisiran lapangan, tim gabungan menemukan dua ekskavator dan satu buldozer yang ditinggalkan begitu saja di area KM 8.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Max Verstappen Terus-terusan Kritik Regulasi Baru F1 2026, Toto Wolff Sebut Hal Tersebut Gara-gara Red Bull

Max Verstappen Terus-terusan Kritik Regulasi Baru F1 2026, Toto Wolff Sebut Hal Tersebut Gara-gara Red Bull

Bos Mercedes, Toto Wolff, menilai kritik keras Max Verstappen terhadap regulasi F1 2026 dipengaruhi performa Red Bull di awal musim ini.
Kades Hoho Tanpa Filter Ngaku ke Dedi Mulyadi Terkait Tudingan Kebocoran Soal Seleksi Perangkat Desa, Ternyata Ini Faktanya

Kades Hoho Tanpa Filter Ngaku ke Dedi Mulyadi Terkait Tudingan Kebocoran Soal Seleksi Perangkat Desa, Ternyata Ini Faktanya

Kades Hoho kini tengah jadi sorotan setelah dirinya viral di sebuah video muncul dalam keadaan pakaian terkoyak. Kepada Dedi Mulyadi, ia mengakui soal sesuatu.
Betapa Percaya Dirinya Marc Marquez Sebut Regulasi Baru akan Buat MotoGP 2027 Lebih Kencang dari Musim Ini

Betapa Percaya Dirinya Marc Marquez Sebut Regulasi Baru akan Buat MotoGP 2027 Lebih Kencang dari Musim Ini

Perubahan besar akan terjadi di MotoGP mulai musim 2027 dengan penerapan regulasi teknis baru yang signifikan.
MK Minta Aturan Pensiun Pejabat Dirombak, DPR Siap Revisi tapi Tunggu Pemerintah

MK Minta Aturan Pensiun Pejabat Dirombak, DPR Siap Revisi tapi Tunggu Pemerintah

MK meminta aturan soal pensiun dan hak keuangan pejabat negara dirombak. Putusan ini menyoroti Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1980 yang dinilai sudah tak relevan.
Soal Pembelian Rudal BrahMos Buatan India-Rusia, Menteri Purbaya Pastikan dari Pos Anggaran Belanja Kemenhan

Soal Pembelian Rudal BrahMos Buatan India-Rusia, Menteri Purbaya Pastikan dari Pos Anggaran Belanja Kemenhan

Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa pembelian rudal BrahMos buatan India akan dibiayai melalui anggaran Kementerian Pertahanan (Kemenhan).
Resmi Ditahan KPK, Gus Alex Akui Tak Dapat Perintah dari Eks Menag Yaqut

Resmi Ditahan KPK, Gus Alex Akui Tak Dapat Perintah dari Eks Menag Yaqut

Mantan staf khusus Menteri Agama (Menang), Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), Ishfah Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi kuota Haji 2023-2024, Selasa (17/3/2026).

Trending

Begini Perkiraan Formasi Timnas Indonesia Jika John Herdman Dengarkan Saran Asisten Pelatih Simon Grayson

Begini Perkiraan Formasi Timnas Indonesia Jika John Herdman Dengarkan Saran Asisten Pelatih Simon Grayson

Familiar dengan pola tiga bek dan fokus menyerang dari sayap, begini prediksi formasi Timnas Indonesia dalam debut John Herdman dan asistennya Simon Grayson.
Datang Jauh dari Tiongkok ke Rumah Dedi Mulyadi, Eks Mertua Vina Cirebon Ungkap Hal Mengejutkan

Datang Jauh dari Tiongkok ke Rumah Dedi Mulyadi, Eks Mertua Vina Cirebon Ungkap Hal Mengejutkan

​​​​​​​Mertua Vina Cirebon datang jauh dari Tiongkok menemui Dedi Mulyadi untuk klarifikasi kasus viral. Mereka mengungkap kekecewaan hingga fakta mengejutkan.
Media Belanda Keheranan Jens Raven Dipanggil Timnas Indonesia, Striker Bali United itu Jadi Sorotan

Media Belanda Keheranan Jens Raven Dipanggil Timnas Indonesia, Striker Bali United itu Jadi Sorotan

Media Belanda menyoroti pemanggilan Jens Raven ke Timnas Indonesia oleh John Herdman untuk FIFA Series 2026. Striker Bali United itu berpeluang debut bersama Garuda.
Media Inggris Tak Habis Pikir, Simon Grayson Gabung Timnas Indonesia sebagai Asisten John Herdman

Media Inggris Tak Habis Pikir, Simon Grayson Gabung Timnas Indonesia sebagai Asisten John Herdman

Penunjukan Simon Grayson sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia di bawah John Herdman menarik perhatian media Inggris, berkat rekam jejak panjangnya di sepak bola Eropa dan Asia.
Eks Kapten Jerman Rp 43 Miliar Berdarah Surabaya Beri Sinyal Bela Timnas Indonesia, Kandidat Pengganti Thom Haye

Eks Kapten Jerman Rp 43 Miliar Berdarah Surabaya Beri Sinyal Bela Timnas Indonesia, Kandidat Pengganti Thom Haye

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan salah satu pemain muda yang sedang berkembang di kompetisi Jerman, Laurin Ulrich. Disebut jadi suksesor Thom haye.
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, Main 27 Maret

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, Main 27 Maret

Timnas Indonesia akan tampil pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret 2026 di Jakarta. Pada pertandingan pertama, skuad Garuda dijadwalkan
Tolak Mentah-mentah Tawaran Timnas Indonesia, Pemain Arsenal Ini Pilih Fokus Bela Belanda

Tolak Mentah-mentah Tawaran Timnas Indonesia, Pemain Arsenal Ini Pilih Fokus Bela Belanda

Gelandang muda Arsenal, Demiane Agustien, menolak tawaran membela Timnas Indonesia dan memilih fokus memperkuat Belanda U-19 jelang UEFA European U-19 Championship 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT