News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lima Korban Meninggal akibat Kebakaran Rumah di Penjaringan Jakut Dilakukan Autopsi di RSCM

Lima korban meninggal dunia akibat kebakaran rumah di Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara dalam proses identifikasi.
Jumat, 19 Desember 2025 - 15:18 WIB
Lima korban meninggal dunia akibat kebakaran rumah di Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara dalam proses identifikasi.
Sumber :
  • Dokumentasi Polsek Penjaringan

Jakarta, tvOnenews.com - Lima korban meninggal dunia akibat kebakaran rumah di Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara dalam proses identifikasi.

Seluruh jasad korban telah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Terhadap 5 jenazah, masih dilakukan proses identifikasi dengan pengenalan ante mortem dan poste mortem oleh Tim Identifikasi, dan dikolaborasi dengan Tim Otopsi di RSCM," ucap Kapolsek Penjaringan, AKBP Agus Ady Wijaya, Jumat (19/12).

Diketahui, polisi menemukan kelima jasad tersebut di dalam satu ruangan di bagian belakang rumah. Mereka terjebak saat api membesar.

Seluruh jasad ini ditemukan usai petugas pemadam kebakaran berhasil melakukan pemadaman dan pendinginan hingga pagi hari.

"(Setelah pemadaman) melakukan pencarian dan pemeriksaan 5 sosok diduga jenazah korban yang MD (yang ada di kamar paling belakang, berdasarkan laporan dari petugas Damkar)," jelas Agus.

Hingga kini Polisi masih menunggu hasil autopsi yang dilakukan oleh pihak rumah sakit.

Sebelumnya, petugas pemadam kebakaran dan warga sempat mendengar teriakan meminta tolong saat persitiwa kebakaran rumah di Jalan Lindung, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (18/12) malam.

Diketahui, peristiwa ini mengakibatkan lima orang meninggal dunia karena terjebak di dalam rumah saat api membesar.

"Petugas dan warga di lapangan mendengar teriakan dari dalam rumah meminta tolong," ucap Kapolsek Penjaringan AKBP Agus Ady Wijaya, Jumat (19/12).

Mendengar teriakan tersebut, petugas mencoba melakukan pencarian dengan menerobos bangunan yang terbakar, namun asap tebal dan api yang semakin membesar membuat para petugas sulit menembusnya.

Bahkan ia menyebut, salah satunya petugas damkar sempat pingsan.

"Api terlanjur besar dan kepulan asap tebal, akhirnya petugas dan warga mundur untuk keselamatan. Salah satu petugas Damkar sempat pingsan dan diselamatkan dengan memberikan oksigen," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, petugas pemadam fokus untuk memadamkan api, akhirnya si jago merah berhasil dipadamkan dan pada pagi hari dilakuakn pendinginan.

"Pukul 07.00 WIB , Tim Identifikasi Polrestro Jakut yang sudah standby di lokasi sejak jam 03.00 WIB akhirnya bisa melaksanakan olah TKP, serta melakukan pencarian dan pemeriksaan 5 sosok diduga jenazah korban yang meninggal dunia," jelas Agus. (aha/dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gebrakan Dedi Mulyadi, Tunjuk Eks Menteri Nyentrik Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama BJB Usai Badai Korupsi

Gebrakan Dedi Mulyadi, Tunjuk Eks Menteri Nyentrik Susi Pudjiastuti Jadi Komisaris Utama BJB Usai Badai Korupsi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kembali melakukan gebrakan yang menyita perhatian publik. KDM usulkan nama Susi Pudjiastuti sebagai Komisaris Utama Bank BJB.
Polres Lumajang Tangkap Oknum PNS DLH Lumajang Terkait Penyalahgunaan Narkoba

Polres Lumajang Tangkap Oknum PNS DLH Lumajang Terkait Penyalahgunaan Narkoba

Kepolisian Resor (Polres) Lumajang menangkap seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terkait penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
John Herdman Coret Anak Emas Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2026, Bung Ropan: Jangan Salah, Mereka Dicoret Karena ini!

John Herdman Coret Anak Emas Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2026, Bung Ropan: Jangan Salah, Mereka Dicoret Karena ini!

John Herdman mencoret sejumlah pemain yang selama ini identik sebagai “anak emas” era Shin Tae-yong jelang Piala AFF 2026. Bung Ropan memberikan analisis
Komitmen Gubernur Dedi Mulyadi Atasi Tragedi Maut KA di Bekasi: Tidak Boleh Ada Lagi

Komitmen Gubernur Dedi Mulyadi Atasi Tragedi Maut KA di Bekasi: Tidak Boleh Ada Lagi

Kecelakaan kereta KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur menjadi sorotan banyak pihak dan publik. Ini juga dikritisi Dedi Mulyadi
Kemenkes Bentuk Konsorsium Nasional Percepat Kesehatan Ibu dan Anak

Kemenkes Bentuk Konsorsium Nasional Percepat Kesehatan Ibu dan Anak

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia meresmikan Konsorsium Nasional 1000 Hari Pertama Kehidupan sebagai langkah mempercepat peningkatan kesehatan ibu dan anak di Indonesia.
Orang Tua Anak Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Minta Pendampingan LPSK

Orang Tua Anak Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Minta Pendampingan LPSK

Orang tua korban dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha mengajukan permohonan hak restitusi serta meminta pendampingan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). 

Trending

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Pratama Arhan Raih Gelar Sajana dari Udinus Semarang, Singgung Perjuangan Almarhum Sang Ayah Saat Wisuda

Bintang sepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen (SM) dan diwisuda bersama 401 wisudawan lainnya dari Udinus Semarang.
Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Timnas Indonesia Bisa Terancam di ASEAN Cup 2026, Diam-diam AFF Mau Ajak Australia untuk Gabung Turnamen

Posisi Timnas Indonesia untuk menyabet gelar juara ASEAN Cup pertama kali dalam sejarah tampak terancam dengan pertimbangan AFF untuk mengajak Australia gabung.
Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, secara terbuka menyampaikan penyesalannya atas pernyataan yang dinilai kurang tepat setelah peristiwa kecelakaan kereta api di Bekasi.
Selengkapnya

Viral